Harga Pertamax Turun, Pengendara Tetap Pilih Pertalite Warga antre di stasion pengisian bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Jakarta. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi dengan jenis Pertamax alami penurunan mulai bulan Oktober 2022. Kini harga bensin Pertamax menjadi Rp 13.900 per liter, yang sebelumnya sebesar Rp 14.500 per liter. Harga tersebut turun Rp 600.

Selain Pertamax, harga BBM Pertamax Turbo juga ikut turun, sementara harga Dexlite dan Pertamina Dex naik. Besaran penurunan harga Pertamax Turbo maupun kenaikan Pertamina Dex dan Dexlite disesuaikan dengan masing-masing wilayah.

Sementara harga BBM Pertalite dan Solar subsidi di semua wilayah sama harganya. Harga Pertalite Rp 10.000 per liter dan harga Solar Rp 6.800 per liter.

Baca Juga:

Pertamina Kembali Turunkan Pertamax, Berikut Daftar Harga BBM Terbaru

Seorang pengendara roda dua bernama Yuda mengaku senang dengan kebijakan PT Pertamina yang menurunkan harga BBM Pertamax. Menurutnya, penyesaian harga Pertamax ini tak terlalu memberatkan pengendara, meski turunnya tak terlalu banyak.

"Saya baru tahu kalau Pertamax turun. Tapi bagus lah biar pun sedikit," kata Yuda kepada Merahputih.com, Kamis (13/10).

Kendati demikian, ucap Yuda, meski harga Pertamax turun, dirinya tetap mengisi bensin subsidi Pertalite. Alasannya, sedari awal mempunyai atau mengendarai motor dirinya mengisi Pertalite.

Lebih jauh lagi, kata Yuda, semenjak pakai bensin Pertalite, motornya terasa enak dibandingkan dengan mengisi bensin Pertamax.

"Gue mah enggak mau pindah ke Pertamax walaupun turun. Pakai Pertalite motor tuh kaya enak saja gitu dipakainya," urai dia.

Yuda yang berdomisili di Cikokol, Tangerang Kota ini mengatakan, dirinya mempunyai motor merek Honda Beat, sebagai alat transportasi untuk kegiatan sehari-hari.

Untuk mengisi penuh tangki Beat, dibutuhkan uang sebanyak Rp 25 ribu. Dengan bensin full ini dirinya bisa menggunakan selama 3 hari dibanding dengan aktivitas memakai mobil.

Baca Juga:

Pertamax Kembali Turun, Berikut Daftar Harga BBM Non-Subsidi Terkini

Sementara itu, pengendara wanita bernama Maulani mengaku, bahwa dirinya tidak tahu kalau harga BBM Pertamax turun pada awal Oktober 2022 lalu.

Maulani mengatakan, dirinya menggunakan bensin Pertalite untuk mengisi bahan bakar motornya. Motor yang digunakan Yamaha Fazio. Untuk mengisi full, dirinya sekarang mengeluarkan kocek sekitar Rp 50.000, dahulu sebelum naik mengisi cuma Rp 35.000.

Maulani menegaskan, dirinya akan tetap memakai bensin Pertalite meski Pertamax turun. Meskipun selisihnya cuma Rp 3.900 per liter.

"Engga mau pakai Pertamax, sudah sreg pakai Pertalite. Lebih murah juga kan," paparnya.

Ia pun berpesan, kepada PT Pertamina atau khususnya SPBU untuk berbenah mengenai pelayanan pengisian bahan bakar minyak. Pasalnya, yang dikeluhkan, acap kali pengisian BBM Pertalite mengular panjang hingga sampai di bahu jalan seperti di SPBU Jalan Raya Tomang, Jakarta Barat.

"Yang rapihin tuh pengisiannya. Sering banget pengisian BBM Pertalite ngantrenya panjang banget," keluh dia. (Asp)

Baca Juga:

Harga Pertamax Naik Jadi Rp 14.500 Per Liter

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mendagri Sebut APDESI Berhak Minta Luhut Jadi Ketua Dewan Pembina
Indonesia
Mendagri Sebut APDESI Berhak Minta Luhut Jadi Ketua Dewan Pembina

Mantan Kapolri itu menyebut APDESI yang meminta Luhut menjadi ketua dewan pembina.

[HOAKS atau FAKTA]: Ada Penawaran Adopsi Sejumlah Bayi Korban Gempa Cianjur
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ada Penawaran Adopsi Sejumlah Bayi Korban Gempa Cianjur

Beredar informasi berupa unggahan video di media sosial Facebook tentang penawaran adopsi sejumlah bayi korban gempa.

Puan Ungkap Alasan KSAL Yudo Margono Dipilih jadi Calon Panglima TNI
Indonesia
Puan Ungkap Alasan KSAL Yudo Margono Dipilih jadi Calon Panglima TNI

Menurut dia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mempertimbangkan banyak hal sehingga memutuskan mengusulkan KSAL Yudo.

3 Daerah Baru di Papua, Indonesia Resmi Miliki 37 Provinsi
Indonesia
3 Daerah Baru di Papua, Indonesia Resmi Miliki 37 Provinsi

Indonesia kini memiliki tiga provinsi baru yang terletak di Papua.

Anies Baswedan Angkat Petinggi Alfamart Tri Prasetyo Jadi Dirut Pasar Jaya
Indonesia
Anies Baswedan Angkat Petinggi Alfamart Tri Prasetyo Jadi Dirut Pasar Jaya

Direktur Utama (Dirut) Pasar Jaya diduduki Arief Nasrudin kini dijabat oleh Tri Prasetyo. Arief Nasrudin sekarang digeser untuk memimpin PAM Jaya.

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Kritis Karena Terkena Kutukan dari Ahok
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Kritis Karena Terkena Kutukan dari Ahok

Beredar postingan di YouTube oleh akun bernama POLITIK INDONESIA, memposting video dengan thumbnail yang menyatakan bahwa Anies Baswedan sedang kritis karena kutukan Ahok.

Dugaan Korupsi Libatkan Dirjen Kemendag Dinilai Bentuk Kejahatan Korporasi
Indonesia
Dugaan Korupsi Libatkan Dirjen Kemendag Dinilai Bentuk Kejahatan Korporasi

Kejaksaan Agung (Kejakgung) jangan berhenti mengusut kasus ini hanya pada oknum-oknum petinggi perusahaan migor sebatas pribadi.

 Jokowi Datangi Sulawesi Tenggara, 19.286 Pekerja Telah Terima BSU BBM
Indonesia
Jokowi Datangi Sulawesi Tenggara, 19.286 Pekerja Telah Terima BSU BBM

Target penerima BSU 2022 ini sejumlah 14.639.675 pekerja/buruh dengan total anggaran Rp. 8.804.969.750.000.

888 Penerbangan Batal Gara-Gara Temuan Kasus Baru COVID-19
Dunia
888 Penerbangan Batal Gara-Gara Temuan Kasus Baru COVID-19

Jadwal penerbangan yang dibatalkan pihak Bandara Baiyun berlaku hingga Senin (31/10) pukul 12.00 waktu setempat (11.00 WIB)

Roy Suryo Belum Ditahan, Polda Metro Pastikan Proses ke Pengadilan
Indonesia
Roy Suryo Belum Ditahan, Polda Metro Pastikan Proses ke Pengadilan

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penodaan agama.