[Hoaks atau Fakta]: Batuk Setelah Tahan Napas 10 Detik Terindikasi Kena COVID-19 Test COVID-19. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Beredar unggahan di Facebook yang mengklaim bahwa virus corona dapat terdeteksi dengan menahan napas 10 detik dan menghembuskannya perlahan, jika tidak ditemukan rasa sakit dan batuk maka tidak ada virus apapun dalam paru-paru.

Jika terdeteksi virus corona maka disarankan secara teratur minum air hangat agar virus masuk ke dalam perut sehingga keasaman lambung akan langsung membunuh virus corona.

Baca Juga:

Ketua DPR Berharap Pers Bisa Tangkal Hoaks COVID-19

FAKTA

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, klaim tersebut salah dan merupakan hoaks lama yang sempat beredar pada tahun 2020. Melansir dari WHO, menahan napas dan menghembuskannya tanpa rasa sakit bukan berarti tidak terinfeksi virus corona atau penyakit paru-paru lainnya.

WHO telah mengonfirmasi bahwa tes mandiri tersebut tidak dapat digunakan sebagai acuan untuk mengetahui keberadaan virus corona dalam tubuh. Cara terbaik untuk mengonfirmasi virus COVID-19 adalah melalui tes laboratorium, atau saat ini dikenal sebagai tes PCR.

Klarifikasi terkait tes mandiri virus corona juga sempat dibahas dalam artikel Turnbackhoax.id yang berjudul “[SALAH] Tes Sederhana Untuk Mengenal Virus Corona Hanya Dalam Sepuluh Detik” diunggah pada 3 Maret 2020.

Hoaks deteksi COVID-19. (Foto: Turn Back Hoaks)
Hoaks deteksi COVID-19. (Foto: Turn Back Hoaks)

Kemudian, mengutip dari merdeka.com Kalpana Sabapathy (Ahli Epidemiologi Klinis London School of Hygiene and Tropical Medicine) menyebut bahwa asam lambung dapat membunuh virus corona itu tidak benar.

KESIMPULAN

Informasi yang beredar adalah salah dan merupakan Hoaks Lama yang Bersemi Kembali (HLBK). Dengan demikian klaim virus corona dapat terdeteksi dengan menahan napas 10 detik merupakan hoax dengan kategori konten yang menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

1.387 Hoaks COVID-19 Beredar, Kemenkominfo Temukan Modus Baru

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Ngotot Ingin Bekas Komisioner KPU Wahyu Dicabut Hak Politik
Indonesia
KPK Ngotot Ingin Bekas Komisioner KPU Wahyu Dicabut Hak Politik

Majelis Hakim menyatakan Wahyu bersama-sama Agustiani telah menerima suap dari kader PDIP Saeful Bahri agar KPU menetapkan Harun Masiku sebagai anggota DPR melalui PAW.

Kinerja PPKM Mikro Jabar Tertinggi di Indonesia
Indonesia
Kinerja PPKM Mikro Jabar Tertinggi di Indonesia

Jabar menjadi provinsi paling produktif dalam menjalankan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Indonesia.

Di Tengah Pandemi COVID-19, Ekspor Makanan Olahan Indonesia Naik 7,9 Persen
Indonesia
Di Tengah Pandemi COVID-19, Ekspor Makanan Olahan Indonesia Naik 7,9 Persen

Angka 7,9 persen itu naik dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Vaksinasi Bagi Tokoh Lintas Agama di Masjid Istiqlal Dihentikan
Indonesia
Vaksinasi Bagi Tokoh Lintas Agama di Masjid Istiqlal Dihentikan

Kapolsek Sawah Besar, AKP Maulana Mukarom menuturkan, pemberhentian sementara berdasarkan hasil pemantauan Satgas COVID-19.

Indonesia Diminta Tak Sepelekan Temuan Drone Bawah Laut di Sulawesi
Indonesia
Indonesia Diminta Tak Sepelekan Temuan Drone Bawah Laut di Sulawesi

Indonesia akan terus menjadi wilayah jajahan negara lain

Anies Perintahkan PNS Tunda Cuti Akhir Tahun
Indonesia
Anies Perintahkan PNS Tunda Cuti Akhir Tahun

Anies menerapkan kerja dari kantor atau Work From Office (WFO) sebesar 50 persen bagi pegawai PNS.

Pegawai Kemenag Diminta Tetap Kumpul Bareng Keluarga Akhir Bulan Ini
Indonesia
Pegawai Kemenag Diminta Tetap Kumpul Bareng Keluarga Akhir Bulan Ini

Pegawai juga diimbau menyiapkan diri dan lingkungan untuk melakukan antisipasi potensi bencana Hidrometeorologi

Di Tengah Rencana Impor Beras, Pemerintah Diminta Bangun Badan Pangan Nasional
Indonesia
Di Tengah Rencana Impor Beras, Pemerintah Diminta Bangun Badan Pangan Nasional

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan berencana akan mengimpor beras 1 juta ton.

Kecelakaan helikopter MI-17 Tanggung Jawab TNI AD, Kasad: Puspenerbad Harus 'Ditreatment'
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] UAS Jadi Tersangka!! Polri Amankan Uang Sumbangan Umat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] UAS Jadi Tersangka!! Polri Amankan Uang Sumbangan Umat

“Akhirnya terungkap- Polri Temukan Bukti Baru, UAS Terjerat Pasal Berlapis”.