Hipersensitif Terhadap Aroma Wangi, Memicu Alergi Aroma wangi tak selamanya membuat seseorang senang. (Foto: Pexels/Pixabay)

MINYAK wangi atau parfum menjadi senjata utama dalam pergaulan. Namun terkadang orang tidak mengerti kalau hal itu dapat menimbulkan alergi. Alergi itu mulai dari bersin-bersin hingga ruam merah pada kulit. Kalau sudah begini harus diwaspadai.

Jumlah minyak wangi yang beredar di pasaran sangat banyak dengan berbagai aroma. Nah, orang dapat terkenal alergi dari aromanya seperti menghirup wewangiannya. Atau dapat pula langsung mengenai kulit, demikian dilansir dari laman Alodokter.

aroma
Aroma wangi ternyata dapat memicu alergi. (Foto: Pexels/pixabay)

Kondisi yang dinamakan hipersensitif ini membuat orang lain atau pemakainya dalam bahaya, meskipun tidak sepenuhnya disadari. Sebenarnya bukan hanya minyak wangi yang menjadi pemicu hipersensitif itu. Bisa pula berasal dari pewangi ruangan, deterjen, sampo, sabun mandi, sabun pencuci wajah, hair spray dan kosmetik.

Dari penelitian diungkap bahwa ada sekitar 10 bahan kimia dalam minyak wangi yang menjadi penyebab reaksi alergi itu. Seperti kulit gatal, asma dan bersin-bersin. Terdeteksi pula 12 bahan kimia yang dapat menjadi penyebab gangguan hormon. Laman Alodokter menuliskan dari American Academy of Dermatology (AAD) yang mengungkapkan bahwa wewangian atau aroma menjadi penyebab utama dematitis kontak karena paparan kosmetik.

aroma
Perhatikan gejala alergi ketika mencium aroma wangi. (Foto: Pexels/mentatdgt)

Alodokter menyebutkan ada tanda-tanda kamu alergi terhadap aroma dari minyak wangi. Seperti ruam merah pada kulit, bersin, sakit kepala, sesak di dada, mata berair, hidung berair atau sulit bernapas.

Meskipun dengan obat antihistamin dapat meredakan gejala yang ditimbulkan namun cara terbaik untuk menghalau gejala alergi itu adalah mengurangi penggunaannya. Jadi kamu harus mengerti betul aroma yang membuat kamu sensitif. Kalau perlu catat waktu kejadiannya dan lokasinya. Dengan demikian akan lebih mudah untuk mengidentifikasikannya.

aroma
Tak selamanya aroma wangi itu menyenangkan. (Foto: Pexels/Mareefe)

Jika mencium aroma yang kemudian memicu sensitivitas kamu, sebaiknya menghindar atau minta orang lain menjauhkan aroma tersebut. Kemudian nyalakan kipas angin atau membuka jendela agar aroma tersebut segera hilang.

Jangan ragu untuk mendatangi dokter dan meminta saran yang tepat guna pengobatannya. (psr)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH