[HOAKS atau FAKTA]: AS Memperingatkan Penyakit Mirip Polio Akhir 2021 Tangkapan layar soal hoaks Amerika Serikat memperingatkan penyakit mirip polio akhir 2021. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Beberapa waktu lalu akun Facebook bernama Henna Maria membagikan sebuah tangkapan layar.

Isinya tentang artikel yang dipubikasikan oleh Zenger News terkait peringatan atas adanya wabah penyakit mirip polio bernama Acute Flaccid Myelitis (AFM) dalam empat bulan ke depan yang disampaikan oleh Badan kesehatan masyarakat nasional Amerika Serikat, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat pada tanggal 17 Agustus 2021.

Artikel tersebut juga diposting ulang pada situs berita lain seperti pada tntribune.com.

Facebook

archive.ph/yaeV6

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Masukan PIN ATM Secara Terbalik Hindari Perampokan

FAKTA:

Dari penelusuran Mafindo, melansir dari factcheck.org, juru bicara tim AFM CDC AS menyatakan bahwa hingga saat ini tim nya belum menerima laporan peningkatan kasus dugaan AFM, sehingga CDC juga belum mengeluarkan peringatan resmi terkait dengan informasi yang beredar.

Karena pada saat ini, CDC masih membangun kerja sama dengan mitra untuk terus memantau situasi dengan cermat dalam hal menanggapi setiap peningkatan kasus AFM serta masih terus melakukan penyuluhan kepada dokter jika didapati peningkatan kasus pada tahun 2021.

Tangkapan layar soal hoaks Amerika Serikat memperingatkan penyakit mirip polio akhir 2021. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)
Tangkapan layar soal hoaks Amerika Serikat memperingatkan penyakit mirip polio akhir 2021. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

Berdasarkan penelusuran, klaim terkait peringatan atas adanya wabah penyakit mirip polio yang disampaikan CDC AS pada 17 Agustus 2021 diduga berlandaskan pada peringatan yang dikeluarkan oleh CDC terkait dengan AFM yang disampaikan pada 4 Agustus 2020 lalu.

Melansir dari usnews.com, Direktur CDC Robert Redfield menyatakan bahwa para dokter perlu waspada terhadap AFM dan segera mengevaluasi pasien bahkan ketika petugas kesehatan garis depan, dokter keluarga, dan petugas medis profesional lainnya terus bekerja di tengah pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung.

Hal itu didasarkan pula atas adanya kekhawatiran terkait kemungkinan tidak dikenalinya AFM serta adanya ketakutan dari para orang tua untuk memeriksakan kondisi anaknya ke dokter di tengah pandemi COVID-19 sebagaimana yang dikemukakan oleh Thomas Clark, wakil direktur Divisi Penyakit Virus CDC.

Selain itu, setelah melakukan penelusuran pada situs Zenger News, tidak terdapat artikel terkait pada situs tersebut.

Melansir dari factcheck.org, Zenger News menginformasikan kepada pihak factcheck.org melalui email bahwa pihaknya telah menghapus artikel tersebut dari situs web-nya.

Baca Juga:

[Hoaks Atau Fakta]: Ada dua situs pedulilindungi.com dan pedulilindungi.id

KESIMPULAN:

Sehingga dapat disimpulkan bahwa, informasi terkait peringatan atas adanya wabah penyakit mirip polio yang disampaikan CDC AS pada 17 Agustus 2021 ialah informasi salah dan masuk ke dalam kategori konten yang menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Gubernur Anies Menangis di KPK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Layanan QRIS Bank Jatim Kini Dipakai untuk Pembayaran Tiket Bus AKDP
Indonesia
Layanan QRIS Bank Jatim Kini Dipakai untuk Pembayaran Tiket Bus AKDP

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim menyiapkan transaksi pembayaran digital tiket Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) menggunakan QRIS Bank Jatim.

 Lonjakan Harga Pangan dan Energi Bisa Picu Kerusuhan Sosial
Dunia
Lonjakan Harga Pangan dan Energi Bisa Picu Kerusuhan Sosial

Lonjakan harga-harga pangan secara tiba-tiba dapat menyebabkan keresahan sosial, seperti yang terjadi pada 2007-2008 dan lagi pada 2011 di 40 negara.

Tak Ada Libur Sekolah di DIY, Diganti Kegiatan Pengembangan Diri Siswa
Indonesia
Tak Ada Libur Sekolah di DIY, Diganti Kegiatan Pengembangan Diri Siswa

"Tidak ada libur, ya nanti kita isi dengan berbagai aktivitas yang sifatnya pengembangan diri siswa," terang Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY Didik Wardaya, melalui keterangan pers di Yogyakarta, Jumat (3/12).

Naik ke Atas Bukit, Warga Antusias Nonton Balapan di Sirkuit Mandalika
Indonesia
Naik ke Atas Bukit, Warga Antusias Nonton Balapan di Sirkuit Mandalika

Antusiasme masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menonton secara langsung ajang IATC di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, cukup tinggi.

PDIP dan PSI Resmi Gulirkan Hak Interpelasi, Formula E Dianggap Bebani DKI
Indonesia
PDIP dan PSI Resmi Gulirkan Hak Interpelasi, Formula E Dianggap Bebani DKI

Sebanyak 33 Anggota DPRD DKI resmi mengajukan hak interpelasi terkait rencana penyelenggaraan mobil balap Formula E.

Kini, Bayar Pakai QR Code Bisa Sampai Rp 20 Juta Per Transaksi
Indonesia
Kini, Bayar Pakai QR Code Bisa Sampai Rp 20 Juta Per Transaksi

Transaksi QRIS kini juga bisa dilakukan antarnegara, seperti dengan Thailand, Malaysia, dan beberapa negara lainnya.

Masjid dan Musala Daerah Terdampak Pandemi Dapat Bantuan Kemenag, Ini Syaratnya
Indonesia
Masjid dan Musala Daerah Terdampak Pandemi Dapat Bantuan Kemenag, Ini Syaratnya

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama akan menyalurkan bantuan operasional masjid dan musala di daerah terdampak COVID-19 tahun anggaran 2021.

Wagub Jelaskan Alasan Anies Harus Izin ke Luhut Soal Penghentian PTM 100 Persen
Indonesia
Wagub Jelaskan Alasan Anies Harus Izin ke Luhut Soal Penghentian PTM 100 Persen

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menjelaskan alasan pimpinannya itu harus izin ke pemerintah pusat.

Wacana Pengunduran Pemilu 2024, Ini Komentar Perludem
Indonesia
Wacana Pengunduran Pemilu 2024, Ini Komentar Perludem

Menurut Titi, konstitusi dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 55/PUU-XVII/2019 tidak membuka celah penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, kecuali mengamendemen terlebih dahulu Pasal 7 UUD NRI Tahun 1945.

KPK Kaji 600 Lembar Dokumen Formula E dari Pemprov DKI
Indonesia
KPK Kaji 600 Lembar Dokumen Formula E dari Pemprov DKI

KPK saat ini sedang menyelidiki dugaan korupsi terkait penyelenggaraan Formula E.