Harga Tiket Pesawat Domestik 'Mencekik' Sampai Valentine, Ini Dia Biang Keladinya Ilustrasi tiket pesawat. Foto: Ist

MerahPutih.com - Meski masa libur Natal dan tahun baru sudah berakhir, harga tiket penerbangan domestik tak kunjung turun. Bahkan, sejak beberapa hari lalu, sejumlah Netizen mengeluhkan mahalnya tiket penerbangan domestik.

Berdasarkan pantauan MerahPutih.com di traveloka.com, harga untuk rute Jakarta-Surabaya pemberangkatan di weekdays Selasa (15/1) paling murah adalah Rp 904 ribu dengan maskapai Air Asia. Padahal sebelumnya, untuk tiket rute tersebut di weekdays hanya sebenar Rp 400-600 ribu.

Bahkan, harga tiket ke luar negeri jauh lebih murah ketimbang harga tiket domestik. Untuk tiket penerbangan dengan rute domestik, misalnya saja dari Padang menuju Jakarta dihargai sekitar Rp1 juta hingga nyaris Rp2 juta, dari tarif sebelumnya yang berkisar di harga Rp700-800 ribu. Sebaliknya, tarif luar negeri Jakarta ke Kuala Lumpur hanya di kisaran Rp 400-600 ribu.

Pesawat Batik Air

Lebih unik lagi maskapai untuk rute Padang-Jakarta transit di Kuala Lumpur dengan lama perjalanan 7 jam 45 menit hanya dibandrol Rp 1.124.000 lebih murah dari penerbangan langsung menuju Bandara Soekarno-Hatta. Dilansir Antara dari situs penyedia tiket daring di Padang, untuk kategori penerbangan berbiaya murah rute Padang-Jakarta dengan lama penerbangan 1 jam 50 menit dibanderol sampai Rp 1.134.000. Itu pun masih untuk jadwal penerbangan tiga hari ke depan.

Tak hanya itu, saat dicek jadwal penerbangan pada 31 Januari 2019 harga tiket nya pun masih sama Rp1.134.000. Wajar bila tingginya harga tiket penerbangan domestik Jakarta-Padang itu memicu kekesalan para calon penumpang.

"Masa saya mau ke Jakarta karena ingin murah harus lewat Malaysia dulu, mesti punya paspor dulu, ini kan sudah tidak masuk akal secara logika," kata Ardi, salah seorang warga Padang.

Ramai-Ramai Menggugat di Medsos

Petisi turunkan harga tiket pesawat charge.org

Adapun untuk harga tiket penerbangan kategori layanan penuh kelas ekonomi pada pekan depan berada pada kisaran Rp1.921.000 berdasarkan data situs yang sama. Bahkan, saat dicek untuk keberangkatan 31 Januari harganya masih sama di kisaran hampir Rp2 juta.

Sementara itu, pemilik akun Facebook Patrianef Patrianef menulis surat terbuka kepada Menteri Perhubungan mengungkapkan kekecewaannya atas penetapan tarif tinggi pesawat rute domestik yang sudah dibagikan ulang lebih dari 15 ribu kali di medsos.

Tak hanya itu, warga bernama Iskandar Zulkarnain membuat petisi menuntut penurunan harga tiket pesawat domestik yang ditujukan kepada Presiden Jokowi, Menhub Budi Karya, Menkeu Sri Mulyani, Direktur Utama Garuda Indonesia, CEO Garuda Indonesia, dan CEO Lion Air di laman change.org.

Mahal Sampai Valentine

Ilustrasi tiket pesawat

Kritik para pengguna maskapai domestik ini langsung direspons Asosiasi Maskapai Dalam Negeri yang tergabung dalam Indonesia National Air Carrier (INACA). Mereka memastikan harga tiket pesawat saat ini masih sesuai aturan tarif batas atas yang ditetapkan Kemenhub.

Sekretaris Jenderal INACA, Tengku Burhanuddin menjelaskan tarif tiket pesawat menyesuaikan dengan jumlah permintaan pasar. Menurut dia, tingginya jumlah permintaan pada periode liburan natal dan tahun baru 2018/2019 lalu masih terjadi sampai sekarang.

Bahkan, INACA memproyeksikan periode peak season natal dan tahun baru 2018/2019 masih akan berlangsung hingga perayaan Hari Valentine tanggal 14 Januari 2019 mendatang.

"INACA memastikan maskapai yang tergabung dalam INACA mematuhi dan berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Perhubungan RI dalam memastikan kebijakan penetapan harga tiket pesawat sesuai aturan yang berlaku khususnya dalam memastikan akses masyarakat terhadap layanan penerbangan tetap terpenuhi," tandas Tengku dalam rilis resminya. (*)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH