Hari Ini MK Sidangkan 3 Uji Materi Prioritas Perppu Anggaran COVID-19 Mahkamah Konstitusi (mahkamahkonstitusi.go.id)

Merahputih.com - Uji materi Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 mendapat prioritas untuk disidangkan karena masa berlaku perppu terbatas.

Hari ini, sebanyak tiga permohonan uji materi Perppu Nomor 1 Tahun 2020 terkait penyesuaian keuangan negara akibat wabah COVID-19 akan disidangkan, padahal selama wabah Mahkamah Konstitusi meniadakan sidang pengujian undang-undang.

"Selama WFH saya memeriksa dan mendalami substansi dari permohonan yang diajukan pemohon, membaca berbagai literatur terkait, termasuk melakukan riset sendiri," ujar Hakim Konstitusi Daniel Yusmic Foekh dikutip dari laman Mahkamah Konstitusi, Selasa (28/4).

Baca Juga:

Pasien Corona Tembus Angka 134, Lonjakan Terjadi di DKI Jakarta

Tiga perkara yang akan disidangkan hari ini adalah permohonan yang diajukan Masyarakat Anti-Korupsi (MAKI), Yayasan Mega Bintang Solo Indonesia 1997, KEMAKI, LP3HI, dan PEKA dengan nomor perkara: 24/PUU-XVIII/2020.

Perkara yang diajukan Din Syamsuddin, Amien Rais, dan Sri Edi Swasono dengan nomor: 23/PUU-XVIII/2020 serta permohonan dengan nomor: 25/PUU-XVIII/2020 yang diajukan perseorangan bernama Damai Hari Lubis.

Ilustrasi sidang MK (Antaranews)

Selain uji materi perppu yang diprioritaskan itu, Mahkamah Konstitusi pun tengah mencari cara mengakomodasi pencari keadilan selama wabah COVID-19.

Ia mengatakan bahwa secara internal lembaga yudikatif itu sedang mempersiapkan regulasi sidang jarak jauh serta sarana dan prasarana.

Baca Juga:

Virus Corona Mulai Makan Banyak Korban, Pengamat Nilai Jokowi Terlena

Mahkamah Konstitusi menyiapkan seluruh fasilitas konferensi video Mahkamah Konstitusi yang ditempatkan di 43 perguruan tinggi di seluruh Indonesia sesuai dengan protokol kesehatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Hal itu untuk memastikan hukum acara saat sidang jarak jauh tetap terpenuhi. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PT DKI Perberat Hukuman Suami Walkot Tangsel Airin Rachmi Diany
Indonesia
PT DKI Perberat Hukuman Suami Walkot Tangsel Airin Rachmi Diany

Duduk sebagai ketua majelis Andriani Nurdin

[HOAKS atau FAKTA]: Dokter Tiongkok Sebut Ngopi Tiga Kali Sehari Cegah COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dokter Tiongkok Sebut Ngopi Tiga Kali Sehari Cegah COVID-19

Methylxanthine sering ditemukan dalam minuman seperti kopi, teh, minuman energi, atau coklat, sama seperti Theophylline dan Theobromine.

Patungan Beli Sabu, Anak Wakil Wali Kota Tangerang Diciduk Polisi
Indonesia
Patungan Beli Sabu, Anak Wakil Wali Kota Tangerang Diciduk Polisi

Seluruh pelaku mengaku membeli barang haram itu dengan cara patungan

Prancis dan Jerman Kembali Berlakukan Lockdown
Dunia
Prancis dan Jerman Kembali Berlakukan Lockdown

Prancis dan Jerman, pada Rabu (28/10), kembali memberlakukan karantina wilayah (lockdown) untuk menekan laju penularan COVID-19.

Mobil Tanpa Pengemudi iCar Buatan ITS Resmi Meluncur
Indonesia
Mobil Tanpa Pengemudi iCar Buatan ITS Resmi Meluncur

Mobil iCar ITS merupakan purwarupa mobil otonom hasil kolaborasi dari peneliti-peneliti di ITS dari berbagai bidang keahlian. iCar ITS dioperasikan sebagai mobil komuter yang melayani perjalanan dalam kampus ITS.

Yurianto Sebut Masa Inkubasi Virus Corona di Indonesia 5- 6 Hari
Indonesia
Yurianto Sebut Masa Inkubasi Virus Corona di Indonesia 5- 6 Hari

Padaha sejumlah penelitian meyakini bahwa masa inkubasi virus corona adalah 2 hingga 14 hari.

Ketua MA Ajak Hakim se-Indonesia Berani Terobos Kekakuan Hukum Normatif
Indonesia
Ketua MA Ajak Hakim se-Indonesia Berani Terobos Kekakuan Hukum Normatif

Problematika penegakan hukum korupsi di Indonesia terkadang sangat kaku

Indonesia Dihantam COVID-19, Mentan Pastikan Stok Pangan Aman
Indonesia
Indonesia Dihantam COVID-19, Mentan Pastikan Stok Pangan Aman

Kementerian Pertaian (Kementan) memastikan stok pangan berupa beras nasional pada tahun ini aman.

 Pengamat Bocorkan Sosok Ketua Badan Otorita Ibu Kota Negara
Indonesia
Pengamat Bocorkan Sosok Ketua Badan Otorita Ibu Kota Negara

"Mengingat pembangunan Ibu Kota Negara ini kan memang berat ya, berat dalam arti bahwa itu membutuhkan orang-orang yang kapabilitas dan kapasitas yang mumpuni ya, Ahok mempunyai itu," sambung Trubus.

Hakim Heran Pemeriksaan Etik Pinangki Tidak Detail
Indonesia
Hakim Heran Pemeriksaan Etik Pinangki Tidak Detail

Saat diperiksa Luphia, Pinangki mengaku bertemu dengan seseorang bernama Jochan, bukan Djoko Tjandra.