Hari Ini Jokowi Tinjau Vaksinasi di Stasiun Bogor Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Gedung Puri Begawan Kota Bogor (ANTARA)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo dijadwalkan meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk sasaran pengguna jasa kereta rel listrik (KRL) commuterline di Stasiun Bogor, Kamis (17/6) pagi.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di Stasiun Bogor dijadwalkan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Menurut Bima Arya, pelaksanaan vaksinasi untuk sasaran pengguna jasa KRL akan disiapkan sebanyak 1.500 dosis untuk 1.500 orang.

Baca Juga:

DPR Janji tak Recoki Jokowi soal Calon Suksesor Hadi Tjahjanto

"Dipilihnya pengguna jasa KRL sebagai sasaran penerima vaksin, karena masuk dalam kategori rentan terpapar COVID-19," katanya di Kota Bogor, Rabu (16/6), seperti dikutip Antara.

Bima Arya mengatakan, pengguna jasa KRL adalah warga Kota Bogor dan sekitarnya yang bekerja di Jakarta atau sebaliknya.

"Di Jakarta dan Bogor saat ini tren penularan COVID-19 meningkat lagi, sehingga harus di antisipasi. Salah satu langkah antisipasinya adalah melakukan vaksinasi," katanya.

Antrean pengguna KRL yang terlihat lebih tertib. (Antara/KCI)
Ilustrasi - Antrean pengguna KRL yang terlihat lebih tertib. (Antara/KCI)

Menurut Bima, stok vaksin COVID-18 di Dinas Kota Bogor masih ada, tapi jumlahnya sangat terbatas.

"Saya akan meminta tambahan vaksin lagi kepada Menteri Kesehatan, karena Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi), termasuk wilayah yang menjadi priritas sasaran vaksinasi tahap ketiga," katanya.

Baca Juga:

Jokowi Perintahkan 100 Ribu Pelaku Sektor Keuangan Divaksin Dalam Satu Pekan

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan, Pemerintah Kota Bogor mendapat kiriman vaksin dari Kementerian Kesehatan, pada Rabu (2/6) sebanyak 1.050 vial vaksin sinovac atau sebanyak 10.500 dosis untuk 5.250 orang sasaran.

"Vaksin itu sudah digunakan sebagian, dan saat ini posisinya sudah kurang dari untuk 4.000 orang sasaran," katanya.

Menurut Retno, berdasarkan Surat Edaran dari Menteri Kesehatan sasaran prioritas vaksinasi tahap ketiga adalah, orang berusia 50 tahun ke atas, komunitas tertutup seperti pondon pesantren dan lembaga pemasyarakatan, daerah zona merah, serta orang yang rentan tertular COVID-19. (*)

Baca Juga:

Libatkan TNI-Polri, Jokowi Targetkan 1 Juta Vaksinasi per Juli

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Setelah Bayar Pakai Sampah, Naik Suroboyo Bus Kini Tapping Uang Elektronik
Indonesia
Setelah Bayar Pakai Sampah, Naik Suroboyo Bus Kini Tapping Uang Elektronik

"Kami juga mendukung program Bank Indonesia (BI) yakni Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), dan juga pembayaran semacam ini sangat cocok di tengah pandemi ini, karena tidak ada proses bersentuhan yang bisa memicu tersebarnya COVID-19,” imbuh Irvan.

Kampus di Yogyakarta Gelar Kuliah Tatap Muka, Sultan HB X Minta Tambahan Vaksin
Indonesia
Kampus di Yogyakarta Gelar Kuliah Tatap Muka, Sultan HB X Minta Tambahan Vaksin

Sejumlah universitas di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menggelar kuliah tatap muka terbatas bulan ini.

Perwira Polisi Pemeras Wali Kota Tanjungbalai Bisa Dipenjara 20 Tahun
Indonesia
Perwira Polisi Pemeras Wali Kota Tanjungbalai Bisa Dipenjara 20 Tahun

Dan bagi yang lain agar peristiwa seperti ini tidak terulang

Pemprov DKI Serahkan Kasus Vaksin Selebgram Helena Lim ke Polisi
Indonesia
Pemprov DKI Serahkan Kasus Vaksin Selebgram Helena Lim ke Polisi

DKI Jakarta menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian yang menangani kasus selebgram Helena Lim yang menerima vaksinasi COVID-19 Sinovac.

Libur Panjang, Polisi Gelar Razia di Sudirman hingga Monas
Indonesia
Libur Panjang, Polisi Gelar Razia di Sudirman hingga Monas

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar razia kendaraan berknalpot bising di kawasan Monas hingga Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.

Dirut BPJS Kesehatan Bakal Diperiksa Buntut Kebocoran Ratusan Juta Data Nasabah
Indonesia
Dirut BPJS Kesehatan Bakal Diperiksa Buntut Kebocoran Ratusan Juta Data Nasabah

Penyidik Bareskrim Polri akan memeriksa Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (Dirut BPJS) Kesehatan Ali Ghufron Mukti.

Penyuap Juliari Ungkap Operator Ihsan Yunus 'Sakti' Urus Kuota Bansos di Kemensos
Indonesia
Penyuap Juliari Ungkap Operator Ihsan Yunus 'Sakti' Urus Kuota Bansos di Kemensos

Harry mengakui banyak dibantu oleh Yogas berkaitan dengan kuota pengadaan Bansos COVID-19 untuk PT Hamonangan Sude dan PT Pertani.

[HOAKS atau FAKTA]: Timor Leste Kembali ke Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Timor Leste Kembali ke Indonesia

Akun Facebook Thyni Tiara Nafie (fb.com/defne.tiara) pada 26 November 2021 mengunggah sebuah video dengan narasi “APAKAH BENAR TIMUR LESTE INGIN KEMBALI KE INDONESIA,,,????”

Demokrat dan PKS Diminta Tak Tergoda Kekuasaan
Indonesia
Demokrat dan PKS Diminta Tak Tergoda Kekuasaan

Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kini masih fokus sebagai oposisi.

Rio Waida Terhenti di Babak 16 Besar Corona Open Mexico 2021
Indonesia
Rio Waida Terhenti di Babak 16 Besar Corona Open Mexico 2021

Upaya peselancar Indonesia Rio Waida untuk masuk ke perempat final turnamen Corona Open Mexico 2021 harus terhenti.