Hindari Bentrok Warga, Ormas PP Minta Negara Tangani Kesejahteraan Sosial Musyawarah Besar Pemuda Pancasila, di Jakarta, Senin, (28/10/2019). ANTARA/Boyke Watra

MerahPutih.com - Bentrokan yang terjadi antar ormas di lapisan bawah. Misalnya, bentrok di Pasar Lembang, Ciledug, Tangerang, Jumat (19/11), disebut akibatkan susahnya lowongan kerja di masyarakat bawah, sehingga terjadi rebutan lahan pekerjaan.

Ormas Pemuda Pancasila (PP) meminta, pemerintah atau negara menjamin kesejateraan rakyat sesuai aturan, terutama bagi warga negara yang mengalami hambatan pelaksanaan fungsi sosial. Warga harus bisa menjalani kehidupan secara layak dan bermartabat.

Baca Juga:

Kasus Baku Hantam Anggota Pemuda Pancasila dan Debt Collector Berakhir Damai

"Permasalahan kesejahteraan sosial yang berkembang dewasa ini menunjukkan bahwa ada warga negara yang belum terpenuhi hak atas kebutuhan dasarnya secara layak karena belum memperoleh pelayanan sosial dari Negara," ujar Ketua MPC PP Jakarta Selatan Yedidiah Soerjosoemarno dalam keteranganya, Kamis (25/11).

Ia mengingatkan, pemerintah instrumen aturan dalam memenuhi kebutuhan rakyat dan busa memberikan rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, serta perlindungan sosial sebagai perwujudan pelaksanaan kewajiban negara dalam menjamin terpenuhinya hak atas kebutuhan dasar warga.

Baca Juga:

Japto Soerjosoemarno Kembali Pimpin Pemuda Pancasila

Pemuda Pancasila menolak adanya analogi dari politikus DPR, terkait harus dibubarkanya ormas. Pernyataan anggota DPR harus berdasarkan fakta-fakta dan seharusnya anggota dewan memikirkan sebab awal terjadinya keributan antar masyarakat.

"Setiap Pemerintahan di Indonesia didukung oleh Ormas Pemuda Pancasila, termasuk Pemerintahan Presiden Jokowi ini. Presiden dan Wakil Presiden merupakan anggota kehormatan di Pemuda Pancasila," ujarnya. (*)

Baca Juga:

INTI Gandeng Pemuda Pancasila Salurkan Bantuan ke Warga Terimbas COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mabes Polri Klaim akan Transparan Usut Kasus Baku Tembak di Rumah Kadiv Propam
Indonesia
Mabes Polri Klaim akan Transparan Usut Kasus Baku Tembak di Rumah Kadiv Propam

Irwasum Polri, Komjen Agung Budi Maryoto berjanji bekerja secara transparan dalam melakukan pengusutan kasus penembakan antara Brigadir J dengan Bharada E ini.

Tujuh Eks Pegawai KPK Banting Setir Jual Nasgor hingga Camilan
Indonesia
Tujuh Eks Pegawai KPK Banting Setir Jual Nasgor hingga Camilan

Sebanyak tujuh mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi kini banting stir menjual nasi goreng hingga makanan ringan alias cemilan.

Kuota Cuma 20 Persen, Unpad Hanya Terima 1.627 Calon Mahasiswa Jalur SNMPTN
Indonesia
Kuota Cuma 20 Persen, Unpad Hanya Terima 1.627 Calon Mahasiswa Jalur SNMPTN

PTN BH diperbolehkan memperbesar proporsi penerimaan di SBMPTN dan Jalur Mandiri, sehingga proporsi Unpad untuk SNMPTN sebesar 20 persen.

Bupati Banjarnegara Bantah Terima Rp 2,1 M, KPK: Kami Punya Bukti Kuat
Indonesia
Bupati Banjarnegara Bantah Terima Rp 2,1 M, KPK: Kami Punya Bukti Kuat

KPK menegaskan memiliki bukti kuat terkait korupsi yang dilakukan Budhi.

[HOAKS atau FAKTA]: Surya Paloh Tetapkan Anies Capres dari NasDem
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Surya Paloh Tetapkan Anies Capres dari NasDem

Tidak didapati pernyataan dari Surya Paloh yang menyatakan bahwa Anies Baswedan adalah kandidat capres dari Partai NasDem untuk Pemilu 2024.

Anggota TNI Dikabarkan Tertembak di Kantor Polisi Dekai Yahukimo
Indonesia
Anggota TNI Dikabarkan Tertembak di Kantor Polisi Dekai Yahukimo

Tim dari Propam Polda Papua sudah berangkat ke Dekai untuk menyelidiki kasus yang menyebabkan satu orang tentara TNI AD di sana luka tembak di bagian pahanya.

Dua Orang Jadi Tersangka Korupsi Anggaran KPU Kabupaten Seram Bagian Barat
Indonesia
Dua Orang Jadi Tersangka Korupsi Anggaran KPU Kabupaten Seram Bagian Barat

"Dua orang yang sudah berstatus tersangka adalah MDL selaku Pejabat Pembuat Komitmen serta Bendahara KPUD SBB berinisial HBR," ucap Kasie Penkum dan Humas Kejati Maluku Wahyudi Kareba

[HOAKS atau FAKTA] KPK Geledah Anies karena Gelapkan Uang Formula E
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] KPK Geledah Anies karena Gelapkan Uang Formula E

Video ini mengklaim bahwa dengan penggeledahan oleh KPK ini semakin jelas Anies Baswedan telah menggelapkan dana pelaksanaan Formula E. Video ini telah ditonton sebanyak 15 ribu kali setelah diunggah pada 01 Mei 2022

Respons Wagub DKI Kapasitas Tribun Formula E Berkurang Jadi 10 Ribu Penonton
Indonesia
Respons Wagub DKI Kapasitas Tribun Formula E Berkurang Jadi 10 Ribu Penonton

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menuturkan, penyusutan dilakukan karena target penonton mesti disesuaikan dengan kapasitas area sirkuit yang berada di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Hampir 2.000 Hoaks Soal COVID-19 Bertebaran di Dunia Maya
Indonesia
Hampir 2.000 Hoaks Soal COVID-19 Bertebaran di Dunia Maya

Terrdapat sebanyak 1.991 isu hoaks COVID-19 pada 5.131 unggahan media sosial selama kurun waktu 23 Januari 2020 hingga 18 November 2021.