Harbolnas Masih Jadi Perhatian Konsumen di Indonesia Harbolnas menjadi momen yang ditunggu-tunggu. (Foto : Unsplash/John Schnobrich)

MOMEN Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) nampaknya selalu ditunggu-tunggu karena menghadirkan banyak potongan harga dan promo menarik lainnya. Apalagi Harbolnas di tanggal kembar yang jatuh pada hari ini, Kamis (7/7), beberapa dari kamu pasti sudah siap checkout.

Selain di e-commerce, kamu juga bisa belanja barang kesukaan di platform video pendek seperti TikTok. TikTok Indonesia dalam surveinya kepada para pengguna TikTok Shop menemukan fakta menarik bagi para pelaku bisnis atau brands untuk memanfaatkan momen Harbolnas.

Tidak hanya Harbolnas, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, momen penjualan di tanggal kembar seperti 7.7, 8.8, 9.9, atau 10.10 yang disebut TikTok sebagai Mega Sales, juga termasuk sebagai salah satu momen yang ditunggu para konsumen di Indonesia.

"Menurut studi yang kami lakukan memang pengguna TikTok di Asia Tenggara cenderung berbelanja lebih banyak di musim Mega Sales. Kalau bicara di Indonesia, 75 persen pengguna memang berniat untuk berbelanja lebih banyak di musim Mega Sales ini," kata Head of Business Marketing TikTok Indonesia Sitaresti Astarini dalam konferensi pers virtualnya, dilansir ANTARA, Selasa (5/7).

Survei yang dilakukan di kuartal keempat 2021 itu menguak beberapa fakta menarik terkait pola belanja lewat layanan daring, khususnya TikTok Shop di Indonesia. Mulai dari pola marketing yang berubah hingga efek jangka panjang dari hadirnya konten-konten mengenai momen Mega Sales.

Baca juga:

Risiko yang Mengintai Pengusaha saat Harbolnas dan Cara Mensiasatinya

Harbolnas Masih Jadi Perhatian Konsumen Indonesia
TikTok Shop menghadirkan berbagai produk menarik. (Foto: Unsplash/Solen Feyissa)

Sebelum masifnya adaptasi penggunaan e-commerce, pelaku usaha atau jenama memang mengadopsi pola marketing linear yang dimulai dari pengenalan produk, hingga berakhir pada pembelian. Namun di era adaptasi e-commerce dan konten kreator, pola marketing berubah menjadi pola infinity loop.

"Dulu setelah pembeli melakukan pencarian dan pembelian marketingnya selesai di situ. Tapi kalau sekarang tidak berhenti karena adanya interaksi di dalam komunitas, ada ulasan produk, dan itu membantu pelaku usaha dan brand untuk mengenalkan produk mereka dan terjadi penjualan baru. Itu yang membuat transaksinya tidak lagi linear dan berakhir menjadi infinity loop," kata Sita.

Dampak pola marketing baru itu pun terlihat dari survei TikTok yang menunjukkan 71 persen pengguna menemukan produk-produk baru selama masa Mega Sales. Satu dari dua pengguna mencari tahu lebih jauh produk yang ditemukannya dan tak sedikit yang melakukan pembelian di musim belanja bulan berikutnya.

Baca juga:

Harbolnas 2020 Tetap Jaya di Masa Pandemi

Harbolnas Masih Jadi Perhatian Konsumen Indonesia
Ulasan dari konten kreator dapat menarik perhatian konsumen. (Foto: Unsplash/dusan jovic)

Kondisi infinity loop tercipta karena ulasan berbentuk video yang memperlihatkan bentuk produk hingga pengalaman langsung dari para konten kreator memberi kesan hiburan yang interaktif.

"Ketika kita melihat konten yang menghibur, akan tercipta pemikiran yang positif. Jadi ketika pengguna melihat ulasan atau konten produk itu lebih mudah menerima pesannya, tidak hanya itu kemungkinan untuk melakukan pembelian pun menjadi lebih mudah," katanya.

Hal itu terlihat pada temuan delapan dari 10 orang pengguna TikTok melakukan pembelian setelah melihat ulasan sebuah produk dari kreator ataupun jenama yang terlihat menyenangkan.

TikTok melihlat hal itu berkat adanya tagar-tagar terkait yang tidak berpengaruh meski musim berbelanja sudah berakhir, seperti #unboxing, #haul, atau #RacuninTikTok.

"Jadi pelaku usaha ataupun brand itu penting untuk terhubung dengan komunitas mengingat pengguna TikTok merupakan para pembeli yang enganged dan tertarik dengan konten-konten bermuatan hiburan, sehingga pesan yang disampaikan bisa optimal melalui TikTok," tutupnya. (and)

Baca juga:

Rayakan Harbolnas, Jangan Lupa Ikut Rawat Lingkungan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ingin Jadi Superhero Marvel, Sung-jae BTOB Ungkap Pandangannya Soal Karier
ShowBiz
Perebutan Tiket ke Melbourne di Final IBC 2022 Hari Ini
Kuliner
Perebutan Tiket ke Melbourne di Final IBC 2022 Hari Ini

Meski seluruh peserta sudah memberikan upaya maksimal, hanya enam peserta yang dianggap juri pantas untuk bertarung hingga ke babak final IBC 2022.

Kemendikbudristek dan UNICEF Terbitkan Modul Remaja Sehat Jiwa Raga
Fun
Kemendikbudristek dan UNICEF Terbitkan Modul Remaja Sehat Jiwa Raga

Terbit untuk menjawab beragam permasalahan kompleks yang terjadi di kalangan remaja terkait dengan isu pubertas, gizi, kebersihan, kesehatan, dan keamanan berinternet dan interaksi sosial

Justin Bartha akan Muncul Lagi di Serial 'National Treasure'
ShowBiz
Justin Bartha akan Muncul Lagi di Serial 'National Treasure'

Justin Bartha kembali memerankan karakter Riley Poole.

Seniman Muda Peserta Ajang Temu Seni Kunjungi Situs Prasejarah Leang-Leang
Fun
Seniman Muda Peserta Ajang Temu Seni Kunjungi Situs Prasejarah Leang-Leang

Seniman muda performa itu diajak mengenali, berefleksi dan mendapatkan pengetahuan tentang Leang-Leang.

Semua yang Perlu Kamu Ketahui tentang Met Gala 2022
Fashion
Semua yang Perlu Kamu Ketahui tentang Met Gala 2022

Met Gala 2022 berlangsung pada 2 Mei 2022.

Aksesoris yang Cocok Digunakan Saat Nonton Konser
Fashion
Aksesoris yang Cocok Digunakan Saat Nonton Konser

aksesori apa yang cocok dengan outfit yang kamu gunakan.

6 Tas Branded Klasik nan Legendaris
Fashion
6 Tas Branded Klasik nan Legendaris

Tas klasik tak lekang oleh waktu.

Terlalu Sering Olahraga Berdampak Buruk Bagi Tubuh
Fun
Terlalu Sering Olahraga Berdampak Buruk Bagi Tubuh

Olahraga memang menyehatkan, namun bila berlebihan ternyata tidak baik.

‘Black Adam’ Masih Bertahan di Puncak Box Office AS 
ShowBiz
‘Black Adam’ Masih Bertahan di Puncak Box Office AS 

Setelah tiga minggu tayang, Black Adam masih duduki puncak box office AS.