Hindari Kombinasi Dua Produk Skin Care Ini Agar Kulit Tidak 'Break Out' Panduan mengombinasikan skincare (Sumber: Pixabay/Kjerstin_Michaela)

SKINCARE seolah telah menjadi kebutuhan perempuan. Demi mendapatkan kulit yang cerah dan glowing, perempuan rela mengeluarkan uang ratusan hingga jutaan rupiah untuk membeli skincare. Apalagi dengan munculnya tren 10 langkah skincare ala Korea membuat ritual skincare semakin panjang. Produk yang digunakan pun semakin banyak.

Namun, mengaplikasikan berlapis-lapis skincare tak selalu memberi hasil yang memuaskan loh. Kadangkala banyaknya skincare yang digunakan menyebabkan wajah breakout. Berbagai permasalahan kulit seperti kulit kering, jerawat, hingga purging bisa terjadi walau kita sudah menggunakan sejumlah rangkaian produk kecantikan.

Mengapa demikian? Ternyata ada sejumlah produk kecantikan yang tidak boleh digunakan secara bersamaan karena akan menimbulkan reaksi buruk pada kulit. Produk apa sajakah itu? Berikut produk kecantikan yang tidak boleh dipakai secara bersamaan.

1. Vitamin C dengan AHA, BHA, atau Glycolic Acid

Vitamin C dan Acid
Vitamin C dan Berbagai Macam Asam (Sumber: The Skincare Edit)

Terkadang, demi hasil maksimal kita ingin memakai seluruh produk skincare yang kita punya. Namun, ada aturan yang harus diperhatikan.

Ada sejumlah produk yang tidak boleh dipakai secara bersamaan. Misalnya jangan mengaplikasikan vitamin C dan AHA, BHA, atau glycolic acid dalam waktu berdekatan.

Memakai AHA, BHA atau Glycolic Acid dengan vitamin C secara bersamaan dapat merusak jaringan kulit. Kombinasi antara Vitamin C dengan ketiga jenis asam tersebut dapat menyebabkan pH di kulit menjadi tidak stabil. Akibatnya, kulit pun menjadi iritasi dan berjerawat.

2. Benzoyl Peroxide dengan Retinol

Benzoyl Peroxide
Retinol dengan Benzoyl Peroxide (Sumber: Beautiful with Brain)

Kulit wajah yang mulus bebas jerawat dan kencang tentu menjadi dambaan semua perempuan. Namun, jangan gunakan skincare anti jerawat yang mengandung benzoyl peroxide dan produk anti aging dengan retinol secara bersamaan ya.

Benzoyl peroxide dan retinol memiliki sifat dapat meregenerasi kulit secara cepat. Namun, alih-alih mendapatkan kulit yang sehat, kulitmu justru akan breakout karena penggunaan dua formula ini dalam waktu bersamaan. Hal tersebut karena, keduanya saling menonaktifkan kerja masing-masing.

Gunakan kedua formula tersebut di hari berbeda. Sebaiknya, gunakan benzoyl peroxide seminggu sekali karena formula tersebut sangat keras. Penggunaan benzoyl peroxide secara berlebihan dapat menyebabkan kulit kering.

3. Eksfoliasi Fisik dan Eksfoliasi Kimiawi

Exfoliation
Eksfoliasi fisik dan kimia (Sumber: Into the Gloss)

Eksfoliasi bertujuan untuk mengangkat sel kulit mati di wajah. Ada dua jenis eksfoliasi yang bisa kita pilih yakni eksfoliasi secara fisik atau secara kimiawi. Prosedur perawatan wajah dengan eksfoliasi cukup ketat.

Selain tak boleh digunakan setiap hari, kita juga tak diperkenankan menggunakan dua jenis eksfoliasi, kimia dan fisik secara bersamaan.

Mengaplikasikan eksfoliasi secara berlebihan tak hanya membuat sel kulit mati yang terangkat tetapi juga sel kulit yang sehat. Bisakah kau membayangkan apa yang terjadi jika sel kulit sehatmu terangkat? Benar. Wajahmu akan breakout.

4. Retinol dan Produk Perawatan Jerawat

Retinol
Retinol dengan Perawatan jerawat (Sumber: The Health Site)

Selain benzoyl peroxide, formula lain yang dapat membantu memulihkan peradangan jerawat adalah salicylic acid. Namun, kandungan salicylic acid lebih ringan dan mudah diterima wajah dengan tepat.

Walaupun demikian kamu tetap tak diperkenankan memakainya bersamaan dengan produk anti aging yang mengandung retinol ya. Kombinasi salicylic acid dan retinol dapat menyebabkan kulit kering dan kemerahan.

5. Citric Acid dan Produk Skincare Apapun

Citric Acid
Citric Acid (Sumber: Naturally Thinking)

Citric acid dapat kita temui di sejumlah produk pelembab. Jika pelembabmu mengandung citric acid, jangan sekali-sekali menggunakannya bersamaan dengan produk skincare lainnya. "Jika kamu melapisinya dengan produk skincare lainnya maka dapat menimbulkan iritasi," ujar dokter kulit, Ranella Hirsch. (avia)

Kredit : iftinavia


Iftinavia Pradinantia