Hasto Kritik Anies Tak Ada Prestasi di Jakarta, Wagub DKI: Anggap sebagai Vitamin Wagub DKI Jakarta Riza Patria. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi kritikan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto yang mempertanyakan prestasi Anies selama memimpin Jakarta.

Menurut Riza, apa yang disampaikan kader PDIP itu sebagai pemecut Pemerintahan DKI agar bisa bekerja lebih baik lagi.

"Apa yang disampaikan Pak Hasto, Sekjen PDIP, itu sesuatu yang baik buat pemerintah," ucap Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (25/7).

Baca Juga:

Elektabilitas Dekati Prabowo, Anies dan Ganjar Justru Dinilai Hadapi Kendala Maju ke Pilpres

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini menganggap kritikan anak buah Megawati Soekarnoputri itu sebagai vitamin yang memotivasi Pemprov DKI untuk giat lagi membangun Jakarta.

"Kalau ada yang mempertanyakan, ada yang mengkritik, itu harus kita anggap sebagai vitamin yang menyehatkan supaya kita lebih baik lagi perencanaanya, pelaksanaannya," kata Riza.

Meski demikian, Riza meminta Hasto memandang secara objektif mengenai realisasi pembangunan di Jakarta selama lima tahun terakhir sebelum mengkritik Anies.

"Harusnya kritik itu, menurut saya, bukan hanya disarankan, tapi harus perlu ada check and balance," cetusnya.

Baca Juga:

Elektabilitas Dekati Prabowo, Anies dan Ganjar Justru Dinilai Hadapi Kendala Maju ke Pilpres

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyinggung Gubernur Anies Baswedan dan mempertanyakan apa prestasinya selama memimpin Jakarta.

"Jadi, kalau ada orang berbicara si A si B, tanya saja prestasinya. Pak Anies, sebutkan tujuh prestasinya apa, misalnya begitu. Pasti bingung jawabnya saudara-saudara sekalian," ucap Hasto saat acara Pelantikan dan Pembekalan DPD Taruna Merah Putih (TMP) Provinsi DKI Jakarta di kantor DPD PDI Perjuangan DKI, Jumat (22/7) lalu.

Hasto menjelaskan maksud dirinya yang mempertanyakan prestasi Anies tersebut. Soal sulitnya menyebut tujuh prestasi Anies, menurut Hasto, bukan sebuah kritik yang ditanggapi dengan berlebihan.

"Kami biasa ditanya wartawan, sekarang saya tanya wartawan, coba sebutkan tujuh prestasi Anies. Angka tujuh itu penting. Karena tujuh itu ada tujuan. Itu, ya, memang setiap pemimpin apalagi yang akan berproses untuk tahun 2024, ya, rakyat harus bisa menilai prestasinya," papar dia. (Asp)

Baca Juga:

Penjelasan Anies hingga The Jakmania soal Pagar Pembatas Tribun Utara JIS Roboh

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hasil Survei IKK BI, Ekonomi Saat Ini Belum Sesuai Ekspektasi
Indonesia
Hasil Survei IKK BI, Ekonomi Saat Ini Belum Sesuai Ekspektasi

Pada Maret 2022, IKK terpantau melambat pada sebagian kelompok pengeluaran responden.

Polresta Bogor Kota Berlakukan Ganjil Genap saat Nataru
Indonesia
Polresta Bogor Kota Berlakukan Ganjil Genap saat Nataru

Polresta Bogor Kota memastikan tidak ada penyekatan kendaraan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kelompok Penyanyi Jalanan Bandung Akan Diberikan Kartu ATM
Indonesia
Kelompok Penyanyi Jalanan Bandung Akan Diberikan Kartu ATM

Rencananya pembagian kartu tersebut akan dilakukan secara serentak pada HUT KPJ pada 10-11 September mendatang.

Sri Mulyani Ubah Strategi Penarikan Utang
Indonesia
Sri Mulyani Ubah Strategi Penarikan Utang

Penyesuaian strategi utang, dilakukan mulai akhir Februari 2022, melalui penyesuaian jumlah penerbitan, tenor yang diterbitkan, waktu penerbitan, dan komposisi mata uang.

Kejagung Sebut Belum Temukan Aliran Dana ke Parpol dalam Kasus Ekspor CPO
Indonesia
Kejagung Sebut Belum Temukan Aliran Dana ke Parpol dalam Kasus Ekspor CPO

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan belum menemukan indikasi dugaan uang hasil dugaan korupsi izin ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengalir ke partai politik. Hal itu dikonfirmasi oleh Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Supardi di Jakarta, Jumat.

Polisi Segera Beberkan Tersangka Baru Kasus Kebakaran Lapas Tangerang
Indonesia
Polisi Segera Beberkan Tersangka Baru Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Polda Metro Jaya akan akan mengungkap hasil gelar perkara tahap 2 kasus kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten.

Tahanan Korupsi Meningkat, KPK Tambah Kapasitas Rutan di Mako Puspomal TNI
Indonesia
Tahanan Korupsi Meningkat, KPK Tambah Kapasitas Rutan di Mako Puspomal TNI

Penyediaan fasilitas rumah tahanan oleh Puspomal TNI ini sebagai wujud sinergi KPK bersama aparat penegak hukum lainnya dalam menjalankan tugas pemberantasan korupsi

Kasus IPDN, KPK Terima Pengembalian Uang Negara Rp 10 Miliar
Indonesia
Kasus IPDN, KPK Terima Pengembalian Uang Negara Rp 10 Miliar

Lembaga antirasuah itu menerima cicilan sebesar Rp 10 miliar dari salah satu perusahaan BUMN itu.

Menpora Tindak Lanjuti Usulan KOI soal Diskresi Pelaku Olahraga dari Luar Negeri
Indonesia
Menpora Tindak Lanjuti Usulan KOI soal Diskresi Pelaku Olahraga dari Luar Negeri

Menanggapi usulan tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali akan menindaklanjuti usulan KOI agar bisa dibahas di Rapat Terbatas, pekan depan.

Harga Tanah di Calon IKN Bakal Melonjak
Indonesia
Harga Tanah di Calon IKN Bakal Melonjak

Aset negara yang akan ditinggalkan di Jakarta akan tetap dikelola oleh pemerintah, sehingga Undang-Undang (UU) yang mengaturnya akan diselesaikan.