Harga Kedelai Impor Naik, Perajin Tahu Tempe di Jatim Menjerit Satgas Pangan Jatim saat menginspeksi harga kedelai impor di PT. Surabaya Palleting Company FPC, Kamis (3/6). Foto: MP/Andika Eldon

MerahPutih.com - Para perajin tahu tempe di Jawa Timur menjerit setelah mengetahui harga bahan baku kedelai impor sedang naik drastis. Untuk itu, Satgas Pangan Jatim langsung terjun ke beberapa agen dan distributor di Jatim untuk menginspeksi langsung.

Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Farman menyampaikan, pengecekan ini pihaknya berkoordinasi dengan Disperindag dan Dinas Pertanian. Alhasil, harga kedelai internasional mengalami penurunan dari Rp 9.604 per kilogram menjadi Rp 9.220 per kilogram.

Baca Juga

Cerita Pengusaha Tahu di Bandung Terpaksa Berproduksi Saat Harga Kedelai Melambung

"Informasi dari PT. Surabaya Palleting Company FPC saat ini harga kedelai sudah menurun dibanding harga waktu bulan puasa dan Lebaran yang semula Rp 10.150 per kilogram di tingkat importir menjadi Rp 9.500 dan saat ini FPC memiliki stok sekitar 1.000 ton," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (3/6).

Ia menambahkan, saat melakukan pengecekan di PT. FKS, di sana harga kedelai mengalami penurunan dibanding saat Lebaran. Di PT. FKS menjual harga kedelai impor seharga Rp 10.100 per kilogram.

"Ada pula informasi dari CV Jaya Tri Hutama Lumajang, salah seorang Agen kedelai. Dia menjual kedelai seharga Rp 10.300 per kilogram dan masih ada stok sekitar 40 ton dan beberapa hari terakhir permintaan kedelai turun sebab harga yang masih tinggi," tutur Farman.

Satgas Pangan Jatim saat menginspeksi harga kedelai impor di PT. Surabaya Palleting Company FPC, Kamis (3/6). Foto: MP/Andika Eldon
Satgas Pangan Jatim saat menginspeksi harga kedelai impor di PT. Surabaya Palleting Company FPC, Kamis (3/6). Foto: MP/Andika Eldon

Informasi dari salah satu agen subdistributor kedelai di Tulungagung, per Kamis (3/6) ini harga kedelai impor agen di sana mencapai Rp 10.500 per kilogram dalam kemasan 25 kilogram.

"Jika dijual eceran harganya naik menjadi Rp 10.750. Lalu harga di distributor kedelai CV Polowijo, Tulungagung menjual harga kedelai di Rp 10.300 per satu kilogramnya," papar Farman.

Kenaikan ini disebabkan oleh tingginya permintaan kedelai impor dari dalam negeri, lalu harga kedelai yang diimpor dari Amerika dan Brazil mengalami lonjakan.

"Menurut informasi dari importir dan distributor stok saat ini masih cukup, namun harga masih tinggi yang disebabkan beberapa faktor, pertama harga internasional atau dari negara asalnya seperti Amerika dan Brazil sudah tinggi sedangkan Kebutuhan kedelai untuk bahan baku tahu tempe di dalam negeri 80 persen masih bergantung pada impor," terangnya.

Selain itu, adanya kenaikan biaya transportasi pengiriman kapal dikarenakan dampak dari pandemi COVID-19.

"Otomatis biaya transportasi dari negara asal juga naik karena masih sedikitnya perusahaan perkapalan yang beroperasi akibat pandemi COVID-19," tandas Farman.

Berikutnya, Kombes Farman akan segera berkoordinasi dengan Disperindag Jatim terlebih dulu untuk memutuskan langkah terkait perlu atau tidaknya digelar operasi pasar.

"Untuk itu, kita juga akan melakukan pengecekan langsung ke distributor-distributor di seluruh wilayah dengan memberdayakan satgas pangan tingkat kabupaten," tutup Farman. (Andika Eldon/Jawa Timur)

Baca Juga

Harga Kedelai Melambung, Perajin Tahu Tempe di Bandung Menjerit

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bendera Indonesia Bisa Berkibar Lagi, Ketua DPR Beri Apresiasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Layak Copot Tri Rismaharini Gegara Amarahnya Suka Meledak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Layak Copot Tri Rismaharini Gegara Amarahnya Suka Meledak

Artikel tersebut berisikan pandangan pengamat komunikasi politik

Polisi Susun Strategi Redam Polarisasi di Pemilu 2024
Indonesia
Polisi Susun Strategi Redam Polarisasi di Pemilu 2024

Polri akan terus mengaktifkan patroli siber bersama untuk memberikan peringatan kepada orang-orang yang menyebarkan konten-konten provokatif.

HPN 2022: Kapolda Metro Ingatkan Wartawan Jangan Bosan Beri Kritik
Indonesia
HPN 2022: Kapolda Metro Ingatkan Wartawan Jangan Bosan Beri Kritik

Fadil juga bicara terkait pandemi COVID-19

NasDem Tidak Persoalkan Jadwal Pemilu Februari atau Mei 2024
Indonesia
NasDem Tidak Persoalkan Jadwal Pemilu Februari atau Mei 2024

Hal itu hanya persoalan teknis apakah pemungutan suara pada 21 Februari sesuai usulan KPU atau 15 Mei 2024 berdasarkan usulan pemerintah.

[HOAKS atau FAKTA]: Internet Mati Sampai 30 September akibat Perbaikan Bawah Laut
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Internet Mati Sampai 30 September akibat Perbaikan Bawah Laut

Beredar informasi di media sosial Facebook, tanggal 24 hingga 30 September 2021 jaringan internet di Indonesia akan mati total karena adanya perbaikan kabel internet di bawah laut.

Luhut Pastikan Tak Ada Jalan Damai Bagi Haris dan Fatia
Indonesia
Luhut Pastikan Tak Ada Jalan Damai Bagi Haris dan Fatia

Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti resmi menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik atas laporan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Pemerintah Diminta Atasi Disparitas Muatan Berangkat dan Balik di Tol Laut
Indonesia
Pemerintah Diminta Atasi Disparitas Muatan Berangkat dan Balik di Tol Laut

Anggota Komisi V DPR RI Toriq Hidayat menyatakan salah satu persoalan tol laut ialah disparitas atau ketimpangan antara jumlah muatan berangkat dan balik yang kini masih terlalu lebar.

Sebut Penetapan Rapur Interpelasi Formula E Ilegal, Wakil Ketua dan 7 Fraksi Tolak Hadir
Indonesia
Sebut Penetapan Rapur Interpelasi Formula E Ilegal, Wakil Ketua dan 7 Fraksi Tolak Hadir

Penetapa rapat paripurna interpelasi Formula E Selasa (28/9) besok, disebut tindakan ilegal yang diinisiasi Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi

Groundbreaking dari 2018, ITF Sunter Baru Masuki Tahap Prakonstruksi
Indonesia
Groundbreaking dari 2018, ITF Sunter Baru Masuki Tahap Prakonstruksi

Proyek ITF Sunter merupakan Pengolahan Sampah Terbesar di Indonesia yang menghasilkan tenaga listrik dengan teknologi pengolahan sampah yang teruji, modern dan ramah lingkungan.