Hati-hati Dekatkan Gawai dengan Anak, ini Dampak Negatif yang Mesti Diwaspadai Gadget berdampak negatif buat anak. (Foto: Pixabay/NadineDoerle)

GADGET atau gawai merupakan barang yang tak bisa terlepas dari kehidupan sehari-hari masyarakat kini. Tak cuma sebagai barang wajib untuk bekerja dan memeroleh informasi, gadget bahkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup.

Penggunaan gadget juga tak terbatas pada orang dewasa. Kamu milenial tak lepas dari barang satu ini terlepas berapa umur mereka. Bahkan anak-anak kecil dan balita banyak sudah kecanduan gadget.

Lalu bahayakah gadget bagi anak? Dan, bagaimana para orang tua menyikapi perkembangan teknologi dengan tumbuh-kembang anak?

1. Anak akan malas belajar ketika terbiasa dengan gadget

Gadget bisa berfek malas terhadap anak-anak. (Foto: Pixabay/StockSnap)
Gadget bisa berfek malas terhadap anak-anak. (Foto: Pixabay/StockSnap)

Kamu harus berhati-hati mengenalkan gadget pada anak. Ternyata, bermain gadget dengan waktu yang lama memberikan efek negatif bagi anak balita termasuk menyebabkan anak menjadi tidak produktif.

Psikiater Anak dan Remaja Universitas Hasanuddin Dr Rinvil Renaldi mengatakan anak-anak yang kebiasaan bermain gadget dengan jangka waktu yang panjang membuat mereka malas belajar dan beraktifitas.

"Mereka akan sibuk dengan dunianya sendiri atau ketergantungan sehingga tidak tertarik lagi melakukan aktifitas lain seperti menggambar, melukis, menulis dan kegiatan lain," ujarnya di Makassar, seperti dikutip Antara.

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Cecak Kering Baguskah untuk Kesehatan?


2. Anak akan mudah tersinggung ketika kecanduan gadget

Anak bisa lekas tersinggung ketika sudah kecanduan gadget. (Foto: Pixabay/LuidmilaKot)
Anak bisa lekas tersinggung ketika sudah kecanduan gadget. (Foto: Pixabay/LuidmilaKot)

Selain membuat anak tidak produktif, bermain gadget juga akan memengaruhi perilaku bahkan mental anak yakni akan lebih mudah lebih tersinggung jika orang tua mengambil atau tidak memberikan ponsel atau gadgetnya kembali.

Dampak lainnya, Anak juga akan lebih malas berpikir karena dengan gadget yang dimainkan lebih mudah atau simpel jika dibandingkan harus menggambar dan sebagainya.

"Jadi anak akan melakukan yang mudah saja. Tidak mau aktifitas yang berat, seperti gambar atau menulis. Ini tentu menjadi hal yang harus diperhatikan para orang tua," ujar Dr Rinvil Renaldi.


3. Dalam jangka lama gadget berisiko terhadap kesehatan mata anak

  Gadget berisiko terhadap kesehatan mata anak. (Foto: Pixabay/GemmaMM)
Caption

Selain perubahan perilaku, bahaya gadget dengan waktu lama juga akan mempengaruhi kesehatan fisik anak. Seperti saat menatap layar ponsel dengan jangka waktu yang lama akan meningkatkan risiko gangguan mata, seperti miopia dan mata lelah.

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Durian Ternyata enggak Mengandung Kolesterol? Ini Penjelasan Spesialis Nutrisi

4. Aturlah penggunaan gadget terhadap dengan batas waktu

Orang tua bisa mengatur waktu penggunaan gadget buat anak. (Foto: Pixabay/stevepb)
Orang tua bisa mengatur waktu penggunaan gadget buat anak. (Foto: Pixabay/stevepb)

Bagaimanan siasat orang tua menghadapi kecanduan gadget pada anak? Sebenarnya para orang tua bisa menyiasatinya dengan tidak mengizinkan anakn bermain ponsel secara rutin, bahkan dengan waktu yang lama.

"Misalnya hanya kita berikan kesempatan 2-3 kali seminggu. Jadi ada batasan waktu yang kita berikan kepada anak," jelas Dr Rinvil Renaldi. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Katanya Jodoh itu Mirip? Ternyata Begini Penjelasan Ilmiahnya


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH