[HOAKS atau FAKTA]: Bikin KTP Kini Mesti Tunjukkan Bukti Vaksin Tangkapan layar Facebook soal hoaks syarat bikin KTP pakai surat vaksin. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Beredar sebuah narasi di media sosial Facebook yang menyebutkan bahwa untuk membuat kartu tanda penduduk (KTP) di kantor kelurahan, harus menunjukkan surat bukti telah mengikuti vaksinasi.

Unggahan akun bernama Bima Aryana ini kemudian telah mendapat banyak tanggapan dari masyarakat sejak diunggah pada 17 Juli 2021.

archive.vn/Ohadjhttps://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2226990317431588&id=100003619232553

“Tadi Saya Ke Puskesmas Mau VAKSIN Dan Persyaratan Harus Punya KTP…Karna Tak Punya KTP Terpaksa Saya Ke Kantor Lurah Mau Buat KTP, & Persyaratan Harus Punya Surat VAKSIN Seketika Saya jadi GILA”

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Akhirnya, Dunia Menyetujui Vaksin Nusantara Buatan Terawan

FAKTA:

Namun setelah dilakukan penelusuran Mafindo, narasi yang beredar tersebut ternyata hoaks.

Melansir dari Kompas.com, Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakrullah, secara tegas membantah hal tersebut.

Zudan mengatakan, hingga saat ini, tidak ada persyaratan tambahan dalam pembuatan KTP elektronik di pelayanan dukcapil. Informasi yang beredar tersebut dipastikan hoaks.

“Yang minta syarat tersebut siapa? Kami tidak mensyaratkan itu (kartu vaksin) dulu,” ujar Zudan.

Tangkapan layar Facebook soal hoaks syarat bikin KTP pakai surat vaksin. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)
Tangkapan layar Facebook soal hoaks syarat bikin KTP pakai surat vaksin. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

Zudan juga menambahkan bahwa ketentuan dan alur untuk membuat KTP tetap sama seperti yang sudah ditetapkan. Syarat yang diperlukan pun cuma satu, yakni kartu keluarga (KK).

Masyarakat kemudian membawa KK tersebut ke kantor dukcapil, kemudian mengisi formulir, melakukan perekaman foto lalu mengambil KTP elektronik.

Jadi dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyebutkan bahwa membuat KTP harus memberikan surat keterangan vaksin adalah hoaks kategori misleading content atau konten menyesatkan.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Rizieq Shihab Lumpuh Total

KESIMPULAN:

Faktanya hal tersebut telah dibantah oleh Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negri. Ketentuan untuk membuat KTP masih sama hanya dengan membawa kartu keluarga (KK). (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Campuran Lemon dan Soda Kue Dapat Matikan Virus Corona

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jakarta Diguyur Hujan Mulai Minggu Pagi
Indonesia
Jakarta Diguyur Hujan Mulai Minggu Pagi

BMKG memprediksi sebagian besar wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan berintensitas ringan hingga berpotensi menimbulkan petir.

Duka Cita Megawati atas Wafatnya Rachmawati Soekarnoputri
Indonesia
Duka Cita Megawati atas Wafatnya Rachmawati Soekarnoputri

Megawati Soekarnoputri beserta keluarga besar mengucapkan duka cita yang mendalam atas wafatnya Rachmawati Soekarnoputri.

Reaktif COVID-19, Puluhan Massa Pendukung Rizieq Digiring ke RS Wisma Atlet
Indonesia
Reaktif COVID-19, Puluhan Massa Pendukung Rizieq Digiring ke RS Wisma Atlet

"Kami rujuk ke wisma atlet untuk kami lakukan standar prokes. Lalu kami swab disana kalau positif maka akan isolasi," jelas Yusri.

Menkes Sebut Vaksinasi COVID-19 Indonesia Capai 1,3 Juta per Hari
Indonesia
Menkes Sebut Vaksinasi COVID-19 Indonesia Capai 1,3 Juta per Hari

Pemerintah memenuhi target vaksinasi COVID-19 1,3 juta per hari pada Sabtu (26/6). Kepastian ini disampaikan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.

Polisi Kerahkan Ratusan Personel Tambahan di Penyekatan Jalur Pantura
Indonesia
Polisi Kerahkan Ratusan Personel Tambahan di Penyekatan Jalur Pantura

Polda Metro Jaya mengerahkan ratusan personel tambahan untuk memperkuat penjagaan di titik penyekatan jalur pantura pada Senin (10/5) malam.

Pagi Ini Empat Wilayah Jakarta Diprakirakan Berawan
Indonesia
Pagi Ini Empat Wilayah Jakarta Diprakirakan Berawan

Di siang hari cuaca diperkirakan berubah

DPR Kirim Surat Pemecatan Dewas TVRI ke Presiden
Indonesia
DPR Kirim Surat Pemecatan Dewas TVRI ke Presiden

Komisi I DPR pada Senin (11/5) telah mengeluarkan rekomendasi pemberhentian terhadap Ketua Dewan Pengawas (Dewas) TVRI.

Sekitar 25 Juta Orang Indonesia Mengidap Penyakit Autoimun
Indonesia
Sekitar 25 Juta Orang Indonesia Mengidap Penyakit Autoimun

Penyakit Autoimun menduduki peringkat ketiga penyakit mematikan di dunia. Bahkan, di Indonesia penderita Autoimun antara 5 sampai 10 persen.

Mendagri Ancam Copot Kepala Daerah yang Langgar Prokes, Pakar Hukum: Jangan Sok Kuasa
Indonesia
Mendagri Ancam Copot Kepala Daerah yang Langgar Prokes, Pakar Hukum: Jangan Sok Kuasa

"Demikian juga dengan pemberhentian Gubernur, Mendagri tidak bisa sok kuasa sebab ada syarat dan tahap yang harus ditempuh," pungkasnya.

Densus 88 Antiteror Polri Antisipasi Serangan Terorisme di Kerumunan Massa
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Antisipasi Serangan Terorisme di Kerumunan Massa

Beberapa waktu lalu, Densus 88 juga menangkap anggota kelompok JI berinisial AYR di Sentul, Bogor