Hari Ini Vaksinasi COVID-19 Pertama di Jawa Barat Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum akan menjadi orang pertama di suntik vaksin COVID-19 di Jawa Barat. (Dok Humas Pemprov Jabar)

MerahPutih.com - Vaksinasi COVID-19 Jawa Barat dimulai hari ini, Kamis (15/1). Tahap pertama vaksinasi COVID-19 akan diikuti oleh kepala daerah dan tokoh masyarakat.

Penyuntikan vaksin COVID-19 dilakukan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Uu Ruzhanul Ulum akan menjalani penyuntikan pertama vaksin COVID-19. Selain Uu, Kapolda Jabar dan tokoh masyarakat juga akan mendapat suntikan vaksin COVID-19.

Baca Juga:

Vaksinasi Sinovac di Solo Dimulai Besok, Gibran Siap Jika Diminta Suntik Duluan

Setelah tahap pertama, vaksinasi akan dilanjutkan di 7 daerah di Jawa Barat, yakni Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Bogor, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi.

“Kenapa 7 daerah ini yang didahulukan? Karena sesuai daftar kiriman dari pemerintah pusat,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dalam jumpa pers di Bandung, Rabu (13/1).

Setelah 7 daerah selesai, vaksinasi COVID-19 akan dilanjutkan ke seluruh daerah di Jawa Barat. Vaksinasi di daerah Jabar setelah dilakukan hasil evaluasi dari 7 daerah sebelumnya.

“Khusus untuk Bekasi, karena besok (hari ini) baru mulai pemeriksaan kepala daerahnya, sehingga vaksinasi dilaksanakan Jumat,” tambahnya.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (Foto: MP/Dok Humas Jabar)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (Foto: MP/Dok Humas Jabar)

Ridwan Kamil menambahkan, vaksinasi ini tidak untuk pasien penyintas COVID-19, termasuk kepala daerah yang pernah terkena penyakit akibat infeksi virus SARS CoV-2.

Kepala daerah yang menjadi penyintas COVID-19 dan tidak akan divaksinasi antara lain Wali Kota Bandung Oded M Danial, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul, Wali Kota Bogor Bima Arya, dan Bupati Kabupaten Bandung Barat Aa Umbara Sutisna.

Baca Juga:

Setelah Divaksin Bukan Berarti Bebas Lepas Masker

Sebagai pengganti kepala daerah yang kena COVID-19, nantinya daerah yang giliran dapat vaksinasi akan diawali wakil wali kota, wakil bupati atau sekretaris daerah.

Ridwan Kamil sendiri tidak akan divaksin karena ia sudah mengikuti relawan uji klinis vaksin COVID-19. Ia akan mendampingi wakilnya untuk mendapatkan suntik vaksin. (Iman Ha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Mau Divaksin Dinilai Bentuk Bela Negara

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polresta Cirebon Bentuk Tim Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan COVID-19
Indonesia
Polresta Cirebon Bentuk Tim Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan COVID-19

Polresta Cirebon melaunching Tim Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19, Rabu (23/9/2020).

Petugas Pergoki Istri Kirim Paket Sabu-sabu untuk Suami di Rutan Surakarta
Indonesia
Petugas Pergoki Istri Kirim Paket Sabu-sabu untuk Suami di Rutan Surakarta

Sabu-sabu tesebut akan dkirimkan kepada suami ES berinisial BS (42) yang merupakan tahanan titipan Kejaksaan Tinggi (Kejakti) Jawa Tengah.

Ini Kelompok Rentan Tertular COVID-19 di Indonesia
Indonesia
Ini Kelompok Rentan Tertular COVID-19 di Indonesia

Kelompok ini memegang porsi tertinggi kematian akibat Corona di Indonesia atau sekitar 16 persen dari total kematian

 Tujuh Polisi dan Empat Jaksa Jadi Kandidat Deputi Penindakan KPK
Indonesia
Tujuh Polisi dan Empat Jaksa Jadi Kandidat Deputi Penindakan KPK

Ali menyampaikan, selain Deputi Penindakan, pihaknya juga melakukan seleksi untuk posisi lain. Yakni Deputi Informasi dan Data, Direktur Penyelidikan, serta Kepala Biro Hukum.

Anies: Sepanjang Juli, 6,051 Orang di Jakarta Positif COVID-19
Indonesia
Anies: Sepanjang Juli, 6,051 Orang di Jakarta Positif COVID-19

Angka itu melonjak tajam karena Pemprov DKI melakukan peningkatan kapasitas tes corona yang mampu dilakukan dalam sehari.

Pemkab Tangerang: Kepedulian JHL Group di Tengah Pandemi COVID-19 Bisa Jadi Contoh Pengusaha Lain
Indonesia
Pemkab Tangerang: Kepedulian JHL Group di Tengah Pandemi COVID-19 Bisa Jadi Contoh Pengusaha Lain

Sekitar 15 ton beras JHL Group sudah didistribusikan langsung ke kecamatan-kecamatan di sana.

Keputusan Mulyadi-Ali Kembalikan SK PDIP Dinilai Hanya Kepentingan Politik Jangka Pendek
Indonesia
Keputusan Mulyadi-Ali Kembalikan SK PDIP Dinilai Hanya Kepentingan Politik Jangka Pendek

Mulyadi-Ali Mukhni mendaftar ke KPU Sumbar, Minggu (6/9) dengan hanya diusung Demokrat dan PAN

Skandal Djoko Tjandra, PPATK Telusuri Aliran Transaksi Mencurigakan Jaksa Pinangki
Indonesia
Skandal Djoko Tjandra, PPATK Telusuri Aliran Transaksi Mencurigakan Jaksa Pinangki

PPATK juga tak menutup kemungkinan bakal menelusuri aliran duit ke Jaksa Pinangki.

Dalam Sebulan BRI Salurkan Rp24,9 Triliun Buat UMKM
Indonesia
Dalam Sebulan BRI Salurkan Rp24,9 Triliun Buat UMKM

BRI sebelumnya mendapatkan alokasi dana pemerintah sebesar Rp10 triliun dari total dana pemerintah yang digelontorkan mencapai Rp30 triliun kepada tiga bank BUMN lainnya.

Ketua PBNU Serukan UU Cipta Kerja Dilakukan Judicial Review
Indonesia
Ketua PBNU Serukan UU Cipta Kerja Dilakukan Judicial Review

UU Cipta Kerja yang baru diputuskan pada Senin (5/10) lalu itu sangat tidak seimbang karena hanya menguntungkan satu kelompok.