Hasil Pertemuan Prabowo di AS, Investor Utama OpenAI Diklaim Berminat Investasi di Indonesia

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 21 Februari 2026
Hasil Pertemuan Prabowo di AS, Investor Utama OpenAI Diklaim Berminat Investasi di Indonesia

Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO BPI Danantara Rosan Roeslani (tengah), Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara Pandu Sjahrir (kanan), dan Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie menja

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Investor top global atau dunia diklaim berkomitmen untuk investasi di Indonesia. Kabar baik itu datang di sela-sela kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat.

Di mana, pada Jumat (21/2), Prabowo bertemu dengan 12 perusahaan investasi terbesar dunia. Para investor itu membicarakan peluang mereka untuk bisa membantu meningkatkan ekonomi Indonesia.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir menegaskan, pembahasan yang berlangsung bukan lagi tahap penjajakan awal.

Sejumlah kemitraan, kata dia, sebenarnya sudah disepakati dan tinggal menunggu waktu untuk diumumkan secara resmi.

Baca juga:

Freeport Tambah Investasi, Amankan Izin Sampai 20 Tahun Lagi

"Sebetulnya bukan hanya diskusi. Jadi semuanya itu memang kita belum announce tapi memang ini semua sudah merupakan partnership yang nantinya pada saat waktunya akan kita sebutkan," ujar Pandu, Sabtu (21/2).

Sektor yang diminati para investor global mencakup renewable energy, infrastruktur, hingga energi transisi. Infrastruktur disebut menjadi fokus utama, terutama yang mendukung transformasi ekonomi dan pemerataan pembangunan. Selain itu, sektor kewirausahaan berbasis teknologi juga ikut dilirik.

Menariknya, salah satu investor besar yang terlibat merupakan investor utama OpenAI. Mereka bahkan mendorong pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan efisiensi di berbagai sektor strategis di Indonesia.

"Mereka bilang bagaimana bisa penggunaan OpenAI juga kepada sektor-sektor kita untuk meningkatkan efisiensi," kata Pandu.

Sementara itu, CEO Danantara, Rosan P Roeslani, menekankan bahwa kehadiran para petinggi perusahaan menunjukkan keseriusan minat terhadap Indonesia. Menurutnya, Presiden Prabowo menyambut positif antusiasme tersebut.

"Ya, jadi ini sebenarnya bukan hanya diskusi dengan para pengusaha global, tapi sudah pembicaraan lebih lanjut kan. Bapak Presiden juga sangat apresiasi senang karena yang datang ini benar-benar CEO, level CEO atau Presiden-nya langsung," ungkapnya. (Asp)

#Investor #Investasi #BPI Danantara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Anjlok Akibat Penilaian MSCI, Investor Diharapkan Rasional
Investor untuk tidak mengambil keputusan investasi hanya karena mengikuti tindakan investor lain atau merespons pergerakan harga saham dalam jangka pendek.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Anjlok Akibat Penilaian MSCI, Investor Diharapkan Rasional
Berita
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Dampak ekonomi global terhadap Indonesia pada 2026 mencakup suku bunga AS, inflasi, ekspor komoditas, investasi, dan tantangan APBN.
ImanK - Kamis, 15 Oktober 2026
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Indonesia
Rosan Ungkap Investasi Hilirisasi Naik Jadi 30 Persen, Total Investasi RI Tembus Rp 1.010,6 Triliun
Rosan melaporkan investasi Indonesia mencapai Rp 1.010,6 triliun pada Semester I-2026. Kontribusi hilirisasi naik menjadi 30 persen dari total nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Rosan Ungkap Investasi Hilirisasi Naik Jadi 30 Persen, Total Investasi RI Tembus Rp 1.010,6 Triliun
Indonesia
Puluhan Ribu Kasus Premanisme Ganggu Dunia Usaha, Polri: Modusnya Ngerecokin sebelum Usaha Dimulai
Selain premanisme, Polri juga menangani ribuan kasus pungutan liar dan pemerasan.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Puluhan Ribu Kasus Premanisme Ganggu Dunia Usaha, Polri: Modusnya Ngerecokin sebelum Usaha Dimulai
Indonesia
4 BUMN Karya Digabungkan Jadi Satu di November 2026, Beban Keungan Sudah Sangat Berat
Pada kasus WIKA, beban utang perusahaan tersebut mencapai sekitar Rp 34 triliun yang tak diimbangi kecukupan aset penjamin (underlying assets)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
 4 BUMN Karya Digabungkan Jadi Satu di November 2026, Beban Keungan Sudah Sangat Berat
Indonesia
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
"Adalah masalah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga mitra-mitra kita. Mitra-mitra kita, kita anggap sebagai saudara-saudara kita," ujarnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
Indonesia
BUMN PT LEN Diperintahkan Bikin Based Automotive Chips Buat Mobil Nasional
Salah satu tantangan utama dari pengembangan teknologi semi konduktor itu, yang utama adalah kelangkaan talenta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
BUMN PT LEN Diperintahkan Bikin Based Automotive Chips Buat Mobil Nasional
Indonesia
12 Fasilitas Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik Ditargetkan Groundbreaking Sampai Akhir Tahun
Fasilitas pengolahan sampah menjadi energi tersebut juga dikembangkan dengan mengacu pada standar emisi Eropa sebagai bagian dari penerapan prinsip keberlanjutan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
12 Fasilitas Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik Ditargetkan Groundbreaking Sampai Akhir Tahun
Indonesia
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan investasi Jakarta mencapai Rp173,6 triliun hingga semester I 2026 dan menjadi yang tertinggi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Indonesia
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Prabowo menyebut investasi Indonesia mencapai Rp 1.010 triliun hingga Juni 2026 dan berkontribusi membuka sekitar 1,4 juta lapangan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Bagikan