Hasil Klarifikasi Polisi: Abdul Manaf Tidak Terlibat Pengeroyokan Ade Armando Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

MerahPutih.com - Satu orang yang tadinya sempat diidentifikasi diduga pengeroyok Ade Armando, dan foto serta alamatnya sempat beredar di berbagai forum serta media sosial, Abdul Manaf, dinyatakan tidak terlibat pengeroyokan pegiat media sosial tersebut, saat aksi mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR.

Penyidik Polda Metro Jaya sempat mengidentifikasi keberadaan Abdul Manaf melalui sistem pengenalan muka face recognition mengkui ketidakakuratannya. Sebelumnya, hal sama juga terjadi pada seorangn yang ternyata saat kejadian tengah berada di kampung halamanya di Lampung.

Baca Juga:

Polda Metro Pastikan Pemuda di Lampung Tak Terlibat Penganiayaan Ade Armando

"Kita temukan keberadaanya di Karawang sekarang tim sudah di sana sudah menemukannya. Setelah kita lakukan pencocokan, pemeriksaan awal ternyata Abdul Manaf itu tidak terlibat," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Jakarta, Rabu (14/4).

Zulpan menyebut, sistem face recognition yang mengidentifikasi Abdul Manaf kurang akurat.

"Teknologi face recognition Polda Metro Jaya tingkat akurasinya pada saat itu belum 100 persen Abdul Manaf karena orang yang kita duga pelaku itu menggunakan topi sehingga begitu topinya dibuka tingkat akurasinya tidak 100 persen, jadi Abdul Manaf bisa dikatakan bukan sebagai pelaku," ujarnya.

Ia menegaskan, kesimpulan bahwa Abdul Manaf tidak terlibat dalam kasus pengeroyokan terhadap Ade Armando diperkuat dengan pemeriksaan terhadap alibi yang bersangkutan.

"Kita lakukan pemeriksaan terhadap alibi-alibi Abdul Manaf dan orang di sekitarnya pada tanggal tersebut tanggal dan jam terjadinya pemukulan di depan Gedung DPR/MPR RI itu Abdul Manaf berada di Karawang jadi dia tidak melakukan kegiatan itu," kataya.

Baca Juga:

Ini Alasan Para Pelaku Melakukan Aniaya Terhadap Ade Armando

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menangkap tiga tersangka pengeroyokan terhadap Ade Armando yakni Muhammad Bagja, Komarudin dan Dhia Ul Haq. Selain itu, polisi juga telah menangkap satu orang provokator terkait pengeroyokan Ade Armando, yakni Arif Pardiani.

Selain itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran telah menjenguk enam polisi yang dirawat di rumah sakit akibat terluka saat mengevakuasi pegiat media sosial Ade Armando dalam kericuhan unjuk rasa di Gedung DPR/MPR/DPD RI, Senin (11/4).

"Ada enam anggota yang tadi kita jenguk. Di RS Polri Kramat Jati dan dua orang di RS Brimob. Semuanya masih dirawat, belum ada yang pulang," katanya. (Knu)

Baca Juga:

Mengenal Pendarahan Otak yang Dialami Ade Armando

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPRD Dibanjiri Karangan Bunga Interpelasi Formula E, PDIP: Masyarakat Anggap Tepat
Indonesia
DPRD Dibanjiri Karangan Bunga Interpelasi Formula E, PDIP: Masyarakat Anggap Tepat

DPRD Dibanjiri Karangan Bunga Interpelasi Formula E, PDIP: Masyarakat Anggap Tepat

Instruksi Teranyar Mendagri Terkait Operasional Mal, Toko, Cafe dan Pasar
Indonesia
Instruksi Teranyar Mendagri Terkait Operasional Mal, Toko, Cafe dan Pasar

Kegiatan pada perbelanjaan/mall/pusat pusat perdagangan diizinkan beroperasi 50 persen pada pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB dengan protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Perdagangan dan Kementerian Kesehatan.

Menperin Ubah Skema Pencairan Subsidi Minyak Goreng Curah
Indonesia
Menperin Ubah Skema Pencairan Subsidi Minyak Goreng Curah

Pengajuan klaim ini dilakukan melalui SIINas untuk diverifikasi oleh Kemenperin. Setelahnya BPDPKS mentransfer dana subsidi pada rekening produsen sesuai dengan bukti klaim yang telah diverifikasi tersebut.

Enam Warga Isoman Meninggal, Pemda DIY Tingkatkan Pengawasan
Indonesia
Enam Warga Isoman Meninggal, Pemda DIY Tingkatkan Pengawasan

Sebanyak enam pasien COVID-19 yang tengah melakukan isolasi mandiri meninggal dunia.

50 Persen Tenaga Kerja Indonesia Baru Miliki Keterampilan Digital Tingkat Dasar
Indonesia
50 Persen Tenaga Kerja Indonesia Baru Miliki Keterampilan Digital Tingkat Dasar

"Diproyeksikan pada tahun 2030 akan terjadi kekurangan sebanyak 47 juta talenta digital di kawasan ini. Di level nasional, tercatat setidaknya 50 persen dari tenaga kerja kita baru memiliki keterampilan digital tingkat dasar dan menengah. Sedangkan mereka dengan keterampilan digital tingkat lanjutan merepresentasikan kurang dari 1 persen dari angkatan kerja kita," jelasnya.

Simulasi Penerapan Ganjil Genap di Tol Cikampek Diklaim Berlangsung Lancar
Indonesia
Simulasi Penerapan Ganjil Genap di Tol Cikampek Diklaim Berlangsung Lancar

Sebanyak 75 personel juga sudah diturunkan di KM 46 untuk mengawasi gerak gerik setiap kendaraan yang lewat.

Bareskrim Ikut Arahan Luhut Panjaitan Soal Dugaan Mafia Pelabuhan
Indonesia
Bareskrim Ikut Arahan Luhut Panjaitan Soal Dugaan Mafia Pelabuhan

Tapi, ini lebih kepada adanya laporan dari pelaku usaha di sekitar pelabuhan

Pantai Plentong Indramayu Butuh Perhatian Serius Pemerintah
Indonesia
Pantai Plentong Indramayu Butuh Perhatian Serius Pemerintah

Kondisi Pantai Plentong di Kabupaten Indramayu kian memprihatinkan.

MAKI: Proyek Gorden Puluhan Miliar DPR RI Janggal dan Tidak Penting
Indonesia
MAKI: Proyek Gorden Puluhan Miliar DPR RI Janggal dan Tidak Penting

Masyarakat Anti Korupsi Indonedia (MAKI) meminta Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) dan Sekjen DPR RI untuk membatalkan pengadaan gorden dan blind pada rumah dinas anggota DPR di Kalibata, Jakarta.

Patung Soeharto Hingga Sarwo Edhi Lenyap, Kostrad: Permintaan Nasution
Indonesia
Patung Soeharto Hingga Sarwo Edhi Lenyap, Kostrad: Permintaan Nasution

Ada permintaan sebelumnya dari Letnan Jenderal TNI Azmyn Yusri Nasution selaku pembuat patung-patung itu