Hati-hati Mengirimkan Email dengan Emoticon Smiley Face Emotikon smiley face bukan untuk kebutuhan formal. (Foto: pinterest)

EMOTIKON Smiley Face setidaknya menggambarkan betapa ramahnya pengirim email itu. Namun email yang seperti apa yang membolehkan mengirimkan dengan emotikon itu.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Ben-Gurion University of Negev di Israel yang dimuat pada jurnal Pscychological and Personality Science, menggunakan emotikon smiley face tak selamanya mendapatkan kesan ramah.

Jangan sekali-kali menempatkan emotikon smiley face pada email yang bersifat formal, seperti email pada klien Anda. Meskipun Anda sudah dekat dengan klien namun bukan berarti sifat formalnya hilang.

Penerima email itu akan berpikir bahwa pengirimnya bisa jadi bukan orang yang memiliki kompetensi dalam bidangnya. Akan berbanding terbalik bila email yang sama dikirimkan tanpa emotikon.

Meskipun sebenarnya senyuman memang dibutuhkan untuk menunjukan keramahan dan kehangatan, namun jadi berbeda bila berhubungan dengan email formal. Bahkan ada kecenderungan penerima email enggan membalas email yang terkirim.

Bahkan para responden berpendapat bahwa pengirim email dengan smiley face pasti perempuan. (psr)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH