Hari Natal, Rutan KPK Berlakukan Kunjungan Daring Gedung KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya memberlakukan kunjungan secara daring bagi para tahanan Rumah Tahanan (Rutan) Cabang KPK dalam rangka Hari Raya Natal 2020 yang jatuh pada Jumat (25/12) besok.

"Rutan KPK memberikan kebijakan terkait dengan pelayanan kunjungan online dan penerimaan barang untuk tahanan Cabang Rutan KPK sehubungan dengan cuti bersama Natal dan Hari Raya Natal 2020," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (24/12).

Kunjungan daring Hari Raya Natal 2020 itu dapat dilakukan pada Jumat (25/12), mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 13.00 WIB.

Baca Juga:

Masa Angkutan Natal, Jumlah Pengguna KRL Tembus 2 Juta

Selain itu, kunjungan daring juga dilakukan pada Rabu (30/12) mendatang mulai pukul 09.00-12.00 WIB sebagai kunjungan pengganti cuti bersama Natal.

"Kegiatan ibadah Natal akan dilaksanakan secara online pada jam 07.00 sampai dengan 08.00 WIB," ujar Ali.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: kpk.go.id)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: kpk.go.id)

Para tahanan juga dibolehkan menerima boks berisi makanan pada Hari Raya Natal mulai pukul 08.00-10.00 WIB.

"Pada saat Hari Raya Natal 2020 tahanan diizinkan untuk melaksanakan makan bersama dengan tahanan lainnya dengan ketentuan tetap mematuhi protokol kesehatan dan dilaksanakan mulai jam 10.15 sampai dengan 13.00 WIB," kata Ali.

Baca Juga:

Jelang Perayaan Malam Natal, Polisi Semprotkan Disinfektan di Gereja GPIB Immanuel

Adapun tahanan Rutan Cabang KPK berjumlah 70 orang di mana 13 di antaranya beragama nasrani dan merayakan Natal. Sistem kunjungan secara online ini juga sudah diterapkan oleh KPK pada momen Hari Raya Idulfitri 1441 H dan Hari Raya Iduladha 1441 H. (Pon)

Baca Juga:

Jelang Natal, Polresta Surakarta Sterilisasi Belasan Gereja dan Larang Jemaat Bawa Tas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
99 Warga Binaan Rutan Kelas I Surakarta Terima Remisi Lebaran, Satu Napi Bebas
Indonesia
99 Warga Binaan Rutan Kelas I Surakarta Terima Remisi Lebaran, Satu Napi Bebas

Sebanyak 99 warga binaan Rutan Kelas 1 Surakarta mendapatkan remisi Lebaran dari Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham). Dari jumlah tersebut satu orang dinyatakan langsung bebas.

Ditanya Ganjar Capres 2024, Sekjen PDIP Jawab Elektabilitas Bukan Segalanya
Indonesia
Ditanya Ganjar Capres 2024, Sekjen PDIP Jawab Elektabilitas Bukan Segalanya

Capres harus memiliki spirit kepemimpinan Indonesia bagi dunia, pemahaman terhadap kebudayaan sehingga bukan elektoral semata

PPKM Darurat, Anies Sebut 300 Orang Meninggal Karena COVID-19 Dalam Sehari
Indonesia
PPKM Darurat, Anies Sebut 300 Orang Meninggal Karena COVID-19 Dalam Sehari

Ia meminta kantor di Jakarta agar mau menjalankan aturan pemerintah terkait PPKM Darutat guna memotong penyebaran kasus COVID-19.

Minyak Goreng Curah di DIY Mulai Langka
Indonesia
Minyak Goreng Curah di DIY Mulai Langka

Warga mengeluh mulai sulit menemukan minyak goreng curah seharga Rp 14.000 per liter.

Kebijakan JHT Cair di Usia 56 Tahun Sangat Menyusahkan Pekerja
Indonesia
Kebijakan JHT Cair di Usia 56 Tahun Sangat Menyusahkan Pekerja

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah menilai kebijakan Menteri Ida ini sangat menyusahkan pekerja Indonesia.

Depok Berlakukan Ganjil Genap di Akhir Pekan
Indonesia
Depok Berlakukan Ganjil Genap di Akhir Pekan

Jadi ingat untuk tanggal ganjil pakai kendaraan ganjil

Grand Launching JIS Batal Digelar saat Puncak Acara HUT ke-495 Jakarta
Indonesia
Grand Launching JIS Batal Digelar saat Puncak Acara HUT ke-495 Jakarta

"Beda waktunya. Bukan tanggal 25 Juni grand launching JIS," ujar Direktur Utama PT Jakpro Widi Amanasto

Akhirnya Identitas Terduga Pelaku Penembakan Misterius di Bintaro Terungkap
Indonesia
Akhirnya Identitas Terduga Pelaku Penembakan Misterius di Bintaro Terungkap

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Azis Andriansyah menerangkan, identitas pelaku terungkap dari hasil pemeriksaan saksi dan rekaman CCTV di lokasi kejadian.

Penyebaran Omicron Bakal Perburuk Rantai Pasok dan Inflasi Dunia
Dunia
Penyebaran Omicron Bakal Perburuk Rantai Pasok dan Inflasi Dunia

Penyebaran Omicron dapat menekan permintaan dan menyebabkan pertumbuhan yang lebih lambat, yang akan mengurangi beberapa tekanan inflasi.

Survei CPCS: 79,3 Persen Masyarakat Masih Puas Kinerja Jokowi
Indonesia
Survei CPCS: 79,3 Persen Masyarakat Masih Puas Kinerja Jokowi

Dalam survei tersebut, 79,3 persen responden merasa puas dengan kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin. Kemudian, 8,5 persen di antaranya menyatakan sangat puas.