Hingga Saat Ini, Ribuan Rumah di Kudus Masih Terendam Banjir Ilustrasi ( ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

MerahPutih.com - Ribuan rumah yang tersebar di sembilan desa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, hingga kini masih tergenang banjir dengan ketinggian bervariasi.

Menurut Camat Jekulo Dwi Yusi Sasepti, pemukiman penduduk di Kecamatan Jekulo yang masih tergenang banjir diperkirakan mencapai 320 rumah yang tersebar di empat desa.

Keempat desa tersebut, yakni Desa Bulungcangkring terdapat 50-an rumah, Desa Sadang terdapat sekitar 200-an rumah, Desa Pladen terdapat 30-an rumah dan Desa Bulung Kulon sekitar 50-an rumah.

Ketinggian genangan saat ini, kata dia, semakin surut dan diperkirakan hanya setinggi semata kaki untuk di dalam rumah warga.

"Tentunya, saat ini hanya menunggu air mulai surut," ujarnya seperti dilansir Antara, Selasa (6/2).

Beberapa desa yang terdampak banjir, kata dia, ada yang karena rusaknya tanggul, seperti di Desa Sadang terdapat tanggul Sungai Logung yang rusak dengan panjang 15 meter.

Untuk saat ini, lanjut dia, sudah diperbaiki dengan menumpuk karung plastik yang berisi material tanah.

Akibat kerusakan tanggul tersebut, airnya juga menggenangi pemukiman warga di Desa Bulungcangkring.

Bencana banjir juga melanda lima desa di Kecamatan Mejobo yang disebabkan karena curah hujan tinggi serta terdapat tanggul Sungai Piji di Desa Hadiwarno yang jebol.

Camat Mejobo Harso Widodo mengungkapkan, hingga kini jumlah rumah warga yang masih tergenang banjir mencapai ribuan rumah yang tersebar di lima desa.

Di antaranya, di Desa Temulus mencapai 800 rumah, Desa Kesambi sekitar 230 rumah, Desa Jojo sebanyak 70 rumah, Desa Mejobo sebanyak 210 rumah dan Desa Golantepus sebanyak 40 rumah.

Untuk ketinggian genangan banjir, kata dia, memang mulai surut, sehingga saat ini dimungkinkan jumlah rumah yang tergenang bisa berubah.

Perbaikan tanggul yang jebol, katanya, sudah dilakukan karena antisipasi ketika curah hujan tinggi, sehingga debit air sungai yang meningkat tidak lagi melimpas ke pemukiman warga.

Sebelumnya, di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kudus juga terdapat sekitar 80-an rumah warga yang tergenang banjir akibat melimpasnya Sungai Dawe,namun saat ini genangan mulai surut, termasuk akses Jalan Pantura Timur Kudus yang sempat terendam juga mulai surut, sehingga lalu lintas kembali lancar. (*)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cadangan Nasional 19.000 APD, untuk Jakarta Saja tidak Sampai 3 Minggu Habis
Indonesia
Pandemi COVID-19 Bikin Tabungan Di Atas Rp5 Miliar Sempat Melonjak
Indonesia
Pandemi COVID-19 Bikin Tabungan Di Atas Rp5 Miliar Sempat Melonjak

Tidak ada pergerakan luar biasa yang menandakan kepanikan deposan, jadi keadaan sudah membaik dibandingkan sebelumnya.

Dewas Buka-bukaan 2 OTT Awal Tahun Masih Pakai UU KPK Lama
Indonesia
Dewas Buka-bukaan 2 OTT Awal Tahun Masih Pakai UU KPK Lama

Dewas sendiri berlum memiliki organ karena Perpres tentang organ dewas baru turun

DKPP Pilih Edukasi Dibanding Sanksi
Indonesia
DKPP Pilih Edukasi Dibanding Sanksi

Sanksi diberikan sebagai pilihan terakhir sebagai ultimum remedium atau ‘obat terakhir’ setelah dipertimbangkan dari aspek filosofi, sosiologis, dan kondisi konkretnya.

Dalam Tiga Hari, Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan
Indonesia
Dalam Tiga Hari, Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan

Masyakarat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.

Korban Longsor dan Banjir di Ciganjur Butuh Bantuan Pakaian
Indonesia
Korban Longsor dan Banjir di Ciganjur Butuh Bantuan Pakaian

"Baju, makanan sudah ada semua, tinggal pakaian dalam yang susah," kata Tati

MPR Usul Pemerintah Berikan Bunga Kredit UMKM 1 Persen
Indonesia
MPR Usul Pemerintah Berikan Bunga Kredit UMKM 1 Persen

Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan antara 0,9- 1,9 persen di 2020 dan pada tahun 2021, pertumbuhan ekonomi naik menjadi 5- 6 persen.

Satgas Belum Gunakan UU Kekarantinaan Buat Larang Buruh Demo
Indonesia
Satgas Belum Gunakan UU Kekarantinaan Buat Larang Buruh Demo

Masyarakat yang berpartisipasi dalam aksi unjuk rasa untuk disiplin melaksanakan semua protokol kesehatan demi keamanan masyarakat.

Pasien Positif Corona Nekat Keluyuran, ODP di Solo Membengkak Ratusan Orang
Indonesia
Pasien Positif Corona Nekat Keluyuran, ODP di Solo Membengkak Ratusan Orang

Seorang pasien perempuan positif virus corona ternyata sempat berkegiatan di luar rumah saat masih berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

Kasus COVID-19 Melonjak, Australia Perluas Lockdown
Dunia
Kasus COVID-19 Melonjak, Australia Perluas Lockdown

Para pejabat memperingatkan akan menerapkan hukuman lebih keras terhadap orang-orang yang tidak mematuhi perintah isolasi.