Headline
 Hari Pertama Masuk Sekolah, Pemprov DKI Izinkan PNS Masuk Pukul 09.30 Sekda DKI, Saefullah. Foto: ANTARA/AKBAR NUGROHO GUMAY

MerahPutih.Com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan dispensasi telat masuk kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan calon PNS untuk mengantarkan anak ke sekolah pada hari pertama sekolah pada tahun ajaran 2019-2020 yang dimulai pada Senin (15/7) mendatang.

Aturan tersebut tertuang nomor 54/SE/2019 tentang Izin mengantar anak sekolah pada hari pertama sekolah.

Baca Juga; Jelang Masuk Sekolah, Penjualan Seragam Meningkat

Pelaksana Harian (Plh) Gubernur DKI Jakarta, Saefullah mengatakan aturan itu dibuat agar adanya interaksi antara anak dan orang tua, serta guru pada hari pertama masuk sekolah. Kemudian dalam rangka mendorong tumbuhnya pembelajaran yang lebih positif dan menyenangkan bagi anak.

Para pelajar sekolah di Jakarta
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama bersama siswa/i SMAN 2 Jakarta, Jakarta, Selasa (14/4). (antara foto)

"Mendorong interaksi antara anak, orang tua, dan guru di sekolah," tulis surat edaran ketentuan pemberian izin mengantar anak ke sekolah DKI Saefullah di Jakarta, Jumat (12/7).

Namun, kata Saefullah, ada beberapa ketentuan yang wajin dilaksanakan PNS DKI yang hendak meminta ijin mengantarkan anak ke sekolah pada hari pertama sekolah.

Pemberian izin memulai kerja setelah mengantar anak sekolah pada hari pertama sekolah paling lambat sampai dengan pukul pukul 09.30 WIB.

Baca Juga: Disdik DKI Jakarta: Bagi Orang Tua Tak Paham Daftar PPDB Bisa Datang ke Sekolah

Pemberian izin juga harus mempertimbangkan ketuntasan pekerjaan dan kelancaran pelayanan publik. Izin juga harus diajukan secara tertulis kepada atasan langsung dan dilaporkan kepada pejabat pengelola kepegawaian untuk diinput oleh operator masing-masing perangkat daerah atau unit kerja pada perangkat daerah paling lambat tanggal 12 Juli 2019.

"Atasan langsung dan atau pejabat pengelola kepegawaian masing-masing perangkat daerah atau unit kerja pada perangkat daerah melakukan pengawasan dalam pelaksanaan pemberian izin," tutupnya.(Asp)

Baca Juga: Walikota Solo, Izinkan ASN Antar Anak di Hari Pertama Masuk Sekolah

Penulis : Eddy Flo Eddy Flo
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tak Sampai Jutaan, Aksi Reuni 212 Diprediksi Hanya Dihadiri 10 Ribu Orang
Indonesia
Tak Sampai Jutaan, Aksi Reuni 212 Diprediksi Hanya Dihadiri 10 Ribu Orang

Panitia Reuni Persaudaraan Alumni (PA) 212 sepakat acara hanya diisi kegiatan keagamaan.

Pemprov Telusuri Pejabat Kontak dengan Sekda Saefullah
Indonesia
Pemprov Telusuri Pejabat Kontak dengan Sekda Saefullah

Penelusuran pejabat yang sempat dekat dengan Saefullah akan dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi Jakarta Kini atau Jaki.

Enggak Ada Mic di Meja Dewan, PSI: Apakah Ini Settingan?
Indonesia
Korban Penyerangan Polsek Ciracas Alami Pecah di Pembuluh Darah
Indonesia
Korban Penyerangan Polsek Ciracas Alami Pecah di Pembuluh Darah

Bambang menjelaskan, pada saat dilakukan pemeriksaan menggunakan CT scan di kepala M tidak didapatkan tanda-tanda kelainan di otaknya.

Keresahan Pengemudi Ojol Tatkala Sekolah Diliburkan
Indonesia
Keresahan Pengemudi Ojol Tatkala Sekolah Diliburkan

"Kalau sekolah diliburkan, kita ojol (ojek online) pasti sepi," ujar Lamin

Pemerintah Dinilai Kecolongan DPR Bahas RUU HIP
Indonesia
Pemerintah Dinilai Kecolongan DPR Bahas RUU HIP

Di sisi lain, usulan RUU HIP tidak memiliki urgensi dengan situasi COVID-19

Ratusan Ribu Orang Tandatangani Petisi Tolak UU Cipta Kerja
Indonesia
Ratusan Ribu Orang Tandatangani Petisi Tolak UU Cipta Kerja

"Omnibus Law adalah ancaman untuk kita semua. Ancaman untuk demokrasi Indonesia. Kami bersuara dengan petisi ini, untuk mengajak teman-teman menyuarakan keadilan," mengutip deskripsi petisi.

Ini Pidato Sukmawati Soekarnoputri yang Dilaporkan atas Penistaan Agama
Indonesia
Ini Pidato Sukmawati Soekarnoputri yang Dilaporkan atas Penistaan Agama

Sukmawati Soekarnoputri dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas tuduhan dugaan penistaan agama oleh seorang warga.

 Kemenkes Gandeng BIN untuk Lacak dan Identifikasi Para Suspect Corona
Indonesia
Kemenkes Gandeng BIN untuk Lacak dan Identifikasi Para Suspect Corona

“Termasuk orang-orang yang berada di sekitar tempat itu yang memungkinkan terjadinya kontak dengan pasien kasus 1 dan 2, seperti tukang parkir, juru masak dan sebagainya,” ujar Achmad Yurianto.

 Rekomendasi Belum Jelas, Gibran Sudah Siapkan Posko Pemenangan Pilwakot Solo
Indonesia
Rekomendasi Belum Jelas, Gibran Sudah Siapkan Posko Pemenangan Pilwakot Solo

"Ya tim saat ini sedang fokus persiapan posko pemnangan di pusat tingkat kota di Pilwakot Solo pada tanggal 23 September mendatang," terang Gibran.