[HOAKS atau FAKTA]: Ada Penawaran Adopsi Sejumlah Bayi Korban Gempa Cianjur Tangkapan layar soal hoaks ada penawaran adopsi sejumlah bayi korban gempa Cianjur. (Foto: Jalahoaks)

MerahPutih.com - Beredar informasi berupa unggahan video di media sosial Facebook tentang penawaran adopsi sejumlah bayi korban gempa yang orang tuanya meninggal dunia di RSUD Sayang Cianjur.

FAKTA:

Pihak RSUD di Cianjur menyebutkan bahwa bayi-bayi tersebut dipisahkan dan dibaringkan berjajar untuk dievakuasi. Bayi-bayi tersebut masih memiliki orang tua dan tidak ada program penawaran adopsi massal.

"Jadi bayi-bayi pun dikeluarkan. Nah waktu dikeluarkan dijajarkan mungkin ada yang iseng, lalu dibumbui dengan kalimat-kalimat itu tadi, yakni siapa yang mau adopsi. Padahal itu semua bayi ada ibunya dan keluarganya," kata Wakil Direktur Pendidikan dan Pengembangan Mutu RSUD Sayang Cianjur, Sanny Sanjaya.

Baca Juga:

[HOAKS Atau FAKTA]: Putin Hadiahi Indonesia Minyak Mentah

KESIMPULAN:

Kabar bahwa RSUD Cianjur tengah membuka proses adopsi bayi massal korban gempa di Cianjur tidaklah benar. Informasi ini masuk dalam kategori konteks yang salah. (Asp)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Pj DKI 1 Setujui Dana Infak Jumat Disetor ke Ormas

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Presiden PKS akan Bertemu Surya Paloh di NasDem Tower Besok
Indonesia
Presiden PKS akan Bertemu Surya Paloh di NasDem Tower Besok

"Silaturahmi, ngobrol yang ringan-ringan," ujar Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman di Kantor NasDem, Jakarta, Kamis (2/2)

Indonesia Ekspor Alas Kaki Merek Nike ke Belanda dengan Nilai USD 211 Ribu
Indonesia
Indonesia Ekspor Alas Kaki Merek Nike ke Belanda dengan Nilai USD 211 Ribu

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) melepas ekspor produk alas kaki produksi PT Pratama Abadi Industri secara simbolis dengan merek dagang Nike.

PSI Minta Pemprov DKI Investigasi Puluhan Bus TransJakarta Menganggur di Pol Pinang Ranti
Indonesia
PSI Minta Pemprov DKI Investigasi Puluhan Bus TransJakarta Menganggur di Pol Pinang Ranti

Eneng Maliyanasari meminta Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan investigasi.

Legislator PDIP Bilang Kasus Gangguan Ginjal Akut Akibat Kebijakan yang tidak Sinkron
Indonesia
Legislator PDIP Bilang Kasus Gangguan Ginjal Akut Akibat Kebijakan yang tidak Sinkron

Kasus tersebut disebut akibat adanya celah kebijakan hingga peraturan yang tidak sesuai antar pemangku kepentingan.

Polri Klaim Penembakan Dokter Sunardi Sesuai Prosedur
Indonesia
Polri Klaim Penembakan Dokter Sunardi Sesuai Prosedur

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, petugas mengambil tindakan terukur pada tersangka Sunardi sesuai dengan aturan.

Negara G20 Bakal Bahas Aturan Jaminan Sosial Kerja Jarak Jauh
Indonesia
Negara G20 Bakal Bahas Aturan Jaminan Sosial Kerja Jarak Jauh

Akan dimatangkan pembahasan mengenai perlindungan terhadap pekerja terutama di tengah berkembangnya pola kerja yang baru.

Hampir 60 Ribu Kendaraan Kembali ke Jakarta Usai Libur Nataru
Indonesia
Hampir 60 Ribu Kendaraan Kembali ke Jakarta Usai Libur Nataru

PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat sebanyak 59.262 kendaraan terpantau kembali menuju Jakarta pada hari libur Tahun Baru 2023 melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama.

Penjelasan Hasto Soal Pertemuan Mega, Gibran dan FX Rudy Minus Ganjar
Indonesia
Penjelasan Hasto Soal Pertemuan Mega, Gibran dan FX Rudy Minus Ganjar

Pertemuan tersebut tidak menyertakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Kemenkes Ingatkan Masyarakat Vaksin Booster di Tengah Lonjakan Kasus COVID-19
Indonesia
Kemenkes Ingatkan Masyarakat Vaksin Booster di Tengah Lonjakan Kasus COVID-19

Jumlah konfirmasi kasus positif pada Jumat (4/11) sebanyak 5.303.

Forum G20 Dorong Transformasi Ekonomi Berbasis Digital
Indonesia
Forum G20 Dorong Transformasi Ekonomi Berbasis Digital

Kondisi ini tentu menjadikan tanggung jawab Indonesia sebagai puncak kepemimpinan global dalam Presidensi G20 tahun ini menjadi jauh lebih kompleks.