Hari Rabu DPRD DKI Bakal Wajib Kenakan Baju Batik Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Sementara Syarif. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - DPRD DKI Jakarta mengusulkan diberlakukannya kewajiban bagi seluruh wakil rakyat DKI untuk mengenakan batik khas Betawi setiap hari Rabu. Kewajiban itu diusulkan diatur dalam tata tertib (Tatib) periode 2019-2024.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Sementara Syarif mengatakan ini adalah salah satu bentuk dukungan pada produk kearifan lokal. Terlebih saat ini masing-masing Kota telah memiliki corak Batik khasnya.

Baca Juga:

Produksi Batik Betawi Terogong Terkendala Cuaca

"Jadi Batik Betawi bisa berkembang karena ada kewajiban memakai, inikan kearifan lokal punya kita, makanya kita sepakat dimasukkan dalam tatib," kata Syarif di gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (12/9).

Wakil Ketua DPRD sementara DKI Jakarta Syarif dari Fraksi Gerindra, Syarif (MP/Asropih)
Wakil Ketua DPRD sementara DKI Jakarta Syarif dari Fraksi Gerindra, Syarif (MP/Asropih)

Ketentuan tersebut akan dituangkan dalam BAB IX tentang Pengambilan Keputusan, poin pakaian rapat Pasal 147 Ayat empat. Sejauh ini pasal tersebut baru memuat tiga ayat, yakni pada ayat pertama mengatur tentang pakaian yang digunakan dalam rapat Paripurna.

Lalu disempurnakan pada ayat dua, bahwa seluruh anggota dewan pria wajib memakai peci nasional, sedangkan wanita berpakaian nasional seperti kebaya.

Kemudian ayat tiga mengatur apabila anggota dewan yang menghadiri rapat paripurna khusus hari ulang tahun (HUT) kota Jakarta, Pimpinan dan anggota Diminta mengenakan pakaian resmi adat.

Para dewan diwajibkan juga mengenakan Pakaian Sipil Lengkap (PSL) dan juga pin berlambang logo DPRD DKI.

Diketahui rancangan tatib yang memuat 185 pasal dan XIX bab ini menjadi landasan kerja para anggota dewan selama lima tahun mendatang, yakni periode 2019-2024. (Asp)

Baca Juga:

Belajar Batik Betawi di Kampung Batik Terogong

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH