[HOAKS atau FAKTA]: BEM SI Turunkan Jokowi-Maruf Amin Ilustrasi Hoax. Foto: Kominfo

MerahPutih.com - Beredar undangan aksi demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) di media sosial Facebook yang menyatakan akan menurunkan Jokowi-Maruf Amin dari pimpinan Indonesia. Informasi itu diunggah akun bernama Ryan.

Undangan tersebut berjudul “Demonstrasi Rencana Pemakzulan Presiden Jokowi”, yang diselenggarakan Jumat (12/2) di beberapa titik yakni Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat.

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA]: Fadli Zon Angkat Kaki dari Indonesia karena Tak Jabat Waketum Gerindra

Aksi itu juga dilanjutkan konvoi di kantor Kemenkopolhukam dan titik terakhir di Taman Pandang, Monumen Nasional. Adapun rencana pemakzulan tersebut dilatar belakangi karena Presiden Jokowi dianggap tidak amanah, penyalahgunaan jabatan, dan tidak adil menegakkan hukum.

Demonstrasi tersebut juga menuntut untuk dikembalikannya dwifungsi ABRI, mengembalikan Pancasila dan UUD 45, meminta untuk dibubarkannya kabinet dan parlemen dan membentuk DPR dan MPRS. Dalam undangan tersebut tertulis “BEM Indonesia”.

Cek fakta

Koordinator Media Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) Andi Khiyarullah, menyatakan tidak ada keterlibatan BEM SI dalam undangan pemakzulan Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin adalah tidak benar. Serta tidak mengetahui adanya perkumpulan BEM Indonesia.

“Bukan dari kami. Ini tidak benar,” ungkap Andi melalui pesan singkat.

Foto: Mafindo

Remy menambahkan, BEM SI tetap menjunjung tinggi nilai demokrasi dan bertindak secara konstitusional sehingga tidak membenarkan tindakan pemakzulan. Selain itu, adanya dwifungsi ABRI akan menciderai cita-cita reformasi.

Namun ia menambahkan BEM SI masih kontra terhadap kebijakan yang tidak pro rakyat, seperti disahkannya omnibus UU Cipta Kerja, UU Minerba, UU KPK dan UU lainnya yang menyengsarakan rakyat.

“BEM SI masih konsisten menolak adanya kebijakan tidak pro-rakyat seperti disahkannya omnibus UU Cipta Kerja, UU Minerba, UU KPK dan UU lainnya yang memberangus hak dan menyengsarakan rakyat Indonesia,” jelas Remy.

Remy berharap agar masyarakat Indonesia tidak termakan hoaks yang beredar serta fokus untuk menyelesaikan pandemi COVID-19.

Kesimpulan

Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa undangan dari BEM SI untuk gelar demo pemakzulan Presiden dan Wapres adalah HOAKS dan termasuk kategori Konten yang menyesatkan. (Asp)

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA]: Semua Fraksi DPRD Sepakat Copot Anies dari Gubernur

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Puan: Perjuangan Kartini Tentang Pendidikan Perempuan Masih Relevan
Indonesia
Puan: Perjuangan Kartini Tentang Pendidikan Perempuan Masih Relevan

"Maka sekarang saatnya kalian dan kita semua membuat cerita-cerita baru yang akan menginspirasi generasi masa depan untuk menghadirkan kemajuan Indonesia," kata Puan di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (21/4).

Gubernur Aceh Nova Iriansyah Sambangi KPK
Indonesia
Gubernur Aceh Nova Iriansyah Sambangi KPK

Lembaga antirasuah memfasilitasi kesepakatan penyelesaian permasalahan

Masifkan Vaksinasi Merdeka, Kapolda Metro Harap Jakarta Cepat Kembali Bergairah
Indonesia
Masifkan Vaksinasi Merdeka, Kapolda Metro Harap Jakarta Cepat Kembali Bergairah

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran meninjau langsung pelaksanaan Vaksinasi Merdeka di gerai 633.

Anies Kembali Perpanjang PPKM 2 Pekan hingga 22 Maret
Indonesia
Anies Kembali Perpanjang PPKM 2 Pekan hingga 22 Maret

Anies Baswedan kembali memperpanjang masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro selama 2 pekan.

Takut Ditembak, Pelaku Pembegalan terhadap Marinir Bersepeda Serahkan Diri
Indonesia
Takut Ditembak, Pelaku Pembegalan terhadap Marinir Bersepeda Serahkan Diri

Satu pelaku begal sepeda terhadap Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko menyerahkan diri pada Ahad (8/11).

Survei Poltracking: Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Jokowi-Ma'ruf Tak Sampai 70 Persen
Indonesia
Survei Poltracking: Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Jokowi-Ma'ruf Tak Sampai 70 Persen

Sementara itu, survei juga mencatat sebanyak 59,3 persen responden mendukung Presiden Joko Widodo melakukan perombakan

Israel Masih Sempat Sekali Merudal Gaza saat Hitungan Mundur Gencatan Senjata
Dunia
Israel Masih Sempat Sekali Merudal Gaza saat Hitungan Mundur Gencatan Senjata

Baik Israel atau Hamas sama-sama mengklaim siap membalas pelanggaran gencatan

Satu Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Diserahkan ke Keluarga
Indonesia
Satu Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Diserahkan ke Keluarga

Satu jenazah korban kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Rudhi alias Cangak bin Ong Eng Cue diserahkan kepada pihak keluarga setelah berhasil teridentifikasi.

Panglima dan Kapolri Yakin Vaksinasi 1 Juta Per Hari Tercapai
Indonesia
Panglima dan Kapolri Yakin Vaksinasi 1 Juta Per Hari Tercapai

"Mohon dukungan sosialisasi ke masyarakat bagi yang belum vaksin agar datang di titik tertentu yang telah ditentukan," ungkap Kapolri.

Ultah Bandung Ke-211 Tahun, Ridwan Kamil Ingatkan Reformasi PNS
Indonesia
Ultah Bandung Ke-211 Tahun, Ridwan Kamil Ingatkan Reformasi PNS

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berharap, Kota Bandung dapat beradaptasi dengan mulus terhadap pandemi COVID-19 dan revolusi industri 4.0.