Hari Pers Nasional 2021, Menkominfo Bicara Persaingan Media Online dan Sosial Menkominfo Johnny G Plate di Beranda Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc.

Merahputih.com - Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 jadi tantangan industri pers untuk maju. Menteri Komunikasi dan Infomartika (Menkominfo) Johnny G Plate menyebut kemajuan teknologi dan digitalisasi telah membuat cakupan pers dan media semakin luas.

Untuk menghadapi tantangan digitalisasi dan berkembangnya media sosial, industri pers harus mampu membangun media massa yang aktual faktual dan akuntabel.

Baca Juga

Komentari HPN 2020, Johnny Plate: Hanya Orang Hebat yang Bisa Jadi Wartawan

"Ini penting untuk dilakukan, mengingat media adalah akselerator perubahan sekaligus pilar utama demokrasi,” ujar Johnny G Plate saat menjadi pembicara dalam Konvensi Nasional Media Massa yang digelar secara virtual, Senin (8/2).

Johnny menegaskan, saat ini pers didorong dapat bertransformasi dan beradaptasi dengan pesatnya teknologi dan dampak COVID-19.

Hal itu dapat dilihat dari survei Nielsen tahun 2020, dimana pembaca media online ada 6 juta orang, sedangkan pembaca media cetak hanya 4,5 juta orang.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Johnny G Plate (kanan) di sela-sela konferensi pers daring yang dilakukan di Jakarta, Senin (23/3/2020). ANTARA/Kementerian Kominfo RI/pri.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Johnny G Plate (kanan) di sela-sela konferensi pers daring yang dilakukan di Jakarta, Senin (23/3/2020). ANTARA/Kementerian Kominfo RI/pri.

Hal yang sama terlihat dari survei Kemkominfo di tahun 2020, bahwa pembaca media cetak hanya 4%. Sedangkan sisanya, televisi 49,5%, pembaca media sosial 20,3%, membaca di situs web pemerintah 15,3%, pembaca berita online 7%, dan media lainnya 3,9.

“Masyarakat lebih mempercayai media sosial sebagai kanal informasi yang terpercaya,” terang pria asal Ruteng, Flores ini.

Hal ini tentu perlu disikapi dengan bijak. Meskipun digitalisasi membuat pers dan media melakukan perubahan dalam berbagai proses bisnis yang ada. Jangan sampai semangat untuk terus memberitakan informasi yang aktual, faktual dan akuntabel dapat atau menjadi berubah.

Baca Juga

Hari Pers Nasional, Dewan Pers Singgung Kompetensi dan Kesehjateraan Jurnalis

Johnny mengingatkan media adalah akselerator perubahan, sekaligus pilar demokrasi yang merupakan bagian dari wajah kebebasan pers. Selain persiapan pemerintah dalam menyiapkan regulasi dalam publisher rights.

Di satu sisi kita berbicara kebebasan yang luar biasa tentu itu terkait dengan konten. "Tapi di sisi yang lain kita membutuhan juga regulasi-regulasi yang kuat dalam mengatasi kompetisi yang sangat luar biasa,” ujar Sekjen Partai Nasdem ini. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
RSUD Batam Tutup Pelayanan IGD
Indonesia
RSUD Batam Tutup Pelayanan IGD

Keputusan diambil setelah tenaga kesehatan di sana dinyatakan terpapar virus corona.

Ganjar Minta Semua RS di Jateng Siaga Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19
Indonesia
Ganjar Minta Semua RS di Jateng Siaga Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19

"Kami perlu ingat untuk 14 hari ke depan, semua rumah sakit harus siap dengan kemungkinan terjadinya lonjakan kasus COVID-19 pasca Lebaran," ujar Ganjar, Kamis (20/5)

Pemerintah Hapus Bertahap Premium, Ahok: Masyarakat Kecil Masih Membutuhkan
Indonesia
Pemerintah Hapus Bertahap Premium, Ahok: Masyarakat Kecil Masih Membutuhkan

Ahok mengemukakan pemerintah akan menghapuskan bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium dari pasar.

Penyambutan Kepulangan Habib Rizieq di Bandara Berpotensi Sebarkan COVID-19
Indonesia
Penyambutan Kepulangan Habib Rizieq di Bandara Berpotensi Sebarkan COVID-19

Tak bisa dipungkiri, simpatisannya pasti akan banyak yang menyambut di Tanah Air. Terkait hal ini, polisi minta kepada seluruhnya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19.

Firli Perintahkan Anak Buah Ungkap Penyebar Sprindik Palsu Erick Thohir
Indonesia
Firli Perintahkan Anak Buah Ungkap Penyebar Sprindik Palsu Erick Thohir

"Deputi penindakan saya perintahkan untuk ungkap siapa pelakunya," tegas Ketua KPK Firli.

[HOAKS atau FAKTA]: Takut Dibunuh Setelah Sebut COVID-19 Rekayasa, Ahli Virus Tiongkok Kabur ke Amerika
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Takut Dibunuh Setelah Sebut COVID-19 Rekayasa, Ahli Virus Tiongkok Kabur ke Amerika

Beredar artikel di media sosial berjudul “Takut Dibunuh, Ahli Virus China Kabur ke AS: Saya Bersaksi COVID-19 Hasil Persekongkolan Jahat”.

Anies Targetkan 80% Trans-Jakarta Pakai Bus Listrik Pada 2030
Indonesia
Anies Targetkan 80% Trans-Jakarta Pakai Bus Listrik Pada 2030

Anies menegaskan bus listrik bukan hanya lebih bersih, bus listrik juga berjalan lebih halus, minim getaran, dan lebih tenang

Kasus Bansos, KPK Garap Staf PT. Tiga Pilar Agro Utama
Indonesia
Kasus Bansos, KPK Garap Staf PT. Tiga Pilar Agro Utama

Dalam pemeriksaan itu, penyidik mencecar Nuzulia seputar proses dan pelaksanaan pengadaan paket bansos

Ratusan Anggota FPI Diduga Tersandung Pelanggaran Hukum, Salah Satunya Terorisme
Indonesia
Tak Terima Dirazia Masker, Pedagang Pasar Metro Atom Ngamuk
Indonesia
Tak Terima Dirazia Masker, Pedagang Pasar Metro Atom Ngamuk

Dari pantauan di lokasi, sejumlah warga menolak saat dirazia mengamuk karena merasa dijebak.