Hasil Denda Operasi Yustisi Capai Rp1,6 Miliar Operasi yustisi membubarkan pengemudi ojek daring yang berkerumun di Jalan Raya Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu malam (27/9/2020). (ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Barat)

MerahPutih.com - Polri menyebut tim gabungan telah mengumpulkan uang denda dari pelanggaran yang ditindak dalam Operasi Yustisi senilai Rp1,6 miliar. Penindakan tersebut dilakukan di seluruh wilayah Indonesia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Awi Setiyono mengungkapkan, nilai denda tersebut didapat dari total penindakan sebanyak 25.484 kali.

"Denda administrasi sebanyak 25.484 kali dengan nilai denda Rp1.610.994. 425," ujar Awi dalam konferensi pers secara daring, Senin (28/9).

Baca Juga

Polisi Tertibkan Balap Liar Serta Tongkrongan Klub Motor

Dalam penindakan Operasi Yustisi, tim gabungan juga telah memberikan sanksi berupa kurungan penjara terhadap satu orang pelanggar. Namun, tidak disebutkan di wilayah mana pemberian sanksi itu diberikan.

"Terdapat satu kasus kurungan karena melawan petugas saat ditertibkan," ucap Awi.

Operasi Yustisi
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Awi Setiyono. Foto: ANTARA

Awi membeberkan, tim gabungan telah melakukan penutupan kepada 1.077 tempat usaha yang menyediakan pelayanan makan di tempat. Selain itu, pemberian sanksi sosial diberikan kepada 201.971 orang.

Sanksi lainnya, yakni sanksi tertulis sebanyak 296.898 kali. Sedangkan sanksi teguran secara lisan diberikan kepada 1.341.037 orang.

"Total penindakan mencapai 1.866.458 kali," katanya.

Operasi Yustisi ini digelar untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden dalam rangka peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan untuk memutus penularan COVID-19.

Baca Juga

Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Gerombolan Anak Motor di Jakarta Pusat Dibubarkan Polisi

Operasi Yustisi ini mengerahkan 85.389 personel gabungan Polri, TNI, Satpol PP dan pemangku kepentingan lainnya dengan rincian 43.970 personel Polri, 14.003 personel TNI, 17.089 personel Satpol PP dan 10.327 personel lainnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rekor Lagi! Hari Ini Kasus COVID-19 Indonesia Tambah 25.830
Indonesia
Rekor Lagi! Hari Ini Kasus COVID-19 Indonesia Tambah 25.830

Dengan demikian, kasus kematian mencapai 59.534 orang sejak awal pandemi

Kota Bandung Terus Kejar Target Vaksinasi 2 Juta Penduduk
Indonesia
Kota Bandung Terus Kejar Target Vaksinasi 2 Juta Penduduk

Target vaksinasi di Kota Bandung saat ini menjadi 2 juta dari jumlah penduduk 2,5 juta.

954 Orang di Solo Terjangkit HIV/AIDS, KPA: Ada PSK yang Nekat Layani Pelanggan
Indonesia
954 Orang di Solo Terjangkit HIV/AIDS, KPA: Ada PSK yang Nekat Layani Pelanggan

- Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Solo, Jawa Tengah mencatat sebanyak 954 orang terkena penyakit HIV/AIDS. Data tersebut merupakan akumulasi dari tahun-tahun sebelumnya.

Ma'ruf Amin Akui Masih Ada Ceramah Keagamaan yang Selipkan Khilafah
Indonesia
Ma'ruf Amin Akui Masih Ada Ceramah Keagamaan yang Selipkan Khilafah

Bahkan, sebagian dari mereka bersikap ekstrem

[HOAKS atau FAKTA] Dinosaurus Ngamuk Saat Diturunkan dari Mobil Truk
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Dinosaurus Ngamuk Saat Diturunkan dari Mobil Truk

Dinosaurus yang ada di video tersebut digerakkan oleh dua orang

Polisi: Densus 88 Miliki Kemampuan Mengupas Aktivitas Terorisme
Indonesia
Polisi: Densus 88 Miliki Kemampuan Mengupas Aktivitas Terorisme

Densus kini menunggu perintah dari Kapolri

500 Warga Jakarta Pusat Jalani Vaksinasi COVID-19 di Kampung Tangguh Jaya
Indonesia
500 Warga Jakarta Pusat Jalani Vaksinasi COVID-19 di Kampung Tangguh Jaya

Ratusan warga Jakarta Pusat sudah menjalani vaksinasi COVID-19. Mereka masuk dalam program vaksin massal di Kampung Tangguh Jaya Polres Metro Jakarta Pusat.

Satu Helikopter Dibakar di Ilaga Papua
Indonesia
Satu Helikopter Dibakar di Ilaga Papua

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin meminta pemerintah dan aparat keamanan untuk memastikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat Papua.

Pelanggaran Protokol Kesehatan di Pilkada Diklaim Sangat Kecil
Indonesia
Pelanggaran Protokol Kesehatan di Pilkada Diklaim Sangat Kecil

Safrizal kembali mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawal setiap tahapan pilkada dan selalu berpedoman pada protokol kesehatan COVID-19.

Datangi Kantor LDII, Kapolri Minta Dai Tak Serukan Ujaran Kebencian
Indonesia
Datangi Kantor LDII, Kapolri Minta Dai Tak Serukan Ujaran Kebencian

Pendekatan moderasi beragama untuk menekan polarisasi di tengah masyarakat