Hasil Survei Terbaru Puskaptis, Elektabilitas Pasangan Prabowo-Sandi 41,80 Persen Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yazid memberikan keterangan kepada awak media terkait hasil survei Pilpres 2019 (MP/Gomes Roberto)

MerahPutih.Com - Lembaga kajian pimpinan Husin Yazid kembali merilis hasil survei. Dalam survei terbarunya, Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) mengungkapkan elektablitas pasangan Prabowo-Sandi saat ini sebesar 41,80 persen.

Pasangan Prabowo-Sandi hanya kalah tipis dari Jokowi-Ma'ruf yang mendapat 45,90 persen. Artinya selisih elektabilitas Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma'ruf hanya sekitar empat persen.

Dalam pemaparan hasil surveinya, Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yazid menyatakan potensi pasangan Prabowo-Sandi untuk menang cukup besar mengingat Pilpres 2019 tinggal 78 hari lagi.

Pasangan Prabowo-Sandi
Pasangan Prabowo-Sandi kian mendekati Jokowi-Ma'ruf dari segi elektabilitasnya (Foto: Twitter @sandiuno)

Sedangkan, responden yang belum menentukan pilihan atau "swing voters", tetapi akan berpartisipasi dalam Pilpres 2019, sebesar 12,30 persen.

Tingginya tingkat elektabilitas Jokowi-Ma'ruf tak terlepas dari figur kedua tokoh itu untuk melanjutkan pembangunan, merakyat dan berpengalaman.

Sementara elektabilitas Prabowo-Sandi sebesar 41,80 persen karena dampak dari berbagai alasan yang diungkapkan publik diantaranya, menginginkan perubahan dan presiden baru.

"Sosok Prabowo-Sandi dipandang mampu memperbaiki kondisi ekonomi saat ini serta memiliki karakter tegas dan berwibawa," kata Husin Yazid di Jakarta, Selasa (29/1).

Survei Puskaptis mendapati, masyarakat yang menginginkan Jokowi jadi presiden lagi sebesar 46,61 persen, masih di bawah 50 persen yang berarti angka rawan bagi seorang petahana atau incumbent.

Pasangan Capres-Cawapres saat debat pertama
Pasangan capres dan cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga

"Hasil tipis ini menjadi modal awal bagi capres-cawapres, Prabowo-Sandi, sekalipun untuk sementara pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul sekitar 4,1 persen," ujar Husin.

Perbedaan tingkat elektabilitas di bawah 10 persen dapat disimpulkan bahwa Jokowi-Ma'ruf belum unggul secara signifikan dari Prabowo-Sandi.

"Mengingat waktu masih tersisa tiga bulan ke depan, Prabowo-Sandi bisa mengejar ketertinggalan dengan meraih simpati publik," ucap Yazid sebagaimana dilansir Antara.

Sementara itu, survei tersebut dilakukan pada 8 Januari-14 Januari 2019 secara proporsional di 34 Provinsi dengan responden 2.100 orang. Tak dibeberkan dari mana asal dana dalam menggarap survei pilpres tersebut.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Gatot Nurmantyo Hadir di Istana, Begini Komentar PDI Perjuangan



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH