[HOAKS atau FAKTA]: Benda Logam Menempel pada Lengan Setelah Divaksin Ilustrasi - Tangkapan layar soal hoaks benda logam menempel pada lengan setelah divaksin. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Akun Instagram @t3luuur membagikan screenshoot direct message yang berisikan foto lengan anak kecil dengan logam yang menempel di sana.

Kemudian terdapat penjelasan bahwa anak tersebut lemas setelah divaksin, dan benda besi seperti uang koin, jepitan kertas, sendok dan benda logam lainnya menempel di lengan yang telah divaksin.

SUMBER:

Instagram (https://bit.ly/3Ghuczw)

NARASI:

“Ada yang rela anaknya jadi Magneto junior?

Follow @teluuur

Follow @t3luuur”

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin AstraZeneca Dibuat Setahun Sebelum Pandemi COVID-19

FAKTA:

Dari penelusuran Mafindo, klaim ini sebelumnya pernah diperiksa fakta dengan judul [SALAH] Setelah Divaksin, Tubuh Punya Daya Magnetis dan Dapat Dikoneksikan ke Bluetooth dalam artikel tersebut menyebutkan bahwa “Dr Thomas Hope, peneliti vaksin dan profesor biologi sel dan perkembangan di Fakultas Kedokteran Universitas Northwestern, menjelaskan bahwa vaksin COVID-19 pada dasarnya terdiri dari protein dan lipid, garam, air, dan bahan kimia yang menjaga PH.

Sehingga tidak ada bahan apa pun yang dapat berinteraksi dengan magnet. Selain itu, otoritas kesehatan di AS dan Kanada menegaskan bahwa tidak ada jenis vaksin COVID-19 yang memiliki bahan berbasis logam."

Artikel lain dengan judul [SALAH] Vaksin COVID-19 Mengandung Microchip Magnetik, yang melansir dari AFP, para ahli medis mengatakan bahwa video Vaksin COVID-19 memiliki microchip magnetik tidak lebih dari teori konspirasi yang termasuk ke dalam kategori disinformasi tentang COVID-19.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Ide Film Animasi Upin dan Ipin Dari Kisah Nyata

Terkait koin yang bisa menempel pada lengan, dalam artikel Republika.co.id menyebutkan ahli fisika dari National High Magnetic Field Laboratory Amerika Serikat, Eric Palm punya penjelasan.

“Kita dulu pernah melakukannya semasa kecil dengan menumpuk koin di dahi. Itu menjadi mungkin karena permukaan kulit berminyak, tegangan permukaan terkait dengan hal itu.

Orang juga bisa melakukan trik dengan koin yang ada bekas tempelan selotip atau perekat lainnya hingga seolah-olah kulit seseorang jadi seperti magnet,” jelasnya kepada BBC.

KESIMPULAN:

Informasi terkait benda logam yang menempel pada lengan setelah divaksin tidak benar. Para ahli mengatakan bahwa vaksin COVID-19 tidak mengandung magnet, microchip dan bahan sejenisnya. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Varian COVID-19 Florona Lebih Berbahaya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Datangi DPR, Petinggi Sunda Empire Ancam Labrak Arteria
Indonesia
Datangi DPR, Petinggi Sunda Empire Ancam Labrak Arteria

Petinggi Sunda Empire, Ki Ageng Rangga Sasana menyambangi Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/1). Mengenakan jas dan topi baret hitam, Rangga datang ke gedung wakil rakyat bersama sejumlah orang.

Cakupan Vaksinasi COVID-19 Jabar Baru 17,61 Persen
Indonesia
Cakupan Vaksinasi COVID-19 Jabar Baru 17,61 Persen

Cakupan vaksinasi COVID-19 di Jawa Barat (Jabar) perlu diperluas dan dipercepat.

Ini Lokasi Vaksinasi COVID-19 Yang Digelar Polda Metro Jaya
Indonesia
Ini Lokasi Vaksinasi COVID-19 Yang Digelar Polda Metro Jaya

Vaksinasi massal ini akan dilaksanakan setiap hari Senin-Jumat. Mulai dari pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB bagi warga Jakarta dan non Jakarta.

Selain Tabung Oksigen, RSUD di Jakarta Kekurangan Dokter dan Nakes
Indonesia
Selain Tabung Oksigen, RSUD di Jakarta Kekurangan Dokter dan Nakes

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan perlu tambahan tenaga perawat dan dokter. Kemenkes sudah mengidentifikasi kebutuhan antara 16 sampai 20 ribu perawat.

KPK Tahan Azis Syamsuddin di Rutan Polres Jaksel
Indonesia
KPK Tahan Azis Syamsuddin di Rutan Polres Jaksel

KPK langsung menahan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin, usai ditangkap dan diumumkan sebagai tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara di Lampung Tengah.

Kapasitas Kunjungan Taman Margasatwa Ragunan Dibatasi 50 persen
Indonesia
Kapasitas Kunjungan Taman Margasatwa Ragunan Dibatasi 50 persen

Taman Margasatwa Ragunan (TMR) membatasi kapasitas kunjungan maksimal mencapai 50 persen.

Satgas Ingatkan Pemda Tidak Tutupi Fakta Perkembangan Kasus COVID-19
Indonesia
Satgas Ingatkan Pemda Tidak Tutupi Fakta Perkembangan Kasus COVID-19

"Belajar dari pengalaman Kudus dan lima kabupaten di sekitarnya, ada kelemahan di tingkat ini. Oleh karenanya, fungsi posko PPKM mikro ini akan terus kita berdayakan, kita optimalkan," kata Ganip.

Lima Faktor Yang Bikin Pinjol Ilegal Menjamur di Tanah Air
Indonesia
Lima Faktor Yang Bikin Pinjol Ilegal Menjamur di Tanah Air

Masih banyak orang yang tidak tahu apakah sebuah aplikasi atau situs pinjol ini legal atau tidak.

Bikin Kontroversi, Menag Didesak Ubah Pola Komunikasi
Indonesia
Bikin Kontroversi, Menag Didesak Ubah Pola Komunikasi

"Kita harus mengingatkan para pejabat publik agar tidak membuat pernyataan yang kontra produktif dan kontroversial," kata Maman.

KPK: Bupati Jember Sudah Kembalikan Uang Pemakaman COVID-19
Indonesia
KPK: Bupati Jember Sudah Kembalikan Uang Pemakaman COVID-19

Hendy menjelaskan bahwa penerimaan uang Rp 70 juta terkait pemakaman COVID-19 sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Nomor: 188.45/107/1.12/2021