Hindari Preseden Buruk di Kasus Syekh Ali Jaber, MPR: Keterbukaan Ini Penting Pelaku penyerangan terhadap Syekh Ali Jaber. ANTARA/HO

Merahputih.com - Wakil Ketua MPR Syarief Hasan meminta pengusutan tuntas terhadap kasus penusukan terhadap ulama Syekh Ali Jaber. Hal itu guna tidak menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Indonesia dan mempengaruhi kepercayaan masyarakat.

Penegak hukum juga didorong melakukan penyelidikan secara terbuka dan hati-hati, apalagi beberapa waktu terakhir, muncul pernyataan bahwa pelaku sedang terganggu kejiwaannya sehingga menimbulkan pro dan kontra.

Baca Juga:

Tak Ada Indikasi Serangan Terorisme di Balik Penusukan Syekh Ali Jaber

"Keterbukaan ini penting untuk mengembalikan kepercayaan publik dan menghindari kecurigaan serta prasangka negatif terhadap penegakan hukum," kata Syarief Hasan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/9).

Syarief Hasan menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas kejadian yang menimpa Syekh Ali Jaber serta mengutuk keras penusukan tersebut yang terjadi di kompleks Masjid Afaluddin Tamin Sukajaya, Lampung, Minggu (13/9).

Ia mengaku telah mendengar banyak sekali berita penyerangan terhadap ulama, kasus penusukan yang dialami Syekh Ali Jaber hanya satu dari sekian banyak tokoh agama yang mendapatkan kekerasan dalam melakukan syiar agama.

 Syekh Ali Jaber saat melakukan konferensi pers di Bandarlampung, Senin.(14/9/2020). (ANTARA/Dian Hadiyatna)
Syekh Ali Jaber saat melakukan konferensi pers di Bandarlampung, Senin.(14/9/2020). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bahkan ada beberapa di antaranya sampai meninggal dunia sehingga kejadian ini tidak memancing kerusuhan dan adu domba di tengah masyarakat.

Kejadian ini sangat memprihatikan dan berpotensi memancing pergolakan di tengah masyarakat.

"Pemerintah dan aparat hukum harus bergerak cepat mengantisipasi kemungkinan buruk sehingga kerukunan antarumat beragama dan persatuan Indonesia tetap terjaga yang menjadi bagian dari pengamalan Pancasila," ujarnya.

Baca Juga:

DPR Nilai Penusukan Syekh Ali Jaber Berpotensi Jadi Ajang Provokasi

Syarief juga mendorong agar seluruh komponen bangsa tidak mudah terhasut dengan upaya propaganda buruk yang memanfaatkan kejadian tersebut.

Ia juga mengajak pemerintah, penegak hukum, dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam setiap kegiatan-kegiatan. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Usai Tes COVID-19, Seluruh Paslon Pilkada di Jatim Dilarang Pulang
Indonesia
Usai Tes COVID-19, Seluruh Paslon Pilkada di Jatim Dilarang Pulang

KPU Jawa Timur menyertakan persyaratan hasil tes swab metode polgmerase chain reaction (PCR) virus corona (COVID-19) terhadap para calon di pilkada saat melakukan pendaftaran.

Indonesia Bakal Uji Klinis Tahap II Vaksin Buatan Korsel
Indonesia
Indonesia Bakal Uji Klinis Tahap II Vaksin Buatan Korsel

Genexine mengembangkan calon vaksin COVID-19 yang disebut dengan GX 19 dan untuk uji klinis di Indonesia dengan menggandeng PT Kalbe Farma Tbk.

Polri Targetkan 85 Persen Warga Taat Aturan Saat New Normal
Indonesia
Polri Targetkan 85 Persen Warga Taat Aturan Saat New Normal

Pengawasan, lanjut Guntur, juga bakal dilakukan di mall dan tempat kumpul warga yang dinilai sulit dihindari terjadi penumpukn massa dan antrian kegiatan

Menhan Prabowo Targetkan Tanam Singkong di Area Seluas 1,4 Juta Hektar
Indonesia
Menhan Prabowo Targetkan Tanam Singkong di Area Seluas 1,4 Juta Hektar

Singkong Indonesia dapat menghasilkan tepung tapioka yang bisa menjadi bahan utama kebutuhan pangan seperti roti, nasi dari singkong kemudian mie.

Polisi Duga 'Motif Balas Dendam' Tak Ada Dalam Penyerangan Novel
Indonesia
Polisi Duga 'Motif Balas Dendam' Tak Ada Dalam Penyerangan Novel

Pemeriksaan dilakukan kepada pelaku untuk mendapati kronologi

Erick Thohir Beberkan BUMN Kerap Beri "Gift" ke Kementerian
Indonesia
Erick Thohir Beberkan BUMN Kerap Beri "Gift" ke Kementerian

Hal tersebut disampaikan Erick saat berdiskusi dalam rangkaian acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi (ANPK) yang digelar KPK.

Skema Jika Penyelenggara Pilkada Positif COVID-19
Indonesia
Skema Jika Penyelenggara Pilkada Positif COVID-19

Kerja PPS diambil alih oleh penyelenggara satu tingkat di atasnya

Kondisi Siswa Secapa TNI AD Sudah Tak Lagi Demam dan Batuk
Indonesia
Kondisi Siswa Secapa TNI AD Sudah Tak Lagi Demam dan Batuk

Yurianto meminta masyarakat tidak panik

Deposito Bank DBS Swiss Sunda Empire Terbukti Palsu
Indonesia
Deposito Bank DBS Swiss Sunda Empire Terbukti Palsu

Kesimpulan dipastikan setelah pihaknya mendapat konfirmasi dari Kedutaan Besar Swiss.

Hakim Tolak Eksepsi Eks Legislator PDIP Nyoman Dhamantra
Indonesia
Hakim Tolak Eksepsi Eks Legislator PDIP Nyoman Dhamantra

Surat dakwaan yang disusun jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Nyoman Dhamantra sah menurut hukum.