berita-singlepost-banner-1
Harun Masiku Masih Buron, Massa 212: Apakah Ada yang Lindungi? Massa Aksi 212. Foto: MP/Kanu
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

MerahPutih.com - Ribuan massa Aksi 212 'Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI' mulai tergelar di Monas, Jakarta Pusat memenuhi area Patung Kuda.

ereka memblokir jalan dengan kawat berduri di Depan Gedung Parisiwsata dan Ekonomi pada Jumat (21/2). Selain itu, mobil water Canon juga disiagakan di balik kawat berduit untuk menghalau massa yang berunjuk rasa.

Baca Juga

Jangan Sampai Kena Macet! Ini Pengalihan Lalu Lintas Saat Aksi 212

Ratusan massa ini berdiri dan juga ada yang duduk di trotoar jalan sembari mendengarkan sang orator menggemukan tuntutan penindakan kepada para koruptor.

"Korupsi seperti ini sudah menjadi perhatian yang harus lebih ditingkatkan supaya berbenah menindak pelaku korupsi," kata sang orator.

212
Massa Aksi 212, Foto: MP/Kanu

Ia berharap dengan adanya kegiatan ini pemerintah bisa dengan tegas menindak pelaku korupsi.

"Kami sudah lelah dengan kasus korupsi yang sering terjadi di Indonesia," jelasnya berapi-api.

Melalui pengeras suara, orator menyinggung kasus-kasus korupsi yang prosesnya tengah berjalan, seperti Asabri dan kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR Harun Masiku.

Baca Juga

Jaga Aksi 212, Aparat Pengamanan Diklaim Tak Bawa Senjata Api

"Kenapa Harun Masiku tak kunjung ditangkap. Apakah ada yang melindungi? Ayo bongkar semua yang terlibat. Tangkap Harun Masiku dan bongkar semuanya," jelas sang Orator.

Orator juga menyinggung Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yang mengusulkan cukai atas emisi kendaraan bermotor.

"Yang lebih lucu lagi Ibu Sri Mulyani mengusulkan kendaraan knalpotnya dipajakin, kata dia pajak emisi, besok Bapak jalan kali pajak sendal jepit," sambung si orator.

212
Massa Aksi 212. Foto: MP/Kanu

Personel TNI-Polri sudah mulai menyiagakan diri. Mereka membentuk barisan di belakang kawat berduri yang sudah terpasang sebelumnya. Sambil berjalan dengan panduan mobil komando, mereka mengikuti lagu yang diputar dari mobil komando.

"Ayo kita bangkit, membasmi korupsi," bunyi lagu dari mobil komando.

Baca Juga

Hentikan 36 Perkara Korupsi, Demokrat: Ada Apa dengan KPK?

Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif jmenyebut akan ada pernyataan sikap dari PA 212 terkait mega korupsi tersebut. Slamet mengklaim estimasi massa yang hadir sekitar 10 ribu.

"(Soal) kecaman terhadap mega korupsi, besok ada pernyataan sikap juga," ucapnya. (Knu)


berita-singlepost-mobile-banner-3

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6