Helianti Hilman Sangat Suka Mengeksplor Hal-Hal Baru Helianti Hilman dan Javarra memajukan dunia agro Indonesia. (Foto: Instagram@refoodforum)

SIAPA bilang perempuan tidak bisa sukses dalam dunia bisnis? Helianti Hilman adalah contoh nyatanya. Selama merintis karirnya, ia tidak pernah sekalipun direndahkan maupun diremehkan karena statusnya sebagai perempuan. Berkat keuletan dan kerja kerasnya, Helianti sukses menjadi entrepreneur yang menjual produk beras organiknya dengan membina lebih dari 50 ribu petani di Indonesia lho!

Helianti mengaku bahwa perjalananya merintis Javara dimulai ketika ia berlibur ke Inggris. Di sana ia merasa tersihir dengan toko bahan makanan yang dikelola petani lokal. Dari sana lah ia pulang ke Ibu Pertiwi dan mulai menjalin hubungan dengan petani-petani lokal. Salah satu petani yang jadi inspirasi untuk perempuan kelahiran Jember ini adalah Mbah Suko, seorang petani asal Magelang. Bersama Mbah Suko, Helianti menjual produk beras organiknya yang dikenal dengan sebutan Menthik Susu, Cempo Merah, Wangi Menyan, Andel Abang, dan sebagainya. Perjalanan ini lah yang membawanya mendirikan perusahaan bernama Javara Indonesia.

helianti hilman
Helianti Hilman sukses dengan perusahaan Javara yang menjual beras dan rempah rempah organik dari Indonesia. (Foto: Instagram@heliantihilman)

Nah kemudian muncul pertanyaan, sebenarnya apa sih arti dari Javara itu? Helianti mengatakan bahwa istilah Javara berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti mengangkat dan menampilkan sisi terbaik dari Pulau Jawa. Helianti memilih nama Javara karena kata tersebut bisa menggambarkan kekayaan pulau Jawa beserta hasil buminya yang luar biasa. Saat ini Javara sudah mengekspor beras organik, berbagai rempah-rempah, dan kekayaan bumi Indonesia ke luar negeri dan bisa dikatakan sebagai salah satu perusahaan makanan organik yang sangat sukses di manca negara.

Kalau melihat kesukesan Javara tersebut rasanya kita tidak menyangka ya kalau Helianti Hilman pernah mengalami kesulitan di awal perjalanannya. Pada awal berdirinya Javara di tahun 2008, Helianti memasarkan produknya di dalam negeri karena ia yakin kalangan menegah ke atas di Indonesia akan tertarik dengan produk yang alami dan sehat. Sayangnya, keyakinan dan ambisinya ini salah sampai membuatnya terlilit utang ratusan juta. Sejak itu, Javara difokuskan untuk pasar ekspor dan tenyata ini adalah langkah yang benar untuk dilakukan. Helianti dengan suksesnya memasarkan produk Indonesia sampai terkenal di luar negeri seperti di Amerika dan Eropa.

helianti hilman
Selain sibuk menjadi CEO dan Founder Javara, Helianti Hilman juga merupakan seorang ibu dan istri. (Foto: Instagram@heliantihilman)

Kemudian di balik semua keksusesan Javara ini, sebenarya Helianti Hilman itu orang yang seperti apa ya? "Saya menyukai tantangan, eksplorasi hal-hal baru, bertemu orang dengan latar belakang yang berbeda-beda, dan traveling", kata Helianti mendeksripsikan dirinya. Selain menjadi CEO sekaligus 'founder' Javara, Helianti Hilman juga merupakan seorang ibu dan istri untuk anak dan suaminya. Walaupun sibuk dengan usahanya, Helianti selalu menyempatkan waktu dengan keluarganyanya dengan melibatkan suami dan anaknya dalam perjalanan atau kegiatan-kegiatan lainnya.

Menjadi pengusaha dan seorang istri sekaligus ibu membuat Helianti Hilman bisa disebut sebagai Kartini masa kini. Baginya, Hari Kartini bukan hanya tanggal 21 April saja. "Setiap hari bagi saya adalah Hari Kartini, juga Hari Tjut Nyak Dhien, Hari Nyi Ageng Arem-Arem, Hari Laksamana Malahayati, dan sebagainya", katanya. Menurut Helianti, semangat dan keteladanan perempuan-perempuan tersebut hadir dalam keseharian semua perempuan Indonesia. Tidak hanya dirayakan setahun sekali saja.

helianti hilman
Belajar dari Helianti Hilman untuk menjadi Kartini masa kini. (Foto: Instagram@heliantihilman)

Kita bisa belajar banyak dari sosok Helianti Hilman ini. Berjuang tanpa patah semangat, melakukan pekerjaan sebaik-baiknya, dan tetap punya waktu untuk keluarganya. Ia berpesan kepada semua perempuan Indonesia untuk menimba ilmu tiada henti, berguru pada alam, dan siapapun yang mengajarkan kebajikan dan senantiasa membagikan ilmu yang kita miliki. Dengan mencontoh semangat dari seorang Helianti Hilman ini, menjadi Kartini masa kini bukan lagi hal yang mustahil. (sam)


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH