[HOAKS atau FAKTA]: Anies Salah Bikin Spanduk Pengumuman Omicron Gubernur Anies Baswedan. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Beredar sebuah video yang menarasikan adanya spanduk kewaspadaan terhadap penyebaran varian baru COVID-19, Omricon. Dalam video tersebut perekam video mempertanyakan tentang Pemda DKI Jakarta yang salah membuat tulisan Omicron menjadi Omricon pada spanduk tersebut.

Perekam video juga mempermasalahkan kontrol Pemda DKI dalam pembuatan dan publikasi spanduk tersebut.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Timnas Didiskualifikasi Akibat Tindakan Asnawi

FAKTA

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menginformasikan, bahwa Spanduk tersebut bukanlah spanduk yang dibuat oleh Pemprov DKI Jakarta. Dinkes DKI membantah bahwa spanduk tersebut dibuat dan dipasang oleh Pemprov DKI Jakarta.

Dijelaskan bahwa dalam hal pembuatan spanduk, Pemerintah DKI memiliki standarisasi desain dan kewajiban pemasangan logo-logo identitas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Penulisan dan tata letak logo pada spanduk juga sudah diatur sesuai dengan pedoman yang standar.

Tangkapan layar hoaks.
Caption

Dalam video tersebut dapat terlihat jelas tidak ada logo dan penulisan spanduk salah menuliskan kata Omricon sebagai varian baru COVID-19, padahal seharusnya Omicron.

KESIMPULAN

Video beredar yang menarasikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuat spanduk himbauan kewaspadaan varian baru COVID-19 dengan tulisan Omricon adalah tidak benar dan masuk dalam informasi sesat. (Asp)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Kendaraan Pemain Barca Terperosok Sumur Resapan

Penulis : Asropih Asropih
Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Limpahkan Berkas Perkara Bupati Langkat ke Pengadilan
Indonesia
KPK Limpahkan Berkas Perkara Bupati Langkat ke Pengadilan

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkan berkas Terbit ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta.

AHY Sebut Komunikasi Demokrat, PKS dan NasDem Makin Intens
Indonesia
AHY Sebut Komunikasi Demokrat, PKS dan NasDem Makin Intens

"Tetapi akhir-akhir ini tentu kami juga cukup Intens untuk berkomunikasi dengan partai PKS dan Partai NasDem,” kata AHY

Gantikan Sementara Tugas Menpan RB, Mahfud MD Terangkan Kondisi Kesehatan Tjahjo
Indonesia
Gantikan Sementara Tugas Menpan RB, Mahfud MD Terangkan Kondisi Kesehatan Tjahjo

Ia menggantikan posisi Tjahjo Kumolo yang tengah menjalani pengobatan.

Penghapusan PCR dan Karantina Arab Saudi Bawa Angin Segar bagi Jemaah Haji-Umrah
Indonesia
Penghapusan PCR dan Karantina Arab Saudi Bawa Angin Segar bagi Jemaah Haji-Umrah

Pemerintah Arab Saudi telah mencabut sejumlah aturan yang selama ini diberlakukan dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19.

Mantan Wakil Menteri PU Hermanto Dardak Meninggal Karena Kecelakan
Indonesia
Mantan Wakil Menteri PU Hermanto Dardak Meninggal Karena Kecelakan

Hermanto Dardak meninggal dunia akibat kecelakaan di ruas tol Pemalang-Batang KM 341+400 arah Jakarta pada Sabtu (20/8) dini hari.?????

Harga Baru BBM Kerek Kenaikan Tarif Transportasi Speed Boat di Kalimantan
Indonesia
Harga Baru BBM Kerek Kenaikan Tarif Transportasi Speed Boat di Kalimantan

Moda transportasi air masih menjadi alat transportasi utama di wilayah Kalimantan. Tarif baru moda transportasi speed boat di Kalimantan Utara mulai berlaku Senin 5 September 2022 hari ini.

Kapolri Pastikan Bakal Kawal Seluruh Kebijakan Pemulihan Ekonomi ala Jokowi
Indonesia
Kapolri Pastikan Bakal Kawal Seluruh Kebijakan Pemulihan Ekonomi ala Jokowi

"Tentunya kita selalu berkomitmen menjaga sinergitas dan soliditas TNI-Polri sebagai salah satu modal utama untuk keberhasilan pengawalan setiap keputusan dan kebijakan," kata Kapolri.

Penumpang Kereta Api Belum Booster Bakal Diminta Tunjukkan Tes Antigen
Indonesia
Penumpang Kereta Api Belum Booster Bakal Diminta Tunjukkan Tes Antigen

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendukung pemerintah dalam penerapan aturan wajib vaksin penguat atau booster bagi pengguna moda transportasi.

Menag Yaqut Ingin Undang Paus Fransiskus ke Indonesia
Indonesia
Menag Yaqut Ingin Undang Paus Fransiskus ke Indonesia

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberikan kabar gembira bagi umat Katolik di Indonesia. Ia berkeinginan mengundang pemimpin umat Katolik Paus Fransiskus ke tanah air.

PSI Kecewa Dinkes DKI Batalkan Anggaran Peningkatan RSUD Rp 220 Miliar
Indonesia
PSI Kecewa Dinkes DKI Batalkan Anggaran Peningkatan RSUD Rp 220 Miliar

Rasa kecewe disampaikan Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta terhadap Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI.