[HOAKS atau FAKTA]: Anies Minta Kapolda Bebaskan Pelajar Ditahan karena Berbuat Anarkis Tangkapan layar terkait pelajar berbuat anarkis ditahan Polda Metro Jaya. (Foto: MP/turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Akun Facebook bernama Andy Rachman mengunggah foto sebuah situs yang bertuliskan “Anies Baswedan Sambangi Polda Metro Jaya, Bicarakan Pembebasan Pelajar Se-Jabodetabek Yang Ditahan”.

Dalam unggahan tersebut, Andy menambahkan bahwa Anies Baswedan mengancam beberkan CCTV untuk menemukan dalang dari kerusuhan demo.

"Saya yakin ini hati nuraninya gub DKI

*Pak Anies ke Polda Untuk Membebaskan Para Pelajar yang diTahan.*

Kata-2 Anies Baswedan yang terakhir, bikin Kapolda diam plonga plongo dan tidak boleh ditulis media.

*Apakah Harus Dibuka semua rekaman Jakarta Smart City siapa yang buat rusuh ?*

Jgn buat Jakarta mkin Bergejolak..!!

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi akan Kabur Jika Didemo

FAKTA:

Setelah ditelusuri Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), ketika demo tahun lalu pun Anies mengizinkan polisi untuk menelusuri dalang kerusuhan aksi 22 Mei 2019 dengan memantau CCTV.

Anies mengatakan, pada dasarnya CCTV tersebut dapat diakses oleh masyarakat.

Sebelumnya, Anies menyatakan akan kooperatif jika dimintai kepolisian untuk menggunakan CCTV dalam pengungkapan kasus. “Itu kan memang bisa di akses, ada di Jakarta Smart City,” ungkap Anies.

Tangkapan layar terkait pemberitaan Anies dan pelajar ditahan Polda Metro. (Foto: MP/turnbackhoax.id)
Tangkapan layar terkait pemberitaan Anies dan pelajar ditahan Polda Metro. (Foto: MP/turnbackhoax.id)

Ada pun mengenai foto situs yang disertakan, Anies Baswedan, dengan ditemani Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menemui Kapolda Metro Jaya Nana Sudjana untuk membicarakan tentang pelajar yang ditahan oleh pihak polisi, ketika demo waktu lalu.

Direncanakan ketiganya akan melakukan pembicaraan dengan para kepala sekolah se-Jabotabek, untuk membahas terkait dengan para pelajar yang tertangkap ketika mengikuti demo beberapa waktu lalu.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Macron Memohon Jangan Boikot Produk Prancis

KESIMPULAN:

Sehingga, klaim mengenai Anies yang mengancam polisi dengan membeberkan CCTV yang memperlihatkan dalang kerusuhan demo dapat dipastikan hoaks dengan kategori konten yang menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Sekjen Kemenkes Ajak Masyarakat Berdiskusi soal COVID Lewat Grup WA

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Dalami Prosedur Internal Pengadaan Tanah di Sarana Jaya
Indonesia
KPK Dalami Prosedur Internal Pengadaan Tanah di Sarana Jaya

Ferra diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta.

[HOAKS atau FAKTA] Irjen Argo Yuwono Didapuk sebagai Kapolda Kaltim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Irjen Argo Yuwono Didapuk sebagai Kapolda Kaltim

Headline berita berjudul ”Kapolri Mutasi Sejumlah Jendral dan Irjen Argo Didapuk sebagai Kapolda Kaltim”.

Sunyinya Anies di Media, Strategi Dulang Dukungan Parpol di Pilpres 2024?
Indonesia
Sunyinya Anies di Media, Strategi Dulang Dukungan Parpol di Pilpres 2024?

Anies Baswedan dipandang sebagian orang menjauh dari awak media.

Tjahjo Pantau Pakaian Pegawai Pemerintah
Indonesia
Tjahjo Pantau Pakaian Pegawai Pemerintah

"Seluruh ASN diwajibkan berpakaian sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh instansi pusat dan juga pada instansi masing-masing," ujar Menteri Tjahjo.

Antisipasi Lonjakan Kasus Pasca-Lebaran, Anies Perpanjang PPKM
Indonesia
Antisipasi Lonjakan Kasus Pasca-Lebaran, Anies Perpanjang PPKM

Gubernur Anies Baswedan kembali perpanjang masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro selama dua pekan dari 18 hingga 31 Mei 2021.

Data Terkini Dampak Gempa Bumi di Jember
Indonesia
Data Terkini Dampak Gempa Bumi di Jember

Menurut data BPBD, hingga Kamis pukul 13.00 WIB gempa bumi tercatat telah menyebabkan empat warga terluka dan menimbulkan kerusakan bangunan rumah di Kabupaten Jember.

Azis Syamsuddin Akui Kerap Beri Uang ke Eks Penyidik KPK AKP Robin
Indonesia
Azis Syamsuddin Akui Kerap Beri Uang ke Eks Penyidik KPK AKP Robin

Hal itu disampaikan Azis Syamsuddin saat bersaksi dalam kasus dugaan suap penanganan perkara dengan terdakwa Robin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (25/10).

Banyak  Agenda DPRD Jakarta Tertunda, PKS Heran PDIP dan PSI Ajukan Hak Interpelasi
Indonesia
Banyak Agenda DPRD Jakarta Tertunda, PKS Heran PDIP dan PSI Ajukan Hak Interpelasi

Di situasi pandemi COVID-19 harusnya Legislatif dan Eksekutif harusnya bergotong royong menanggulangi virus corona. Bukan malah mengkeruh suasana dengan mempermasalahkan event mobil balap bertenaga listrik tersebut.

Sesar Aktif Jadi Pemicu Rentetan Gempa di Jawa Tengah
Indonesia
Sesar Aktif Jadi Pemicu Rentetan Gempa di Jawa Tengah

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa memiliki magnitude 3,0 diikuti tujuh kali rentetan gempa susulan (aftershocks), dengan magnitudo 2,9 kemudian 2,5 selanjutnya 2,5 lalu 2,6 dan 2,1 serta 3,0 dan 2,7 yang terjadi pukul 6.44.56 WIB.

MAKI Minta KPK Sita Kamera CCTV Rumah Dinas Salah Satu Pimpinan DPR
Indonesia
MAKI Minta KPK Sita Kamera CCTV Rumah Dinas Salah Satu Pimpinan DPR

Penyitaan kamera CCTV di rumah dinas Waketum Golkar itu penting