Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemkot Solo Perketat Pejalanan Dinas ASN Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Solo, Jawa Tengah, menjelaskan anggaran perjalanan dinas ASN, Senin (24/6). (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memperketat perjalanan dinas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) ke luar kota terutama dalam menggunakan pesawat. Langkah pengawasan tersebut dilakukan seiring mahalnya tiket pesawat sekaligus efisiensi anggaran.

Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Solo, Yosca Herman Soedrajad, mengungkapkan rahun ini anggaran perjalanan dinas bagi ASN dilingkungan Pemkot Solo senilai Rp24,1 miliar. Padahal, tahun 2018 lalu senilai Rp34 miliar.

"Anggaran perjalanan dinas ini bisa saya katakan cukup kecil jika dibandingkan dengan tahun lalu," ujar Yosca saat ditemui MerahPutih.Com di Solo, Senin (24/6).

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Foto: MP/Ismail)

Ia menjelaskan kecilnya anggaran perjalanan dinas lebih disebabkan karena tahun ini Pemkot lebih fokus dalam menangani infrastruktur. Kecilnya anggaran perjalanan dinas ini mbuat ASN harus berfikir keras dalam melakukan efisiensi anggaran.

"Kami sebisa mungkin tidak menggunakan transportasi pesawat untuk perjalanan dinas. BPPKAD juga belum ada wacana mengajukan dana APBD-P untuk anggaran perjalanaan dinas," kata dia.

BACA JUGA: Anies Sarankan Orangtua Tak Antre dari Subuh Daftarkan Anak PPDB Zonasi

DPRD DKI Ajukan Hak Interpelasi Terkait Reklamasi, Begini Tanggapan Anies

Yosca mengungkapkan efesiensi anggaran itu diantaranya melakukan pengurangan jumlah aparatur yang berangkat melakukan perjalanan dinas dalam sebuah tim. Selain itu, pihaknya juga memprioritaskan ASN dengan eselon yang lebih rendah untuk penugasan perjalanan dinas.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo ini menambahkan saat ini telah membuat imbauan pada ASN agar menggunakan alat transportasi darat dalam melakukan perjalanan dinas untuk menghemat anggaran.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH