HIPMI Jaya Punya Kontribusi Besar Pembangunan Indonesia Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia. Foto: MP/Asropih

MerahPutih.com - Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia menyampaikan ucapan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 bagi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (HIPMI Jaya).

Ia pun mengapresiasi HIPMI Jaya di mana memiliki kontribusi yang sangat besar dalam kemajuan pembangunan Indonesia.

"Kita apresiasi bahwa HIPMI Jaya punya kontribusi yang sangat besar terhadap pembangunan bangsa maupun terhadap kepemimpinan bangsa," kata Bahlil di The Pallas SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (30/4).

Pria kelahiran Maluku Utara 7 Agustus 1976 ini berharap pengganti dirinya di pimpinan tertinggi HIMPI di duduki dari kader HIPMI Jaya.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia secara resmi melantik Afifuddin Suhaeli Kalla sebagai Ketua Umum BPD Hipmi Jaya Periode 2017-2020. Foto: Net

"Kita juga berharap ketua HIPMI dari kader HIPMI Jaya," tutur Bahlil.

Bangsa Indonesia baru saja menyelesaikan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019. Menurut dia, pesta demokrasi lima tahunan itu sangat menyita energi, dan ada juga larut dalam gesekan-gesekan dalam persahabatan terkait pemilu 2019.

Dengan begitu, Bahlil menegaskan bahwa organisasi HIPMI tidak berpolik alias independen.

"Demi Allah ketika saya membuat keputusan tidak pernah satu statmen politik dengan menyatakan hipmi adalah pendukung salah satu calon. Saya katakan bahwa hipmi independen. Hipmi tidak boleh berpolitik dalam organisasi tapi kader HiPMI wajib mewarnai dinamikan politik di Indonesia," tutupnya. (Asp)

Penulis : Andika Pratama Andika Pratama
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jepang Punya Perdana Menteri Baru, Ini Profilnya
Indonesia
Jepang Punya Perdana Menteri Baru, Ini Profilnya

Suga dibesarkan di Provinsi Akita

Pasien COVID-19 di Secapa AD Merosot 459 Orang
Indonesia
Pasien COVID-19 di Secapa AD Merosot 459 Orang

Dari total 1.308 pasien positif COVID-19 di Secapa AD sudah berkurang 459 orang.

KPK Periksa Karutan Boyolali Terkait Kasus Wawan
Indonesia
KPK Periksa Karutan Boyolali Terkait Kasus Wawan

"Agus akan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

Komisi III Minta KPK Awasi Dana COVID-19 Rp695,2 Triliun
Indonesia
Komisi III Minta KPK Awasi Dana COVID-19 Rp695,2 Triliun

Komisi III meminta KPK terus mengawal pengelolaannya jangan sampai kebobolan.

KPK Dalami Aliran Dana Suap Imam Nahrawi Lewat Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid
Indonesia
KPK Dalami Aliran Dana Suap Imam Nahrawi Lewat Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid

KPK rampung memeriksa Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid sebagai saksi kasus dugaan suap dana hibah dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.

LPSK: Anak dan Istri Eks WNI Kombatan ISIS Bukan Korban
Indonesia
LPSK: Anak dan Istri Eks WNI Kombatan ISIS Bukan Korban

Dikatakan, LPSK hanya dapat melindungi korban tindak pidana dan harus melalui proses hukum.

Polisi Ciduk 1.192 Pedemo, Wagub: 50 Persen Lebih Bukan Warga DKI
Indonesia
Polisi Ciduk 1.192 Pedemo, Wagub: 50 Persen Lebih Bukan Warga DKI

Kepolisian Polda Metro Jaya menangkap sebanyak 1.192 massa aksi yang memprotes Undang-undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja berujung ricuh, di kawasan Jakarta.

DPR Sebut Pembahasan RUU HIP Ada di Tangan Jokowi
Indonesia
DPR Sebut Pembahasan RUU HIP Ada di Tangan Jokowi

"Kita masih belum pada tahap untuk mengesahkan atau tidak mengesahkan,” paparnya

Di Rakernas GMNI, Menteri Teten Janji Data Koperasi dan UKM Biar Dapat Insentif dari Pemerintah
Indonesia
Di Rakernas GMNI, Menteri Teten Janji Data Koperasi dan UKM Biar Dapat Insentif dari Pemerintah

Ada jutaan kaum Marhaen yang dapat diselamatkan dengan program dari kementerian Koperasi dan UKM

Wamenag Nilai Peneliti Australia Keliru soal Pemerintah Indonesia Represif Terhadap Umat Islam
Indonesia
Wamenag Nilai Peneliti Australia Keliru soal Pemerintah Indonesia Represif Terhadap Umat Islam

“Penggunaan istilah ‘Islamis' oleh Greg Fearly keliru atau kurang tepat," kata Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Saa’di