Hari Ini Buruh Lanjutkan Mogok Nasional Ratusan massa dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI. Foto: MP/Kanu

Meraputih.com - Setelah kemarin melakukan aksi unjuk rasa serentak di seluruh Indonesia yang diberi nama Mogok Nasional, hari ini buruh Indonesia akan kembali melanjukan aksinya.

“Setelah kemarin ratusan ribu bahkan hampir satu juta buruh keluar dari pabrik-pabrik untuk mengikuti mogok nasional, hari ini kami akan melanjutkan pemogokan tersebut,” kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal kepada wartawan, Rabu (7/10).

Aksi buruh dilakukan dengan tertib, damai, dan tidak anarkis. Aksi ini dilakukan semata-mata untuk meminta Pemerintah dan DPR membatalkan omnibus law, karena di dalamnya ada persoalan mendasar seperti pengurangan pesangon, karyawan kontrak dan outsourcing seumur hidup hingga UMSK dihilangkan.

Baca Juga

PSBB Ketat DKI Mampu Turunkan Pergerakan Warga hingga 21 Persen

Lalu, ada syarat khusus untuk penetapan UMK, sehingga potensi hilangnya jaminan kesehatan dan pensiun bagi karena penerapan kontrak dan outsourcing.

KSPI juga menghimbau agar buruh yang melakukan aksi tetap mengutamakan kesehatan agar tidak terpapar COVID-19, dengan tetap menggunakan masker di lokasi aksi dan menjaga jarak di antara massa aksi.

Ratusan massa dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI. Foto: MP/Kanu

Berdasarkan catatan KSPI, aksi kemarin dilakukan di berbagai daerah industri seperti Serang, Cilegon, Tangerang, Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Cianjur, Bandung, Semarang, Surabaya, Pasuruan, Gresik, Mojokerto, Lampung, Medan, Deli Serdang, Batam, Banda Aceh, Banjarmasin, Gorontalo, dan lain sebagainya.

Said Iqbal membantah jika ada yang mengatakan apa yang dilakukan buruh adalah mogok kerja secara ilegal. Menurutnya, pemogokan ini dilakukan sebagai bentuk protes kaum buruh atas disahkannya RUU Cipta Kerja.

Iqbal juga menyebut, bahwa dasar hukum mogok nasional dilakukan sesuai dengan UU No 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum dan UU No 21 Tahun 2000.

Baca Juga

Respon MA Tanggapi Kritik KPK Soal Korting Hukuman Koruptor

Khususnya Pasal 4 yang menyebutkan, fungsi serikat pekerja salah satunya adalah merencanakan dan melaksanakan pemogokan.

“Selain itu, dasar hukum mogok nasional yang akan kami lakukan adalah UU No 39 Tahun 1999 tentang HAM dan UU No 12 tahun 2005 tentang Pengesahan Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik,” terangnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Komjen Listyo Tegaskan Tidak Ada Toleransi bagi Penyebar Ujaran Kebencian
Indonesia
Komjen Listyo Tegaskan Tidak Ada Toleransi bagi Penyebar Ujaran Kebencian

"Tapi yang berisiko memecah belah persatuan bangsa, kami tidak ada toleransi, pasti kami proses," kata Listyo

Wagub DKI Bantah Positif COVID-19
Indonesia
Wagub DKI Bantah Positif COVID-19

"Alhamdulillah saya tidak sedang menjalani isolasi mandiri, karena saya tidak terpapar COVID-19," kata Riza

[HOAKS atau FAKTA]: Seorang Pria Bakar Mobilnya Karena Buatan Prancis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Seorang Pria Bakar Mobilnya Karena Buatan Prancis

Klaim adanya pemuda yang membakar mobil miliknya karena mobil tersebut ‘Made in Perancis’ adalah klaim yang keliru.

Skema Pemprov DKI Tata Kampung Akuarium
Indonesia
Skema Pemprov DKI Tata Kampung Akuarium

Pemprov DKI Jakarta memiliki sejumlah skema dalam pengelolaan penataan Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kemenkeu: Kita Sudah Resesi
Indonesia
Kemenkeu: Kita Sudah Resesi

Pertumbuhan ekonomi pada kuartal III mendatang diperkirakan masih akan menyentuh zona negatif yakni antara minus 2,9 persen sampai minus 1 persen.

Pasar Gondangdia Ditutup Gara-Gara Satu Pedagang Positif COVID-19
Indonesia
Pasar Gondangdia Ditutup Gara-Gara Satu Pedagang Positif COVID-19

Satu orang terpapar corona itu setelah menjalani rapid test yang hasilnya reaktif dan ditindaklanjuti tes swab dengan positif COVID-19.

7 Pedagang Pasar Benhil Reaktif COVID-19
Indonesia
7 Pedagang Pasar Benhil Reaktif COVID-19

Sebanyak 57 pedagang mengikuti swab test dan 62 pedagang melaksanakan rapid test.

PFI Kecam Ucapan Tim Pakar COVID-19 yang Sebut Foto Jenazah Corona Tak Etis
Indonesia
PFI Kecam Ucapan Tim Pakar COVID-19 yang Sebut Foto Jenazah Corona Tak Etis

Wiku mengatakan, memotret dan menyebarkan foto jenazah corona adalah tindakan orang tidak beretika.

Dukung MotoGP, 915 Rumah Warga NTB Selesai Dirombak
Home Lifestyle
Dukung MotoGP, 915 Rumah Warga NTB Selesai Dirombak

Paling tidak, total anggaran pelaksanaan program Sarhunta untuk 915 unit rumah sekitar Rp62,22 miliar.

#HOAKS/FAKTA: Pergub Anies Larang Suami-Istri Berhubungan Badan
Indonesia