Hasil Swab Pria Meninggal Saat Salat Jumat di Bogor Belum Keluar Ilustrasi Virus Corona. FOTO/iStockphoto

MerahPutih.com - Kapolsek Kemang Polres Bogor, Kompol Agus Suyandi menyebutkan satu warga yang meninggal saat melaksanakan salat Jumat di Masjid Al-Atieq Desa Semplak Barat Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor pada Jumat (17/4), terindikasi serangan jantung.

"Indikasinya sementara ini karena serangan jantung, saat itu pasien langsung dibawa ke RSUD (rumah sakit umum daerah) Cibinong," kata Kompol Agus saat dikonfirmasi dikutip dari Antara, Senin (20/4).

Baca Juga:

Begini Lima Tahap Pemeriksaan Sampel COVID-19 di Labkesda Jabar

Menurut dia, demi memastikan penyebab meninggalnya pria tersebut, tim dokter sudah melakukan uji swab pada jenazah korban. Pasalnya, kejadian meninggal dunia secara mendadak itu sempat heboh hingga membubarkan warga yang tengah melakukan salat Jumat, lantaran korban diduga terinfeksi virus corona COVID-19.

"Memang korban bukan warga Kemang, tapi Polsek sudah melakukan himbauan ketika menemukan kasus serupa, segera informasikan agar dapat ditindaklanjuti," terangnya.

Balai Pengembangan Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Jabar dengan Biosafety Level 2 (BSL-2) ditunjuk menjadi salah satu laboratorium pemeriksa sampel terduga COVID-19 di Jabar. (Foto: Humas Jabar)

Korban meninggal dunia pada rakaat kedua saat salat Jumat berjamaah di baris ke delapan. Pria yang mengenakan kaus putih, celana jeans, dan kopiah belang-belang itu tiba-tiba terjatuh dan membuat jamaah lain panik.

"Kemudian jamaah yang lain menjauh dari korban, kemudian lapor ke Satgas COVID19 Desa Semplak Barat kemudian dilanjutkan laporkan ke Puskesmas Kecamatan Kemang," tutur Kompol Agus.

Sementara itu, Sekdes Semplak Barat, Asep menyebutkan pada kaki dan tangan almarhum sempat membiru mirip dengan orang terserang penyakit jantung. "Kondisinya persis seperti jantung ditambah memang almarhum punya penyakit tersebut," sebut Asep.

Meski begitu, pihaknya tetap menunggu hasil uji swab almarhum untuk mendapatkan informasi akurat penyebab meninggalnya pria tersebut. "Kita sudah mendapat kabar dari staf desa yang ikut ke RSUD Cibinong dan untuk hasil swab masih menunggu sekitar satu minggu," tutup Sekdes. (*)

Baca Juga:

PSBB Bodebek Mulai 15 April 2020


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH