Harun Masiku Bawa Foto Pimpinan Parpol Saat Menghadap Ketua KPU Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (28/1). Foto: MP/Ponco

MerahPutih.com - Ketua Komisi Pemlihan Umum (KPU) Arief Budiman mengakui pernah bertemu dengan tersangka kasus dugaan suap PAW anggota DPR, Harun Masiku di kantor KPU pada September 2019. Dalam pertemuan itu, kata Arief, Harun membawa foto tokoh nasional yang juga pimpinan partai politik.

"Ya, seingat saya dia membawa keputusan Mahkamah Agung, surat DPP PDIP dan beberapa foto dia tunjukkan ke saya," kata Arief saat bersaksi untuk terdakwa Wahyu Setiawan dan Agustiani Tio Fridelina di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (4/6).

Baca Juga

Ulama FUI Siap Dampingi Harun Masiku Serahkan Diri

Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK Kresno Anto Wibowo pun menelisik foto siapa yang dibawa-bawa oleh Harun saat bertemu Arief. Namun, Arief tak menjelaskan sosok tokoh nasional dalam foto tersebut.

"Foto apa itu?," tanya Jaksa Kresno.

"Foto dia dengan orang-orang yang mungkin dekat dengan dia," jawabnya.

"Siapa orang dekat itu? Istri? Anak?," tanya Jaksa lagi.

Harun Masiku
Harun Masiku

"Enggak. Ada lah, tokoh-tokoh besar, pimpinan partai, foto pejabat. Tapi kan karena itu pertemuan informal saya tidak mencatat, mendokumentasikan apa pun," ucap Arief.

Meski demikian, Arief tidak menyebut nama saat menjawab pertanyaan jaksa. Dia mengaku bersikap biasa saja dan tidak merasa mengalami penekanan, meski Harun yang menunjukkan foto tokoh nasional yang juga pimpinan parpol.

"Saya enggak menanggapi, saya biasa saja. Dokumen yang dia serahkan itu tidak dimasukkan secara resmi. Itu saya letakkan saja," kata Arief.

Arief hanya menjelaskan, Harun saat itu turut didampingi seorang teman pria. Hanya saja, dia mengaku tidak mengenal orang tersebut. Menurut dia, pertemuan itu tanpa ada perjanjian sebelumnya.

Baca Juga

Polisi Persilakan Dua Anak Buah SBY Datangi PTIK Terkait Harun Masiku

Dalam pertemuannya, Harun membawa surat putusan Mahkamah Agung (MA) dan surat DPP PDIP mengenai permintaan yang bersangkutan untuk ditetapkan sebagai caleg DPR terpilih menggantikan Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia. Sedangkan, Harun tidak memenuhi syarat sebagaimana peraturan perundang-undangan.

"Jadi, tahapan pemilu penetapan suara itu kemudian kalau ada sengketa, sengketanya ke MK, setelah seluruh proses sengketa selesai barulah dilanjutkan dengan penetapan kursi dan calon terpilih. Saya agak lupa kalau dia datang itu setelah penetapan kursi atau tidak. Tapi yang saya bisa pastikan dia datang setelah ada keputusan MA dan setelah penetapan perolehan suara," pungkasnya. (Pon)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sejumlah Terduga Teroris Jaringan JAD Ditangkap di Papua
Indonesia
Sejumlah Terduga Teroris Jaringan JAD Ditangkap di Papua

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menangkap delapan terduga teroris di Jayapura, Papua.

Ribuan Aparat Jaga Gedung MPR/DPR dari Kepungan Buruh
Indonesia
Ribuan Aparat Jaga Gedung MPR/DPR dari Kepungan Buruh

Kelompok buruh menyampaikan dua tuntutan yaitu menolak Omnibus Law dan PHK dampak COVID-19.

Napi Korupsi Ikut Dibebaskan?
Indonesia
Napi Korupsi Ikut Dibebaskan?

Pembebasan narapidana dan anak itu diatur dalam Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-19.PK/01.04.04

Berniat Makamkan Orang Meninggal, Penggali Kubur di Boyolali Temukan Arca
Indonesia
Berniat Makamkan Orang Meninggal, Penggali Kubur di Boyolali Temukan Arca

Arca ukuran sekitar 60x40 cm tersebut ditemukan terpendam di dalam tanah dengan kedalaman 1,5 meter.

Kapolri Dinilai Tepat Tempatkan Irjen Fadil Imran Jadi Kapolda Metro Jaya
Indonesia
Kapolri Dinilai Tepat Tempatkan Irjen Fadil Imran Jadi Kapolda Metro Jaya

Fadil dengan tegas membubarkan acara deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)

 ICW Gusar, Jokowi Terkesan Permainkan Publik Terkait Redupnya Wacana Perppu KPK
Indonesia
ICW Gusar, Jokowi Terkesan Permainkan Publik Terkait Redupnya Wacana Perppu KPK

"Publik seakan dipermainkan oleh Presiden Joko Widodo terkait wacana penerbitan Perppu KPK, " kata Kurnia dalam keterangannya, Kamis (19/12).

Jokowi Sebut Angka Penularan COVID-19 di Bekasi Semakin Bisa Dicegah
Indonesia
Jokowi Sebut Angka Penularan COVID-19 di Bekasi Semakin Bisa Dicegah

Jokowi menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengerahkan personelnya

Jrx Akhirnya Mau Jalani Rapid Tes COVID-19, Bagaimana Hasilnya?
Indonesia
Jrx Akhirnya Mau Jalani Rapid Tes COVID-19, Bagaimana Hasilnya?

Suami Nora Alexandra tersebut ditahan di Rutan Mapolda Bali

Pengerjaan Proyek Underpass Senen Extension Capai 70 Persen
Indonesia
Pengerjaan Proyek Underpass Senen Extension Capai 70 Persen

"Untuk Underpass Senen Ekstension progres pekerjaan saat ini sudah mencapai sekitar 70 persen," kata Hari

Garuda Tertolong Perjalanan Domestik
Indonesia
Garuda Tertolong Perjalanan Domestik

Garuda masih tertolong penerbangan domestik dibandingkan internasional karena ada berbagai perbatasan atau travel restrictions di beberapa negara yang menyebabkan penghentian sementara operasional