Harga Emas Antam Terpantau Stabil Emas Batangan PT Antam Tbk (foto PT Antam Tbk)

MerahPutih Bisnis - Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk hari ini bergerak stabil. Harga emas Antam hari ini dipatok Rp590.000 per gram (gr) dengan harga pembelian kembali (buy back) sebesar Rp527.000 per gram.  

Pembayaran buy back dengan volume di atas 1 kg akan dilakukan maximal 2 (dua) hari setelah transaksi dengan mengacu kepada harga buyback hari transaksi

Demikian seperti dikutip dari situs www.logammulia.com, Kamis (26/5). Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Saat ini seluruh ukuran emas Antam, mulai 1 gram hingga 500 gram masih tersedia. 

Berikut daftar harga emas yang dijual Antam:

* Pecahan 1 gram Rp 590.000* Pecahan 5 gram Rp 2.805.000* Pecahan 10 gram Rp 5.535.000* Pecahan 25 gram Rp 13.700.000* Pecahan 50 gram Rp 27.250.000* Pecahan 100 gram Rp 54.325.000* Pecahan 250 gram Rp 135.425.000* Pecahan 500 gram Rp 270.475.000.

BACA JUGA:

  1. Pemerintah Berencana Terbitkan Pepres E-Commerce
  2. Pemerintah Diminta Tidak Tebang Pilih Buat Aturan Bisnis E-Commerce
  3. E-Commerce Dalam Negeri Masih Rendah
  4. BKPM Susun Panduan Investasi e-Commerce
  5. Kisah Sukses Samsul Arifin, Pedagang Sayur di Blok A
Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Ungkap Keprihatinan Hilangnya Kegembiraan dan Karnaval HUT RI
Indonesia
Jokowi Ungkap Keprihatinan Hilangnya Kegembiraan dan Karnaval HUT RI

"Semua yang sudah kita rencanakan tersebut harus berubah total,” kata Presiden Joko Widodo di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Jumat (14/8).

 Pemprov DKI Gelar Jakarta Perayaan Imlek, Catat Nih Tanggal Kegiatannya
Indonesia
Pemprov DKI Gelar Jakarta Perayaan Imlek, Catat Nih Tanggal Kegiatannya

Pemprov DKI Jakarta menggelar ragam acara #JakartaImlekan untuk menyemarakan perayaan Tahun Baru Imlek 2571 di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin dan Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT

Menangnya Rachmawati Soekarnoputri di MA Tak Punya Impikasi Yuridis ke Jokowi
Indonesia
Menangnya Rachmawati Soekarnoputri di MA Tak Punya Impikasi Yuridis ke Jokowi

Hasil sengketa Pilpres 2019 yang diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) sudah final

 Gagal Geledah Kantor DPP PDIP Bukti Ribetnya Birokrasi di KPK Pasca UU Baru
Indonesia
Gagal Geledah Kantor DPP PDIP Bukti Ribetnya Birokrasi di KPK Pasca UU Baru

"Tujuan penggeledahan itu agar barang bukti tidak dihilangkan. Tapi kalau diumumkan seminggu kemudian digeledah, itu namanya omong kosong," ujar politikus Gerindra ini.

Rawan Tertular COVID-19, Ojol dan Opang di Solo Ikuti Rapid Test
Indonesia
Rawan Tertular COVID-19, Ojol dan Opang di Solo Ikuti Rapid Test

"Kita tidak tahu ada penumpang OTG (Orang Tanpa Gejala) COVID-19. Dengan rapid test ini bisa mengetahui kondisi kesehatan driver," kata Burhan

 Gaet Pengunjung, Hotel di Yogyakarta Tawarkan Paket Karantina 2 Minggu
Indonesia
Gaet Pengunjung, Hotel di Yogyakarta Tawarkan Paket Karantina 2 Minggu

"Rentang harga paket adalah Rp3 juta sampai Rp6 juta selama 14 hari untuk maksimal dua tamu per kamar,"kata Deddy di Yogyakarta Rabu (22/4).

Pemakzulan Bupati Jember Tunggu Putusan MA
Indonesia
Pemakzulan Bupati Jember Tunggu Putusan MA

Dalam UU Nomor 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah mengatur tentang ketentuan pemberhentian kepala daerah atau wakil kepala daerah

Penyidik Bareskrim Mendadak Tunda Periksa Pentolan KAMI
Indonesia
Penyidik Bareskrim Mendadak Tunda Periksa Pentolan KAMI

Bareskrim Polri memutuskan untuk menunda memeriksa Ketua Eksekutif KAMI Ahmad Yani sebagai saksi dalam kasus dugaan ujaran kebencian atas tersangka Anton Permana.

Advokat PDIP Bakal Bersaksi di Sidang Suap Wahyu Setiawan KPU
Indonesia
Advokat PDIP Bakal Bersaksi di Sidang Suap Wahyu Setiawan KPU

Pengajuan gugatan materi ini terkait dengan meninggalnya Caleg Terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas

Menhan Prabowo Diminta Garap Lumbung Pangan, Pengamat: Nggak Nyambung
Indonesia
Menhan Prabowo Diminta Garap Lumbung Pangan, Pengamat: Nggak Nyambung

"Ini penugasan yang tak bagus. Karena soal lumbung pangan itu, harusnya Jokowi perintahkan Mentan, bukan Menhan," kata Ujang