[HOAKS atau FAKTA] Bantuan Dana Kesehatan dan Modal Usaha dari BPJS Kesehatan Logo BPJS Kesehatan. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Beredar pesan melalui SMS dengan pesan mengenai dana bantuan kesehatan & modal usaha dari Pusat BPJS Kesehatan. Ketika tautan tersebut dibuka, tautan tersebut mengarah pada laman blogspot (https://websiteresmidanabantuanbpjs.blogspot.com/?m=1.

Perlu diperhatikan tautan yang diarahkan dari pesan tersebut bukan laman resmi BPJS. Laman resmi BPJS diakhiri dengan domain go.id, yang mana menjadi domain resmi bagi lembaga pemerintahan.

Baca Juga

[Hoaks atau Fakta]: Air Jeruk Nipis Bersihkan Paru-Paru dari Asap Rokok

Narasi:

“Yth, Peserta BPJSAnda Menerima DANA BANTUAN Kesehatan & Modal UsahaDari Pusat BPJS KesehatanCode PIN: 45ff88U/Info Klik:bit.ly/WebsiteResmiDanaBantuanBPJS”

Cek fakta:

Berdasarkan penelusuran Mafindo, tidak ada informasi yang berkaitan dengan penerimaan atau pembagian dana bantuan dari kantor pusat tersebut. Dengan demikian, pesan yang tersebar melalui SMS tersebut merupakan kabar bohong atau tidak benar. Selain itu, Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma’ruf melalui kompas.com menyatakan bahwa hal tersebut adalah hoaks.

Foto: Mafindo

Hal tersebut sudah pernah di konfirmasi oleh Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kediri Hernina, Agustin Arifin, melalui detik.com yang menyatakan “Laman resmi kami diakhiri dengan domain go.id (go dot id) yang artinya web resmi lembaga Pemerintahan. Bila tidak diumumkan melalui laman ini, maka bisa dipastikan informasinya tidak benar,”.

Kesimpulan:

Dengan demikian, klaim dana bantuan kesehatan & modal usaha dari Pusat BPJS Kesehatan merupakan hoaks dengan kategori Konten Palsu. (Knu)

Baca Juga

[Hoaks Atau Fakta]: Ada dua situs pedulilindungi.com dan pedulilindungi.id

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Provokatif, 42 Konten Video Milik Muhammad Kece Di-takedown
Indonesia
Provokatif, 42 Konten Video Milik Muhammad Kece Di-takedown

"Total penanganan konten Muhammad Kece oleh Kominfo update 25 Agustus 2021, sudah takedown 42 video," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Kamis (26/8).

Pegawai Nonaktif KPK Surati Jokowi
Indonesia
Pegawai Nonaktif KPK Surati Jokowi

Sebanyak 57 pegawai nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi yang tak lolos tes wawasan kebangsaan sebagai syarat alih status pegawai menjadi aparatur sipil negara menyurati Presiden Joko Widodo.

Satgas COVID-19: Vaksinasi Bukan Satu-satunya Upaya Cegah Varian Omicron
Indonesia
Satgas COVID-19: Vaksinasi Bukan Satu-satunya Upaya Cegah Varian Omicron

Vaksinasi dosis ketiga untuk menangkal varian Omicron masih dipertimbangkan.

Anggaran Program Pemulihan Ekonomi Nasional Telah Cair Rp 744 Triliun
Indonesia
Anggaran Program Pemulihan Ekonomi Nasional Telah Cair Rp 744 Triliun

Indonesia berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 3,51 persen (yoy) pada Kuartal III-2021.

Kapolri Rombak Sejumlah Jabatan, Irjen Argo Yuwono-Kombes Yusri Yunus Ditarik dari Humas
Indonesia
Kapolri Rombak Sejumlah Jabatan, Irjen Argo Yuwono-Kombes Yusri Yunus Ditarik dari Humas

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengangkat Kepala Divisi Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono menjadi Aslog Kapolri

Pekan Suci Paskah, Umat Hendak Masuk ke Katedral Dibatasi dan Diperiksa
Indonesia
Pekan Suci Paskah, Umat Hendak Masuk ke Katedral Dibatasi dan Diperiksa

Polsek Sawah Besar memberikan imbauan kepada umat yang menjalankan ibadah tatap muka di Gereja Katedral, Pasar Baru, khususnya yang membawa kendaraan.

MK Hari Ini Kembali Gelar Sidang
Indonesia
MK Hari Ini Kembali Gelar Sidang

Terdapat dua jadwal sidang yang tertera di laman MK pada hari ini

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Timbulkan Reaksi Magnetis Dalam Tubuh
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Timbulkan Reaksi Magnetis Dalam Tubuh

Beredar sebuah unggahan di media sosial yang mengklaim bahwa vaksin COVID-19 memiliki microchip magnetik.

Pengacara Rizieq Tidak Kenal Teroris di Condet yang Miliki Atribut FPI
Indonesia
Pengacara Rizieq Tidak Kenal Teroris di Condet yang Miliki Atribut FPI

Pengacara Rizieq Shihab, Azis Yanuar mengaku tidak mengenal dengan terduga teroris yang ditangkap oleh aparat kepolisian di Condet, Jakarta Timur pada Senin (29/3) kemarin.

Din Syamsuddin Dorong Perbaikan SKB 3 Menteri Soal Pakaian Sekolah
Indonesia
Din Syamsuddin Dorong Perbaikan SKB 3 Menteri Soal Pakaian Sekolah

SKB 3 Menteri tersebut muncul di tengah polemik hijab di salah satu sekolah negeri di Sumatera Barat