Hari Kemerdekaan, Pemkot Surabaya Bebaskan Denda PBB Balai Kota Surabaya. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-76, Pemkot Surabaya bebaskan denda Pajak Bumi Bangunan (PBB) untuk warganya. Program ini berlaku mulai 5 Juli hingga 30 September 2021 mendatang.

"Pemkot Surabaya gelar program pemutihan pembayaran denda PBB. Jika ada keterlambatan melakukan pembayaran maka warga cukup membayar pokoknya saja, dan tidak dikenakan denda," ujar Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara saat dikonfirmasi, Rabu (4/8).

Baca Juga:

Gibran Larang Lomba dan Tirakatan Peringatan HUT RI

Ia menambahkan, jika belum bisa dibayarkan secara langsung, Pemkot memudahkan dengan memberikan opsi angsuran. Namun, untuk mengangsur harus menyampaikan permohonan kepada Badan Pengelola Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD) Kota Surabaya di Jalan Jimerto Surabaya.

Pemberlakuan keringanan pembayaran pajak ini, diharapkan warha segera membayar secara lunas dengan segera. Selain adanya potongan, pajak ini sangat diperlukan untuk kepentingan berjalannya program pembangunan dan penanganan pandemi Covid-19 di Kota Pahlawan.

Bayar PBB. (Foto: Antara)
Caption

"Hingga kini untuk PBB sudah mencapai 70 persen dari target kita Rp 1,3 triliun atau setara sekitar Rp 950 miliar. Kita harap akhir tahun ini bisa mencapai target sebab terdorong adanya program pemutihan ini," tutur Febri.

Pemkot juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap melakukan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 dengan tetap patuh protokol kesehatan.

"Jika sudah landai, maka ekonomi bisa kembali pulih seperti sedia kala," ujarnya. (Andika Eldon)

Baca Juga:

Solo Masih Level 4, Polresta Surakarta Larang Warga Adakan Lomba HUT RI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Baku Hantam Anggota Pemuda Pancasila dan Debt Collector Berakhir Damai
Indonesia
Kasus Baku Hantam Anggota Pemuda Pancasila dan Debt Collector Berakhir Damai

Kasus baku hantam antara anggota Pemuda Pancasila dengan debt collector di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, viral di media sosial.

KAMI Bantah Tunggangi Aksi Rusuh Tolak UU Cipta Kerja
Indonesia
KAMI Bantah Tunggangi Aksi Rusuh Tolak UU Cipta Kerja

KAMI membantah adanya tudingan mengikuti aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker), Kamis (8/10).

[HOAKS atau FAKTA]: Brimob Seluruh Indonesia ke Jakarta untuk Perangi Warga
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Brimob Seluruh Indonesia ke Jakarta untuk Perangi Warga

Melalui media sosial Facebook, akun Ry Chandra mengunggah sebuah foto yang memvisualisasikan anggota Polri yang memenuhi jalan di Jakarta.

Ada Anak Megawati di Peresmian Patung Bung Karno, FX Rudy: Jangan Berpikir Aneh
Indonesia
Kemenkes Pecat Vaksinator Yang Suntikan Vaksin Kosong
Indonesia
Kemenkes Pecat Vaksinator Yang Suntikan Vaksin Kosong

Tayangan video yang memperlihatkan seorang pria mendapat vaksin COVID-19 dari alat suntik kosong viral di sejumlah media sosial.

Setelah Raffi, Giliran Ariel Noah Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
Setelah Raffi, Giliran Ariel Noah Disuntik Vaksin COVID-19

Sebelumnya, putri dari Triawan Munaf, yang juga pesohor Sherina Munaf melayangkan teguran bagi Raffi Ahmad. Sherina menanggap Raffi tidak memberikan contoh yang baik padahal belum satu hari mendapatkan vaksin COVID-19.

Tenteng Celurit Cari Lawan Sambil Live di Instagram, Geng Motor Diringkus Polisi
Indonesia
Tenteng Celurit Cari Lawan Sambil Live di Instagram, Geng Motor Diringkus Polisi

"Ada 2 pemuda berhasil diamankan berikut senjata tajam jenis Celurit," kata Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Agus Rizal, Minggu (13/6).

Anak Buah Anies Lakukan Pemadatan Tanah Makam COVID-19 Amblas di Rorotan
Indonesia
Anak Buah Anies Lakukan Pemadatan Tanah Makam COVID-19 Amblas di Rorotan

Pemprov DKI Jakarta Dinas Pertamanan dan Hutan Kota bergerak cepat menindaklanjuti lahan makam yang amblas di Tempat Pemakaman Umum Kelurahan Rorotan.

Kapolda Metro Klaim Sudah Memvaksin 150 Ribu Orang Selama 10 Hari
Indonesia
Kapolda Metro Klaim Sudah Memvaksin 150 Ribu Orang Selama 10 Hari

Polda Metro Jaya telah menggelar vaksinasi COVID-19 massal sejak 10 hari lalu terhadap masyarakat umum.

Tidak Penuhi Syarat, 3.439 Calon Penumpang Ditolak Naik Kereta
Indonesia
Tidak Penuhi Syarat, 3.439 Calon Penumpang Ditolak Naik Kereta

VP Public Relations KAI, Joni Martinus mengatakan, pada periode 17-23 Agustus 2021, KAI telah menolak keberangkatan 3.439 calon pelanggan.