Hasto Sebut Tren Elektabilitas Gibran dan Bobby Terus Meningkat Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.Com - Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan pihaknya terus memantau putra serta menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution, yang hendak maju sebagai calon walikota di Solo dan Medan.

Sejauh ini keduanya dianggap memiliki tren elektoral yang meningkat. Menjawab pertanyaan wartawan usai pengumuman 49 calon kepala daerah yang diusung PDIP, Hasto mengatakan tren elektabilitas Bobby Nasution meningkat.

Baca Juga:

PDIP Resmi Usung Olly Dondokambey-Steven Kandouw di Pilgub Sulut

"Kalau dari survei memang Mas Bobby elektoralnya cenderung melejit," kata Hasto di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (19/2).

Menurut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto elektabilitas Bobby dan Gibran terus meningkat
Ketua Umum PDIP Megawati bersama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Jakarta (Foto: Tim Media PDIP)

Hasto mengatakan, pihaknya menyarankan Bobby untuk belajar kepada kepala daerah dari PDIP, seperti Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

"Jadi diam-diam Mas Bobby sudah belajar bagaimana kepemimpinan yang efektif, yang baik dari kepala daerah PDI Perjuangan," ujarnya.

Begitupun dengan Gibran, yang menurut Hasto, juga memperlihatkan tren elektabilitas yang terus meningkat.

"Ada antusiasme bagi anak-anak muda untuk bergabung mendukung," imbuh Hasto.

Namun, Hasto mengatakan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri memang belum membuat keputusan final soal pencalonan keduanya di pilkada. Meski demikian, DPP PDIP akan terus menyiapkan pemetaan politik dan survei polutik, untuk menjadi bahan bagi Megawati sebelum mengambil keputusan.

Baca Juga:

Ini Nama 49 Calon Kepala Daerah yang Diusung PDIP di Pilkada Serentak 2020

Hasto memastikan, pada saatnya partai berlambang banteng moncong putih itu akan mengumumkan calon kepala daerah yang diusung untuk wilayah Solo dan Medan.

"Untuk Kota Solo, Bali dan Kota Malassar akan dilakukan secara terpisah. Kemudian Kota Medan dan Kota Surabaya akan diumumkan secara terpisah. Nanti ada beberapa gelombang. Ya gelombang yang baik," pungkasnya.(Pon)

Baca Juga:

Pilwalkot Solo, PDIP Tak Masalah Jika Lawan Kotak Kosong

Kredit : ponco


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH