Helm Baja Oknum Polisi Hantam Santri Maluku Hingga Tewas, DPR Desak Tes Kejiwaan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 24 Februari 2026
Helm Baja Oknum Polisi Hantam Santri Maluku Hingga Tewas, DPR Desak Tes Kejiwaan

Anggota Brimob aniaya pelajar MTSN di Kota Tual, Maluku, hingga tewas. Foto: Unsplash/ Madrosah Sunnah

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Anggota Komisi XIII DPR RI, Maruli Siahaan, mengecam keras dugaan penganiayaan oleh oknum polisi terhadap seorang santri berusia 14 tahun di Kota Maluku yang mengakibatkan korban meninggal dunia pada Senin (23/2).

Maruli mendesak institusi Polri segera melakukan tes kejiwaan terhadap oknum tersebut guna mengungkap latar belakang tindakan keji yang sempat viral di media sosial tersebut.

Baca juga:

Ketua Komisi III DPR Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Kematian Bocah NS di Sukabumi

Evaluasi Psikologis Anggota Polri

Purnawirawan kepolisian ini menilai insiden pemukulan menggunakan helm baja hingga korban bersimbah darah merupakan tragedi yang sangat memprihatinkan. Menurutnya, tindakan tersebut telah mencederai martabat aparat penegak hukum yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat.

"Sangat sesalkan sebagai aparatur penegak hukum masih melakukan tindakan kekerasan seperti penganiayaan," tegas Maruli dalam keterangannya, Selasa (24/2).

Kasus ini harus menjadi momentum bagi pimpinan Polri untuk mengevaluasi kesehatan mental para personel. Maruli mengusulkan adanya pemeriksaan psikologis ulang guna mendeteksi potensi kelainan perilaku pada anggota aktif.

"Ini mungkin menjadi langkah pimpinan Polri apakah ada kelainan atau mungkin perlu dilakukan kembali tes soal psikologi supaya bisa mengetahui apa sebab dan latar belakang perbuatan ini, apalagi aparatur negara yang melakukan," lanjutnya.

Baca juga:

Polisi Muda Makassar Tewas Diduga Dianiaya Seniornya di Asrama Polda

Sanksi Berat dan Seleksi Ketat

Selain menuntut keadilan bagi korban, Maruli menekankan pentingnya transparansi dalam proses penyidikan. Jika terbukti bersalah, oknum polisi tersebut harus menerima hukuman maksimal sesuai regulasi yang berlaku bagi aparat negara.

"Apabila ini terbukti, harapan ke depan harus dihukum dengan seberat-beratnya sesuai dengan aturan yang berkaitan dengan perbuatan yang dilakukan oleh seorang aparatur," pungkas Maruli.

Lebih lanjut, Komisi XIII mengingatkan Polri agar lebih jeli dan teliti dalam proses rekrutmen anggota baru. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa calon penegak hukum memiliki stabilitas emosi yang matang sebelum terjun ke lapangan.

#Polisi #Polisi Nakal #Oknum Polisi #DPR #DPR RI #Santri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jaga Hutan Sesuai Perintah Presiden, Kabaharkam Siapkan Polisi Khusus Kehutanan
Kepolisian telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan Polisi Khusus Kehutanan bagi 586 personel
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Jaga Hutan Sesuai Perintah Presiden, Kabaharkam Siapkan Polisi Khusus Kehutanan
Indonesia
Mitigasi Pemerintah Sebelum Kebakaran Lemah Dinilai Lemah
lemahnya mitigasi sebelum kebakaran turut memperparah situasi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Mitigasi Pemerintah Sebelum Kebakaran Lemah Dinilai Lemah
Indonesia
Warga Dikepung Asap Karhutla, DPR Ingatkan Pejabat jangan Asal Bicara
Penanganan bencana tidak cukup hanya mengandalkan koordinasi dan pernyataan resmi.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Warga Dikepung Asap Karhutla, DPR Ingatkan Pejabat jangan Asal Bicara
Indonesia
Mutasi Gelombang Tiga, Kapolri Sasar Bintang Satu dan Kombes
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan, rotasi tersebut merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus penyesuaian kebutuhan organisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Mutasi Gelombang Tiga, Kapolri Sasar Bintang Satu dan Kombes
Indonesia
Cabut Izin Perusahaan Tak Cukup, DPR Desak Pembakar Hutan Dihukum Berat
Penegakan hukum menyasar pihak yang bertanggung jawab agar praktik pembakaran hutan tidak terus berulang.
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Oktober 2026
Cabut Izin Perusahaan Tak Cukup, DPR Desak Pembakar Hutan Dihukum Berat
Indonesia
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Perintahkan Bawahan Memahami Masyarakat
Setiap anggota dituntut untuk menjalankan tugas secara bertanggung jawab dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Perintahkan Bawahan Memahami Masyarakat
Indonesia
DPR Sentil Pejabat Daerah Lalai Tangani Karhutla
Gubernur, bupati, kepolisian daerah, dan jajaran TNI di wilayah terdampak untuk meningkatkan sinergi dalam upaya pemadaman.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
DPR Sentil Pejabat Daerah Lalai Tangani Karhutla
Indonesia
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
Diduga ada dua orang pelaku pemukulan yakni yang memukul menggunakan helm dan melakukan pemukulan kepada petugas di lampu merah CSW.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
Berita Foto
AKSI Meminta DPR Bentuk Hak Angket Ijazah Gibran Rakabuming Raka
Perwakilan Fraksi Partai Golkar DPR Ahmad Doli Kurnia Tanjung menerima penyataan sikap di Senayan, Jakarta, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
AKSI Meminta DPR Bentuk Hak Angket Ijazah Gibran Rakabuming Raka
Indonesia
Buronan Pembunuhan Perempuan di Surabaya Ditangkap di Malaysia
Pada Jumat (2/10) pukul 01.11 waktu Malaysia, MKA diamankan Tim E3 Special Branch PDRM Bukit Aman bersama IPK Selangor dan IPD Sungai Buloh.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Buronan Pembunuhan Perempuan di Surabaya Ditangkap di Malaysia
Bagikan