Hari Ini Sidang Vonis Rizieq Shihab di Perkara Tes Usap RS UMMI Terdakwa Rizieq Shihab (tengah) menjalani sidang pembacaan duplik untuk perkara tes usap RS UMMI Bogor di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (17/6). ANTARA/Yogi Rachman

MerahPutih.com - Terdakwa Rizieq Shihab dijadwalkan menjalani sidang vonis dalam perkara tes usap RS UMMI Bogor di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (24/6).

"Sidang putusan Rizieq Shihab tersebut akan dimulai pukul 09.00 WIB," tutur Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur Alex Adam Faisal di Jakarta.

Baca Juga

Kirim Surat ke PN Jaktim, Pendukung Minta Rizieq Shihab Divonis Bebas

Alex melanjutkan, simpatisan mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu bisa menyaksikan lanjutan sidang melalui 'online' di YouTube PN Jakarta Timur.

Sidang putusan tersebut juga akan diikuti oleh dua terdakwa lainnya yaitu Direktur Utama RS UMMI Bogor dr. Andi Tatat dan juga menantu Rizieq, Hanif Alatas.

Rizieq Shihab dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pidana enam tahun penjara atas kasus tes usap RS UMMI Bogor. JPU menyatakan Rizieq Shihab bersalah melanggar pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 tahun tentang 1946 Peraturan Hukum Pidana.

Layar menampilkan suasana sidang lanjutan Rizieq Shihab untuk perkara tes usap RS UMMI Bogor di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (17/6/2021). ANTARA/Yogi Rachman
Layar menampilkan suasana sidang lanjutan Rizieq Shihab untuk perkara tes usap RS UMMI Bogor di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (17/6/2021). ANTARA/Yogi Rachman

Rizieq dianggap melakukan tindak pidana pemberitahuan bohong karena menyatakan kondisinya sehat meski terkonfirmasi COVID-19 saat dirawat di RS UMMI Bogor pada November 2020.

Hal-hal yang memberatkan, menurut JPU, klaim Rizieq yang menyatakan dirinya sehat saat dirawat di RS UMMI Bogor sehingga menimbulkan keonaran di tengah masyarakat.

Mantan Pemimpin Front Pembela Islam itu juga dianggap menghambat program pemerintah dalam penanganan pandemi COVID-19 karena menolak hasil tes usap PCR-nya dilaporkan pihak RS UMMI ke Satgas COVID-19 Kota Bogor.

Sementara untuk hal yang meringankan, JPU berharap Rizieq Shihab dapat memperbaiki perbuatannya setelah menjalani masa hukuman sesuai tuntutan.

Sementara dua terdakwa lainnya yaitu dr. Andi Tatat dan Hanif Alatas dituntut dua tahun penjara atas kasus yang sama oleh JPU. (Asp)

Baca Juga

JPU Nilai Rizieq Terlalu Banyak Sampaikan Keluh Kesah di Pledoinya

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DKI Kembali Tetapkan Empat Bangunan Sejarah Jadi Cagar Budaya Jakarta
Indonesia
DKI Kembali Tetapkan Empat Bangunan Sejarah Jadi Cagar Budaya Jakarta

Kepala Dinas Kebudayaan DKI, Iwan Henry Wardhana mengatakan, penetapan BCB secara konsisten merupakan komitmen Pemprov DKI dalam upaya pelestarian bangunan bersejarah, sesuai dengan yang diamanatkan Undang-Undang.

Klaster Sekolah di Solo Bertambah, Gibran: PTM Tingkat Kota Lanjut Wae
Indonesia
Klaster Sekolah di Solo Bertambah, Gibran: PTM Tingkat Kota Lanjut Wae

"Ya ada terus temuan klaster sekolah. Kalau ditemukan kasus positif ditutup kalau aman diteruskan, wis gitu wae," ujar Gibran, Selasa (1/2).

DIY di PPKM Level 3, Sri Sultan: Masyarakat Sudah Lelah
Indonesia
DIY di PPKM Level 3, Sri Sultan: Masyarakat Sudah Lelah

Raja Yogyakarta ini menegaskan masyarakat sudah lelah dibatasi mobilitas dan kegiatannya.

Arus Balik, 40.800 Penumpang Kereta Tiba di Jakarta Hari Ini
Indonesia
Arus Balik, 40.800 Penumpang Kereta Tiba di Jakarta Hari Ini

Secara total, hari ini terdapat sekitar 40.800 penumpang yang akan turun di sejumlah stasiun Daop 1.

Langkah Jokowi Undang Presiden Ukraina ke G20 dan Tolak Beri Bantuan Senjata Tepat
Indonesia
Pemerintah Harus Jamin Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Puasa dan Lebaran
Indonesia
Pemerintah Harus Jamin Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Puasa dan Lebaran

Pemerintah diminta menjamin ketersediaan kebutuhan pokok, dengan harga yang terjangkau, khususnya menjelang puasa dan lebaran 2022.

Formula E Belum Dapat Sponsor, PSI Sindir Pemprov DKI
Indonesia
Formula E Belum Dapat Sponsor, PSI Sindir Pemprov DKI

Pemprov tidak boleh kehilangan kontrol atas penyelenggaran Formula E.

Banyak Laporan Penipuan Jual-beli Plasma Konvalesen, PMI Ingatkan Masyarakat Waspada
Indonesia
Banyak Laporan Penipuan Jual-beli Plasma Konvalesen, PMI Ingatkan Masyarakat Waspada

Maraknya praktik jual beli plasma konvalesen di media sosial harap diwaspadai oleh masyarakat.

Batas Lebih Bayar Restitusi PPN Bagi Pengusaha Kini Naik Jadi Rp 5 Miliar
Indonesia
Batas Lebih Bayar Restitusi PPN Bagi Pengusaha Kini Naik Jadi Rp 5 Miliar

Pemerintah menyesuaikan jumlah batas lebih bayar restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bagi pengusaha kena pajak yang memenuhi persyaratan sebagai wajib pajak persyaratan tertentu menjadi Rp 5 miliar.

Novel Belum Tahu Teknis Perekrutan ASN Polri
Indonesia
Novel Belum Tahu Teknis Perekrutan ASN Polri

Namun, ia belum tahu soal teknis perekrutan menjadi ASN Polri. Novel hanya menerangkan sosialisasi ini berupa pertanyaan kesediaan untuk masuk ASN Polri.