Heboh Dentuman Misterius di Langit Bandung, Ini Penjelasan BMKG BMKG. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan suara dentuman yang dilaporkan terdengar beberapa warga di Bandung dan sekitarnya pada Kamis (21/5) kemarin pagi, bukan disebabkan gempa bumi maupun petir.

"Hasil monitoring BMKG tidak ada aktivitas gempa bumi signifikan yang terjadi di Bandung dan sekitarnya sejak pukul 00.00 hingga 10.00 WIB," kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, saat diklarifikasi.

Baca Juga

Analisis Ahli Gempa BMKG soal Dentuman di Jabodetabek

Begitu pula dengan hasil monitoring petir menggunakan peralatan "lightning detector" menunjukkan tidak ada kejadian petir di Bandung dan sekitarnya antara pukul 08.30 sampai dengan 10.00 WIB. Cuaca di Bandung dan sekitarnya sejak Kamis pagi hingga pukul 10.00 WIB dalam kondisi cerah dan berawan, serta tidak terjadi hujan.

"Sehingga berdasarkan data tersebut, suara dentuman tidak bersumber dari peristiwa gempa bumi, petir, atau cuaca di Bandung dan sekitarnya," kata Daryono, dikutip dari Antara, Jumat (22/5)

bandung
Ilustrasi langit. Foto: Net

Dikabarkan sebelumnya, banyak warga mendengar suara dentumam di atas langit Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Kamis. Hidayat, menuturkan suara dentuman terdengar beberapa kali olehnya sekitar pukul 08.00 WIB.

Sedangkan, Warga Kabupaten Bandung, Nuruliah, menyebut suara dentuman di atas langit terdengar olehnya sekitar pukul 09.30 WIB. "Awalnya teman saya nge-WA jam delapanan pagi. Dia ngasih tahu ada suara dentuman. Eh pas ke sini-sini saya dengar sendiri suaranya," kata dia. (*)

Baca Juga

Akhirnya PVMBG Beri Penjelasan Soal Suara Dentuman yang Jadi Buah Bibir Masyarakat

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
AS Konfirmasi 15 Positif Virus Corona
Dunia
AS Konfirmasi 15 Positif Virus Corona

Kasus AS terbaru itu berasal dari seorang pasien warga AS yang turut dievakuasi dari Wuhan di Tiongkok.

 Ombudsman Sebut Penegak Hukum Belum Responsif Layani Pelaporan Secara Daring
Indonesia
Ombudsman Sebut Penegak Hukum Belum Responsif Layani Pelaporan Secara Daring

Ombudsman RI menyebut, instansi penegak hukum belum responsif untuk melayani pelaporan yang disampaikan masyarakat melalui daring dan media sosial.

BMKG Prakirakan Lima Wilayah DKI Dilanda Hujan Disertai Petir
Indonesia
BMKG Prakirakan Lima Wilayah DKI Dilanda Hujan Disertai Petir

BMKG bahkan menyampaikan peringatan dini untuk warga Jakarta Selatan

Jika Reuni 212 Tetap Digelar, Epidemiolog UGM Yakin Kasus COVID-19 Terus Meroket
Indonesia
Jika Reuni 212 Tetap Digelar, Epidemiolog UGM Yakin Kasus COVID-19 Terus Meroket

Pemerintah harus terus melarang kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumunan

Kelompok Buruh Waspadai Intrik Politik di Sidang Perdana Judicial Review UU Ciptaker
Indonesia
Kelompok Buruh Waspadai Intrik Politik di Sidang Perdana Judicial Review UU Ciptaker

Mahkamah Konstitusi akan menggelar sidang perdana judicial review terhadap UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja di Gedung MK, Selasa (24/11) pukul 11.00.

Cerita Pelatih Kiper Bali United Kala Hadapi Roy Keane di Liga Inggris
Olahraga
Cerita Pelatih Kiper Bali United Kala Hadapi Roy Keane di Liga Inggris

Ia memulai debut di kasta tertinggi menghadapi Nottingham Forest yang diperkuat Roy Keane.

Dianggap Rendahkan Budaya Betawi, Ondel-Ondel Dilarang Ngamen di Jalan
Indonesia
Dianggap Rendahkan Budaya Betawi, Ondel-Ondel Dilarang Ngamen di Jalan

Selain mengganggu ketertiban umum, icon Betawi itu sebagai ajang mengamen dinilai merendahkan kebudayaan Betawi.

 KPK Dorong Instansi dan Lembaga Transparan Kelola Dana Bantuan COVID-19
Indonesia
KPK Dorong Instansi dan Lembaga Transparan Kelola Dana Bantuan COVID-19

"Melalui situs tersebut, instansi juga disarankan agar melakukan pemutakhiran data setiap hari sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pemerintah," sambung Firli.

Kasus Salah Tembak Petani di Poso, Ini Klarifikasi Mabes Polri
Indonesia
Kasus Salah Tembak Petani di Poso, Ini Klarifikasi Mabes Polri

Menurut Awi TKP penembakan yakni KM.09 , berdasarkan analisa Tim intelijen dan Tim IT, merupakan zona merah yang sering muncul gangguan seperti kontak senjata.

Antisipasi Wabah Virus Corona, PLBN Terpadu Skouw Tutup Sementara
Indonesia
Antisipasi Wabah Virus Corona, PLBN Terpadu Skouw Tutup Sementara

Edukasi kepada pelintas batas dan masyarakat sekitar melalui poster, iklan pada layar monitor di pintu kedatangan dan keberangkatan PLBN, serta pembagian selebaran juga sudah dilakukan