Hati-Hati Saat Memilih Kendaraan di Bursa Mobil Bekas Ilustrasi mobil bekas. (Shutterstock)

MESKIPUN sekarang sudah ada situs jual beli mobil bekas, tetap saja banyak yang memilih untuk pergi ke bursa mobil bekas. Alasannya sederhana. Mereka butuh melakukan pengecekan kondisi mobil bekas yang mereka ingin beli untuk memastikan bagaimana kualitas mobil tersebut.

Memang pengecekan itu sangat penting. Pasalnya, banyak mobil sekon yang ternyata kondisi sudah sangat jelek. Ada mobil bekas terkena banjir. Otomatis, kondisi chassis atau body mobil sudah rusak. Air banjir biasanya menyebabkan korosi pada bagian chassis dan juga body bagian bawah mobil.

Ilustrasi bursa mobil bekas

Yang perlu dihindari juga adanya penggantian pada bagian mesin. Jangan sampai Anda beli mobil bekas yang ternyata mesin sudah diganti. Biasanya, ini mobil curian.

Baca juga: 10 Raja Mobil Terbaik di Dunia

Maka dari itu, penting sekali bagi Anda untuk datang langsung ke bursa mobil bekas. Jika perlu, Anda bisa kunjungi berbagai bursa mobil sekon agar Anda benar-benar tidak salah pilih.

Menilai Kualitas Kendaraan yang Dijual di Bursa Mobil Bekas

Hal pertama dan paling utama adalah memastikan mobil bekas yang Anda akan beli bukan mobil curian. Ini bisa dilihat dari BPKB dan STNK. Pastikan nomor rangka dan nomor mesin sama dengan nomor yang tertera di surat kendaraan.

Baca juga: Cara Perpanjang SIM dan Biaya Resminya

Setelah Anda pastikan mobil bekas yang Anda ingin beli dari bursa mobil bekas bukan mobil curian, langkah selajutnya menilai kualitas dari mobil itu sendiri. Untuk itu, ada beberapa bagian yang sebaiknya Anda cek.

1. Cek Kondisi Mesin

Ini yang terpenting. Pasalnya, mesin adalah nyawa dari mobil itu sendiri. Dalam hal ini, Anda harus sedikit banyak tahu mengenai bagaimana mengetahui kondisi mesin mobil bekas masih bagus atau tidak.

Caranya sangat mudah. Setidaknya tiga hal yang bisa Anda lakukan. Pertama, buka kap mesin dan hidupkan mesin. Rasakan getaran mesin dan dengarkan suara mesin mobil. Mesin mobil yang masih bagus memiliki getaran yang kecil dan suara mesin yang lancar.

Yang kedua, pegang bagian body. Jika getaran begitu terasa, ada kemungkinan dudukan mesin sudah bermasalah. Jika getaran terasa, maka ketika Anda berada di dalam kabin, Anda tidak merasakan kenyamanan. Selama perjalanan, Anda akan merasakan getaran yang begitu keras. Tentu perjalanan Anda menjadi kurang nyaman, bukan?

Yang terakhir, rasakan bau asap yang keluar dari knalpot. Jika baunya masih relative harum, tidak menyengat, maka mesin mobil bekas bisa dikatakan masih bagus. Ini menunjukkan sistem pembakaran masih sangat baik.

Setidaknya tiga hal tersebut bisa Anda cek untuk mengetahui kondisi mesin saat Anda memilih kendaraan sekon di bursa mobil bekas.

2. Kondisi Body Bagian Bawah

Kenapa ini penting? Anda pasti ingin menghindari membeli mobil bekas terkena banjir, bukan? Karena mobil yang pernah terkena banjir biasanya memiliki body yang sudah keropos.

Bisa saja Anda menanyakan kepada pihak pedagang mengenai riwayat mobil yang ingin Anda beli. Namun, bisa saja Anda tidak mendapatkan informasi yang sebenar-benarnya. Maka dari itu, akan lebih baik jika Anda mengecek sendiri kondisi body mobil saat Anda berada di bursa mobil bekas.

Salah satu ciri mobil yang pernah terendam banjir adalah adanya korosi pada bagian bawah mobil, terutama bagian knalpot dan juga kaki-kaki roda mobil. Bisa saja bagian tersebut sudah diganti. Akan tetapi, penjual biasanya tidak mau mengganti bagian tersebut karena mereka harus keluar uang yang cukup banyak. Mereka tidak mau keluar uang banyak sementara harga jual mobilnya rendah. Jadi, kebanyakan mobil yang pernah terendam air banjir dijual begitu saja tanpa ada bagian yang diganti.

3. Lakukan Test Drive

Setelah melakukan pengecekan, Anda sebaiknya test drive. Ini sebagai langkah pamungkas untuk memastikan bagaimana kondisi mobil bekas yang akan Anda beli. Dengan mengendarai mobil, Anda bisa merasakan apakah mobil masih terasa nyaman. Dengan demikian, Anda tidak salah pilih.

Baca juga: 5 Mobil Keren dengan Harga Terjangkau

Nah, setelah Anda tahu mengetahui informasi tersebut, silakan Anda pergi ke bursa mobil bekas dan dapatkan mobil yang Anda inginkan.

Waspadai Aksi Tipu-Tipu Pedagang di Bursa Mobil Bekas

Tidak ada salahnya jika Anda menaruh curiga ketika mencari mobil bekas. Curiga diperlukan agar Anda terhindar dari penipuan yang dilakukan oleh beberapa oknum.

Ada dua modus penipuan yang sering dilakukan oleh penjual di bursa mobil bekas. Yang pertama, melakukan rekayasa odometer. Biasanya, penjual menentapkan harga tinggi dengan menunjukkan bahwa mobil yang ia tawarkan masih dalam kondisi bagus. Salah satunya dengan menunjukkan kilometer yang masih diangka rendah. Ternyata, odometer tersebut sudah dirubah.

Baca Juga: Sekarang Cek Pajak Kendaraan Sudah Bisa Online

Anda harus curiga jika mobil sudah dalam kondisi tidak begitu muda tapi kilometernya rendah. Meskipun odometer sudah digital, rekayasa tetap bisa dilakukan dengan menggunakan software. Oleh sebab itu, hati-hati jika Anda memilih kendaraan di bursa mobil bekas. Pastikan Anda tidak terkena penipuan seperti ini.

Ilustrasi bursa mobil bekas

Selain itu, terkadang penjual juga menyulap bagian body mobil yang sudah hancur karena tabrakan. Namun, bagian chassis tidak diganti. Penjual bisa saja mengatakan mobil tidak pernah mengalami tabrakan. Bodynya memang terlihat mulus tapi bagian dalamnya sebenarnya sudah rusak.

Itulah mengapa Anda sebaiknya melakukan test drive, Jika Anda peka, Anda bisa rasakan perbedaan antara mobil yang sudah pernah mengalami tabrakan dan yang tidak. Ini bisa Anda rasakan saat Anda menyetir mobil.

Nah, sekarang sudah siap untuk pergi ke bursa mobil bekas? Setelah Anda mengetahui informasi ini, Anda tidak akan salah dalam memilih mobil bekas. Yang pasti, mobil bekas bukan berarti mobil yang kualitasnya jelek. Anda bisa memiliki mobil bekas yang kualitasnya masih sangat bagus. (Futuready)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH