Warga Bisa Cek Bansos di corona.jakarta.go.id Bantuan Sosial. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Warga DKI dapat melakukan pengecekan bantuan sosial tunai (BST) yang dicairkan untuk tahap 5 dan 6 (Mei dan Juni 2021) di laman web corona.jakarta.go.id pada tab bantuan sosial untuk melihat apakah mereka termasuk penerima bantuan yang akan cair sejumlah Rp600 ribu per kepala keluarga itu.

Untuk bantuan yang akan dicairkan pada Senin ini, merupakan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi DKI Jakarta yang akan disalurkan dalam bentuk buku tabungan dan Kartu ATM Bank DKI.

Baca Juga:

Pemerintah Kucurkan Rp 39,19 Triliun untuk Bansos PPKM Darurat

Penerima BST, disyaratkan terdaftar sebagai penerima bantuan sosial sembako tahun 2020 hasil pembaruan dan pemadanan data Disdukcapil Provinsi DKI Jakarta; kemudian tidak termasuk penerima Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan/atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Penerima BST akan menerima undangan maksimal H-1 pelaksanaan dari petugas wilayah yang ditunjuk. Apabila warga tidak hadir sesuai jadwal pertama, akan dijadwalkan kembali pada undangan kedua hingga undangan ketiga setelah distribusi tahap pertama selesai di lima wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan bantuan sosial tunai untuk di DKI Jakarta sudah dianggarkan sekitar Rp 604 miliar dengan pendanaan dari APBN serta APBD yang akan cair mulai hari Senin tanggal 19 Juli 2021.

Anies mengatakan, untuk yang akan dicairkan pada hari Senin besok, merupakan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta yang akan disalurkan melalui rekening masing-masing warga.

Gubernur Anies Baswedan. (Foto: Antara)
Gubernur Anies Baswedan. (Foto: Antara)

Anies melanjutkan bahwa dana sekitar Rp604 miliar itu diperuntukkan bagi sekitar 1,8 juta kepala keluarga dengan terdiri dari sekitar satu juta akan menerima bantuan melalui dana APBD, sementara sekitar 837 ribu lainnya melalui pembiayaan APBN di Kementerian Sosial.

Data yang digunakan, sama dengan data yang dijadikan sebagai rujukan program vaksinasi demi kepastian hal ini berjalan dengan baik.

Selain BST, Anies menyebut bahwa bantuan sosial yang disalurkan juga dengan membagikan beras bagi masyarakat

"Untuk bansos, data rujukannya sama dengan vaksinasi, sehingga targetnya tidak beririsan. Kita pastikan berjalan dengan baik, termasuk pembagian beras, mulai besok Insya Allah dijalankan," ucapnya. (Asp)

Baca Juga:

Menko PMK Pastikan Bansos Segera Disalurkan Bagi Warga Terdampak PPKM Darurat

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sanksi Tilang Diterapkan Setelah 50 Persen Kendaraan Lakukan Uji Emisi
Indonesia
Sanksi Tilang Diterapkan Setelah 50 Persen Kendaraan Lakukan Uji Emisi

Tapi masyarakat diminta untuk laksanakan uji emisi

Kota Solo Klaim Pencairan BST Kemensos Capai 92 Persen
Indonesia
Kota Solo Klaim Pencairan BST Kemensos Capai 92 Persen

Total jumlah penerima BST di Solo sebanyak 63.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Pembangunan Balai Uji Coba Perangkat TIK Dorong Penerapan TKDN
Indonesia
Pembangunan Balai Uji Coba Perangkat TIK Dorong Penerapan TKDN

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mendorong Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi (BBPPT) untuk memaksimalkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Menko Airlangga Jelaskan Status Terbaru PPKM Luar Jawa-Bali
Indonesia
Menko Airlangga Jelaskan Status Terbaru PPKM Luar Jawa-Bali

Status level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di luar Jawa Bali tidak berubah dan tetap berlaku hingga 22 November.

Protes Kelangkaan Minyak Goreng, Ganjar: Kita seperti Tikus Mati di Lumbung Padi
Indonesia
Protes Kelangkaan Minyak Goreng, Ganjar: Kita seperti Tikus Mati di Lumbung Padi

Dikatakannya, Indonesia merupakan produsen sawit terbesar dunia. Namun demikian, yang terjadi saat ini kondisinya seperti tikus mati di lumbung padi.

Menkes Beberkan Alasan Penilaian E Penanganan COVID-19 DKI
Indonesia
Menkes Beberkan Alasan Penilaian E Penanganan COVID-19 DKI

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan level terendah yakni nilai E dalam penilaian kualitas pengendalian pandemi COVID-19.

Selesai Karantina, Atlet Paralimpiade Indonesia Temui Jokowi
Indonesia
Selesai Karantina, Atlet Paralimpiade Indonesia Temui Jokowi

yang ditunjukkan Kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo sama sekali tidak ada bedanya dengan Olimpiade karena sama-sama bisa menghasilkan prestasi dan bisa mengharumkan nama bangsa.

Kualitas Udara Jakarta Buruk, Wagub Sebut Ibu Kota Macet Kembali Setelah Pelonggaran
Indonesia
Kualitas Udara Jakarta Buruk, Wagub Sebut Ibu Kota Macet Kembali Setelah Pelonggaran

Ada kemungkinan udara Jakarta dipengaruhi karena kembali macet dengan banyaknya pelonggaran terkait terkendalinya pandemi COVID-19.

Kemenag Sebut Pancasila Bukan untuk Gantikan Agama
Indonesia
Kemenag Sebut Pancasila Bukan untuk Gantikan Agama

"Pancasila bukan untuk meminggirkan dan menggantikan kedudukan agama yang dijunjung tinggi dalam perikehidupan bangsa dan masyarakat kita," tegas Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar

Stok Plasma Konvalesen di PMI Kota Bandung Kini Tersedia, meski Terbatas
Indonesia
Stok Plasma Konvalesen di PMI Kota Bandung Kini Tersedia, meski Terbatas

Kini PMI Kota Bandung memiliki stok plasma darah konvalesen.