Hari Pahlawan, MUI Soroti Polarisasi Masyarakat yang Semakin Runcing Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas. (ANTARA News/ Anom Prihantoro)

MerahPutih.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) berharap momentum Hari Pahlawan pada 10 November ini bisa jadi kesempatan bagi bangsa untuk bangkit dari keterpurukan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI, Anwar Abbas mengatakan, perlu ada rekonsiliasi nasional supaya diantara semua lapisan ada titik temu.

"Harus menjadikan pancasila dan UUD 1945 sebagai acuan bersama. Supaya polarisasi dan perbedaan pandangan yang ada saat ini tidak semakin meruncing bahkan memanas," jelas Abbas kepada MerahPutih.com di Jakarta, Selasa (10/11).

Baca Juga

Lakon Hidup Sultan Muhamad Amin, Gubernur Pertama Sumatera Utara

Abbas mengingatkan, krisis kesehatan karena COVID-19 telah mendorong terjadinya krisis ekonomi. Di mana pertumbuhan ekonomi yang semula diharapkan di atas 5% malah negatif.

Bahkan karena pertumbuhannya sudah dua quartal negatif berturut-turut Indonesia dilanda resesi dan badai PHK tentu akan sangat sulit untuk dihindari.

"Hal-hal semacam ini kalau tidak tertangani dengan baik tentu menimbulkan masalah berupa adanya polarisasi dan kegaduhan politik," jelas Abbas.

Apalagi sekarang sudah muncul perbedaan-perbedaan yang tajam di antara warga.

"Termasuk elemen-elemen masyarakat dengan pemerintah dalam berbagai isu yang jadi kontroversial di tengah masyarakat," terang Abbas yang juga Ketua PP Muhammadiyah ini.

Beberapa isu yang memicu terjadinya polarisasi diantaranya UU Cipta Kerja, masalah Papua, dugaan pelanggaran HAM masa lalu yang tak terselesaikan, penegakan hukum hingga masalah ekonomi.

Bahkan, isu-isu kepulangan Rizieq Shihab, pelaksanaan Pilkada Serentak ditengah pandemi hingga pro kontra tenaga kerja asing memicu adanya pembelahan pandangan di beberapa lapisan.

Baca Juga

Dinas Parekraf Tak Bertanggung Jawab Beri Izin Resepsi Pernikahan di Kampung

Abbas yakin, bila tidak terselesaikan akan membuat munculnya bara api yang menyala dimana-mana yang.

"Semua ini tentu tidak baik karena dia akan membuat bangsa ini akan semakin terpecah dan menjadi lemah," jelas Abbas. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jadi "Kepala Proyek" Lumbung Pangan Nasional, Bukti Kemesraan Jokowi dan Prabowo
Indonesia
Jadi "Kepala Proyek" Lumbung Pangan Nasional, Bukti Kemesraan Jokowi dan Prabowo

Keduanya tampak bersama saat meninjau proyek lumbung pangan di Kalimantan Tengah, beberapa waktu lalu.

Puluhan Tombak dan Senjata Tajam Disita, John Kei Masih Diperiksa Polisi
Indonesia
Puluhan Tombak dan Senjata Tajam Disita, John Kei Masih Diperiksa Polisi

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, perekam video mengatakan banyak orang memakai topeng berkumpul dan memecahkan kaca mobil di kawasan Green Lake City.

Sandiaga Desak Omnibus Law Beri Insentif Tangkal Efek Ekonomi Corona
Indonesia
Sandiaga Desak Omnibus Law Beri Insentif Tangkal Efek Ekonomi Corona

Investasi bertujuan untuk menjaga fiskal dan moneter nasional tetap terjaga

Aksi Terorisme Menguat Jelang Akhir Tahun
Indonesia
Aksi Terorisme Menguat Jelang Akhir Tahun

"Aksi teror oleh kelompok Mujahid Indonesia Timur (MIT) di Sigi Sulteng (27/11) menunjukkan aksi teror di tanah air menggeliat kembali," katanya

Banjir Jakarta Berjilid-jilid Mirip Sinetron, Anies Disarankan Lempar Handuk Putih
Indonesia
Banjir Jakarta Berjilid-jilid Mirip Sinetron, Anies Disarankan Lempar Handuk Putih

Ia menilai, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak cakap dalam bekerja

Polisi Tidak Tahan Tersangka Penghina Keluarga Ahok
Indonesia
Polisi Tidak Tahan Tersangka Penghina Keluarga Ahok

EJ diketahui sebagai ketua sekaligus admin di komunitas Veronica Lovers, sebuah grup di WhatsApp dan Telegram, yang berisi perempuan-perempuan pengagum mantan istri Ahok, Veronica Tan.

Sidang Kasus Novel Baswedan, Saksi bakal Beberkan Detik-detik Penyerangan Air Keras
Indonesia
Sidang Kasus Novel Baswedan, Saksi bakal Beberkan Detik-detik Penyerangan Air Keras

"Tapi hanya dua yang datang," kata Jaksa Penuntut Umum, Fredik Adhar Syaripuddin

Simak Nih! Rangkaian Peringatan HUT RI di Masa Pandemi
Indonesia
Simak Nih! Rangkaian Peringatan HUT RI di Masa Pandemi

Prosesnya adalah penaikan bendera tetap kami lakukan

Listyo Sigit Diminta Konsisten Hapus Penilangan di Jalan
Indonesia
Listyo Sigit Diminta Konsisten Hapus Penilangan di Jalan

Lalu lintas adalah potret budaya dan peradaban serta modrenitas sebuah bangsa

Kemenlu Rilis Jumlah WNI yang Positif COVID-19 di Luar Negeri
Indonesia
Kemenlu Rilis Jumlah WNI yang Positif COVID-19 di Luar Negeri

Kasus terbanyak terjadi pada anak buah kapal (ABK) asal Indonesia