Harga Beras Jakarta Melambung, Sandi Keluarkan Maklumat Sandiaga Salahuddin Uno blusukan ke Pasar Mikro Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (21/11). (Foto MerahPutih/Muchammad Yani)

MerahPutih.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita terkait harga beras yang membumbung tinggi di Ibu Kota Jakarta.

"Baru saja saya berkoordinasi secara eksklusif dengan Mendag berkenaan dengan itu dan hasil koordinasi tadi saya akan mengirimkan Dirut Food Station dan Dirut Pasar Jaya untuk dampingi Mendag hari ini tambah stok beras di wilayah DKI dari gudang Bulog di kelapa gading," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (9/1).

Pria yang akrab dipanggil Sandi ini mengaku, dalam koordinasi tersebut Pemprov DKI bakal menambahkan pasokan beras sebanyak 3.000 ton guna menstabilkan harga.

"Kami menargetkan hari ini akan digelontorkan 3000 ton beras dan diharapkan ini akan menstabilkan harga beras," jelasnya.

Politisi Partai Gerindra tersebut menuturkan kenaikan harga beras sangat menyayat hati masyarakat. Untuk itu, Pemprov DKI segera bergerak cepat menangani masalah tersebut.

"Sekarang sudah di angka Rp 11.000, malah ada beberapa pasar yang merangkak mendekati angka Rp 12.000. Jadi, ini untuk beras yang dikonsumsi kelas menengah ke bawah. Ini sangat memberatkan masyarakat," pungkasnya.

Sandi Keluarkan Maklumat

Selain sebagai Gubernur DKI, Sandi diketahui menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI). Ia mengeluarkan maklumat kepada seluruh pedagang, khususnya yang berada di Ibu Kota, untuk tidak menimbun beras dan langsung menyalurkannya kepada masyarakat.

"Sebagai Ketua Umun APPSI, saya mengeluarkan maklumat bahwa diminta para pedagang tidak menahan produk beras dan langsung menyalurkannya kepada masyarakat karena stoknya cukup," kata Sandi

Lebih lanjut, Sandi mengaku, maklumat tersebut harus dilaksanakan oleh para pedagang pasar, jika tidak akan ada sanksi yang diganjarkan pada mereka yang bermain menimbun beras.

"Jadi, ini perintah yang harus dilaksanakan dan kalau tidak kami akan berikan sanksi, dan kami juga akan berkoordinasi dengan satgas pangan," ungkap Sandi. (Asp)

Kredit : asropih


Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH