Hari Ini Diprediksi Puncak Arus Balik Libur Natal dan Tahun Baru Jalan Tol. (Foto: Jasa Marga).

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya memprediksi puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2021, terjadi pada hari ini, Minggu (3/1).

"Puncak arus balik kemungkinan (hari ini) dari sore sampai malam," kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi, Minggu (3/1).

Baca Juga:

Kemerdekaan Pers Harus Semakin Berkualitas

Sambodo membeberkan, beberapa titik rawan macet akibat arus balik pada sore dan malam hari nanti. Polisi berpangkat melati tiga ini pun meminta para pengguna jalan tetap berhati-hati.

"Titik rawan (macet) di keluar masuk rest area, di gerbang tol, di Simpang Susun Cikunir," beber Sambodo.

Sebelumnya, Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Rudy Antariksawan memantau arus lalu lintas kendaraan pada arus balik libur tahun baru di ruas Tol Cikupa-Tanggerang, Banten, Sabtu (2/1).

Gerbang Tol
Jalan Tol. (Foto: Antara).

Rudy menyebut terjadi peningkatan volume kendaraan di Gerbang Tol Cikupa 1 dan Gerbang Tol Cikupa 2.

"Di Gate Tol Cikupa, kendaraan dari arah Sumatera kemudian dari arah Cilegon, Serang, Banten, arus wisata dari arah Anyer ini sudah mulai nampak peningkatan arus. Kita lihat ada antrian sepanjang 200 meter kebelakang." kata Rudy Antariksa, Sabtu (2/1).

Rekayasa lalu lintas, seperti one way ke arah Jakarta ataupun "contra flow" dari Gerbang Tol Ciawi belum dilakukan. Hal sama juga belum terjadi di jalur Tol Cikampek. Kepolisian baru akan melakukan rekayasa lalu lintas bila terjadi lonjakan volume kendaraan menuju Jakarta. (Pon)

Baca Juga:

Tangani COVID-19 di 2021, Muhammadiyah Minta Jokowi Bikin Kebijakan Komprehensif

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penambahan Pasien Sembuh COVID-19, Rabu (17/3) Lebih dari 9 Ribu
Indonesia
Penambahan Pasien Sembuh COVID-19, Rabu (17/3) Lebih dari 9 Ribu

Sementara jumlah yang meninggal kembali bertambah 162 orang

Golkar-PDIP Sambut Baik Perpres 68 Tahun 2021
Indonesia
Golkar-PDIP Sambut Baik Perpres 68 Tahun 2021

Diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2021 Tentang Pemberian Persetujuan Presiden terhadap Rancangan Peraturan Menteri/Kepala Lembaga mesti dibarengi dengan kesiapan infrastruktur pendukung lainnya.

KSPI Sebut Sembako Dipajaki Merupakan Sifat Kolonialisme
Indonesia
KSPI Sebut Sembako Dipajaki Merupakan Sifat Kolonialisme

Kaum buruh akan menjadi garda terdepan dalam melakukan perlawanan

Jokowi Targetkan 70 Juta Penduduk Sudah Divaksin Pada Agustus–September 2021
Indonesia
Jokowi Targetkan 70 Juta Penduduk Sudah Divaksin Pada Agustus–September 2021

Jokowi berharap produktivitas di sektor industri dapat segera pulih

Vaksinasi Bakal Kembalikan Kepercayaan Warga Naik Pesawat
Indonesia
Vaksinasi Bakal Kembalikan Kepercayaan Warga Naik Pesawat

Setelah vaksinasi dilakukan, belum bisa sepenuhnya mengembalikan ke kondisi sebelum pandemi COVID-19.

18.000 UMKM Bakal Terdampak PPKM Darurat, Solo Siapkan BST Rp 9 Miliar
Indonesia
18.000 UMKM Bakal Terdampak PPKM Darurat, Solo Siapkan BST Rp 9 Miliar

Pemerintah akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali per 3 Juli.

Kasus Suntik Vaksin Kosong, Seorang Vaksinator Terancam 9 Tahun Penjara
Indonesia
Kasus Suntik Vaksin Kosong, Seorang Vaksinator Terancam 9 Tahun Penjara

Kasus suntik vaksin kosong di wilayah Pluit Timur, Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya menemukan titik terang.

Update Kasus Corona DKI Selasa (13/10): 89.228 Positif, 73.733 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Selasa (13/10): 89.228 Positif, 73.733 Orang Sembuh

Dengan positivity rate 11,8 persen, penambahan kasus positif per hari sebanyak 1.054 jiwa.

Kewenangan Penyidik Satpol PP Dijamin Tak Lampaui Polisi
Indonesia
Kewenangan Penyidik Satpol PP Dijamin Tak Lampaui Polisi

Tapi, mereka harus memilki sertifikasi SKET

AHY Tegaskan Pertemuan dengan Anies Tak Bahas Pilpres 2024
Indonesia
AHY Tegaskan Pertemuan dengan Anies Tak Bahas Pilpres 2024

"Kami tidak berbicara ke sana ya. Artinya tidak ada pembicaraan soal politik praktis yang terlalu jauh," ujar AHY